
Setelah Joko sampai rumah, ia melihat Wati tergeletak di kamar nya, Joko membiarkan Wati tidur di siang hari.
Ia merasa Wati sangat lelah, Joko mengambil sebatang rokok lalu ia merokok di dapur.
Setelah beberapa jam, Joko melihat sudah pukul empat soreh Wati belum juga bangun dari tidur nya.
Sementara Wati harus bekerja lagi, Joko mencoba membanguni Wati.
""Dek, sudah jam empat soreh adek biasa nya sudah sibuk jam segini ?""
Wati hanya membuka mata nya seperti nya ia merasakan cukup lelah,
Joko memegang tubuh Wati dan ia merasakan tubuh Wati tersebut sangat panas.
""Yaampun..! Adek sakit ya ?"" Joko sangat panik dan ia Langsung ke warung membeli sebua obat deman.
Setelah Joko sampai sampai di warung ia mempertanyakan ke pada Ibu yang punya warung.
"Ibu saya mau membeli obat demam ?"" Ibu warung tersebut pun mengambilkan obat tersebut.saat bemberi obat itu Ibu tersebut bertanya kepada Joko,
__ADS_1
""Siapa yang demam joko..?"" joko pun menjawa ""istri saya Buk"" ucap joko sambil mengambil kembalian dari Ibu warung tersebut.
Joko pun langsung bergegas pulang, ia mengengkol sepada motor nya dan langsung melaju begitu kencang.
Saat Joko sampai rumah, Ia mengambil teh hangat dan mengambil sedikit nasi untuk istri nya.
Agar saat minum obat perut Watii tidak kosong, Joko menuju kamar sambil membawa makan, kompres besarta teh nya juga. Ia membangunkan Wati agar ia makan terlebih dahulu.
"Adek ini makan dulu, nanti selesai makan baru minum obat nya" ucap joko sambil membantu mendudukan istri nya itu.
Joko pun mendulangi istri nya, Joko merasa kasian melihat Wati yang begitu capek demi membantu Joko.
"Kemana ini si Wati kok tumben ia terlambat..!"
Ibu bos nya itu pun menyapu warung, biasa nya tugas wati yang menyapu tapi karna Wati tak kunjung datang terpaksa Ibu bos tersebut yang mengerjakan nya dengan sendiri.
Ibu bos tersebut sempat merasa kecewah dan marah, jika Wati kelak datang ia akan memarahi nya.
""hmmm... awas aja nanti kalau kamu datang yah Wati !!"
__ADS_1
Ibu bos nya itu pun duduk sejenak, sambil menunggu kedatangan Wati, tapi saat Ibu bos tersebut melihat jam dan hari semakin gelap, ia merasa heran.
"Kenapa Wati belum juga datang..? ada apa ya dengan nya" ibu bos nya pun bertanya-tanya dengan sendiri nya.
Joko memutuskan untuk pergi ke tempat Ibu bos Wati, karna Wati belum pamit kepada nya
saat sampai warung ia mempamitkan Wati bahwa Wati tidak bisa masuk hari ini karna ia sakit.
""Buk maaf saya datang kesini mau minta izin bahwa istri saya tak bisa masuk hari ini" ucap joko sambil duduk di dekat warung tersebut.
""ada apa dengan istri mu..? mengapa ia tak masuk hari ini..?"
tanyak Ibu tersebut kepada Joko.
""istri saya lagi sakit buk, ia demam tinggi"".
Setelah ia menceritakan semua nya, Wati pun di kasih cuti selama tiga hari. ""Ya sudah Wati istrahat dulu di rumah, jika ia uda pulih ia bisa masuk kembali di sini, dan saya mengasih ia cuti selama tiga hari saja".
ucap Ibu kos Wati tersebut dengan tegas.""Baik buk trimakasih ya"".
__ADS_1
Joko pun kembali pulang, ia merasa tenang karna ia sudah mempamitkan Wati dengan Ibu bos nya itu.