
Ketika mereka di dengar sang tetangga bahawa mereka akan di usir dari kontrakan nya, ada tetangga Dewi nya langsung membantu mereka.
"Mak Azzam, di sebela posel sana ada saya liat rumah kontrakan yang sangat lama sudah tidak di tempati lagi" ucap tetanga tersebut
"Di mana Buk?" tanya Dewi kembali.
"Di sebelah ponsel itu, denger-denger sih itu rumah mau di sewakan tapi gak ada perna orang mau menempati nya karna rumah tersebut sangat lah tidak layak di tempati" Jawab Ibu tetangga tersebut.
"Yang sebelah Nenek-nenek yang menjual pecel di sekolahan itu ya bukk?" tanya Dewi kembali lagi.
"Ia, coba aja tanyak-Tanyak sama Nenek yang sebelah rumah itu"
"Bik buk nanti akan segerah saya tanyakan" ucap Dewi sambil berjalan menuju rumah nya dan memberi tau kepada Suami nya.
"Bang.. kata tetangga sebelah di sana ada rumah kontrakan."
"Ya sudah nanti malam coba kita tanyakan sama yang punya kontrak" Jawab Joko sepontan.
Setelah malam mereka datang ketempat Nenek-nenek tua sebelah kotrakan yang akan mereka sewah.
__ADS_1
"Assalamuallaikum.."
"Waalaikumsalam" Jawab Nenek dari dalam.
"Ada apa nak" Nenek tersenyum sambil menyuruh masuk.
"Begini nek apa kah bener rumah sebelah ini di kontrakan ?"ucap Joko sambil tersenyum.
"Ia nak... tapi keadaan rumah nya seperti itu lah" Nenek menjawab.
"Emang nya kenapa dengan kontrakan kelian?" Tanyak nenek kembali.
"Yang sabar ya nak..?" Nenek berkata dengan Dewi sambil memengang bahu nya.
Setelah mereka berbicara, mereka melihat rumah kontrakan yang akan mereka kontrak tersebut, rumah nya sangat lah kotor dan bauk.
Dingding papan rumah suda pada membusuk, dan tidak ada kamar mandi nya juga.
Di dalam ruangan hanya ada tiga ruangan ya itu ruang depan, kamar, dan dapur, "Dek untuk sementara kita tinggal di sini ya" ucap Joko.
__ADS_1
Mereka terpaksa menempati rumah itu, karna rumah kontrakan sebelum nya tidak lah jauh dari kontrakan yang akan di sewah nya.
Usaha nya akan tetap jalan jika mereka tidak jauh pinda dari kontrakan sebelum nya.
Ketika mereka mau pindah, Datang lah ibu kos dengan muka marah, "hahaha akhirnya kelian pindah juga dasar orang miskin !" ucap nya mengejek.
Sungguh sangat sakit mendengar perkataan Ibu kos tersebut, rasa nya ingin sekali menangis.
Namun Joko selalu saja mendukung dan berusahan tak mendengarkan apa yang ibukos bilang ke mereka, dan akhir nya suami istri ini mendapat kan rumah kontrak baru.
Dewi membersikan rumah, mengepel,dan memasang Gorden dan memberesih rumah nya hingga sangat rapih, sedangkan sangsuami mebuat kamar mandi dengan tenda biru untuk sementara.
"Mak aku gak suka di sini rumah nya gelap dan jelek" ucap Azzam yang mengeluh.
"Ia..ia.. besok PLN kita masuk ya nak jadi rumah kita besok gak gelap lagi" Dewi berusaha memujuk anak nya agar tidak rewel.
Dan ke esokan harinya si tukang PLN pun datang dan memasukan listrik kerumah mereka dan akhirnya mereka tak kehelapan lagi dab Azzam bisa menonton tv kembali.
Dewi pun juga senang ia bisa memasak dengan listri dan tidak masak dengan kompor api lagi, pada hari itu mereka senang sekali akhirnya mereka mendapatkan kontrakan yang nyaman dan tetangga yang sangat baik-baik.
__ADS_1