
"Kamu gak papa?" Tanya Syereeta.
"Ah...gak papa kok makasih ya." Jawab Thalhah sambil tersenyum.
Deg..Deg..Deg...
Jantung Syereeta berdetak kencang, Pipinya merona wajhnya memerah, Ia menundukkan kepalanya.
"I-iya sama sama." katanya.
Thalhah hanya memandang Syereeta aneh, Ada perasaan hangat dihatinya saat memnadang Syereeta tadi.
"Nona Syereeta, lebih baik gak usah dekat dekat sama anak Lemah itu deh." Kata Vax yang tiba tiba datang.
"Lo Anak lemah sana jangan dekat dekat sama Syereeta, Gak sebanding tau gak lo." Kata Vax melambaikan tangannya menyuruh pergi.
Thalhah hanya mengangguk lalu berbalik badan membawa sepedanya. Syereeta entah kenapa merasa sakit melihat Thalhah dihina seperti itu.
"Syereeta lebih baik samaku ya kan?" kata Vax, ia memang beberapa kali bertemu Syereeta membuatnya Suka padanya tapi Setiap kali itu juga Syereeta mengacuhkannya.
Syereeta hanya menatap tajam Vax lalu berbalik pergi.
---
"Hah, lo gak papa? ada yang lecet gak? kenapa bisa kek gitu?" tanya Faris sahabat Thalhah.
"Iya, nanyanya satu satu dong, aku gak papa cuman gak sengaja aja." jawab Thalhah.
"Alah...pasti karna Geng gila itukan, Awas aja geng itu udah bikin lo kayak gini." Sahut Navi sahabt Thalhah.
"Udah-udah gak usah, cuman gini dong." Cegah Thalhah.
"Huh, lo tu berapa banyak sih Stok sabarnya." Kata Faris memandang Thalhah.
"Betul kalo gue hmm...udah bonyok dah tu orang." Kata Navi.
Thalhah hanya tertawa melihat mereka berdua, Faris dan Nafi adalah sahabatnya sejak kelas 1 walau mereka juga kekuarga kaya top 20 diindonesia tapi mereka slalu sederhana.
__ADS_1
"Ya udah yuk kita masuk." Ajak Thalhah.
"Ayoklah."
"Yuk."
---
"Ok Anak anak hari ini kita kedatangan teman baru." Kata guru dikelas Thalhah. Thalhah masih asyik membaca buku untuk try out hari ini.
Seorang perempuan masuk kekelasnya, membuat semua mata Laki laki memandangya.
Syereeta memandang satu persatu Siswa dikelas itu hinggat terhenti tepat pada seorang laki laki yang sedang membaca buku dimejanya. Jantungnya berdetak kencang melihat laki laki itu.
"Nah kenalkan ini teman baru kita namanya Syereeta Adiksana, Syereeta silahkan perkenalkan dirimu?" Kata bu guru.
Thalhah menutup buku dan matanya mencoba menghafal yang tadi dibacanya. Setelah mengulang beberapa kali ia membuka matanya, Ia menatap seorang perempuan yang berdiri didepan Kelasnya, Mere saling tatap satu sama lain mencoba mengenal lewat tatapan mata. Hati mereka berdua hangat dan jantung mereka berdegetak kencang.
Tanpa mereka sadari ada yang menatap mereka marah, Vax mengepalkan tangannya Marah melihat mereka saling bertatapan.
"Syereeta?" panggil Bu guru.
"Ayo perkenalkan dirimu." Kata bu guru.
"Ah iya...halo Namaku Syereeta Adiksana, gue siswa baru disekolah ini semoga bisa berteman ya." Kata Syereeta sambil tersenyum.
"Tuh liat senyumnya ke arah gue."
"hooo...geer lu ke araah gue itu."
"Woy sadar diri, tau gak Vax itu suka sama dia kalian mana bisa."
"Beneran? yah...gak ada kesempatan deh." Bisik bisik siswa dikelas itu.
"Ok karna perkenalan sudah, Kita akan mengambil no untuk Try out hari ini, ayo maju lalu ambil kertas dalam kardus itu." Jelas bu guru.
Syereeta langsung mengambil kertas dikardus itu lalu membukanya.
__ADS_1
"No 7 ya." gumamnya sambil mencari meja no 7
Para siswa maju secara teratur mengambil No, ada yang senang ada juga yang sedih saat melihat No bangkunya.
Giliran Thalhan yang maju, Ia mengambil kertas dikardus.
"No 8." matanya menyisir seisi kelas dan berhenti disebuah meja No 7 dan 8.
Ia berjalan ke meja itu, bertapa terkejutnya ia Saat melihat Syereeta adalah teman sebangkunya, Ia mencoba menenangkat hatinya lalu berjalan menuju bengkunya.
Syereeta yang melihat Thalhah sebangku dengannya entah kenapa merasa Senang sekaligus gugup.
"Hai, ketemu lagi." Sapa Thalhah.
"I-iya." Jawab Syereeta.
Setelah menyapa itu Thalhan tak berkata apa apa lagi hanya duduk lalu mengeluarkan alat tulisnya. Syereeta diam diam terus memandang kearah Thalhah, Rambut panjang yang menutup mata, mata coklat pekat tajam dan hidung mancung,membuat kesan Tampan.
Thalhah yang menyadari itu berbalik menatap Syereeta, pandangan mereka saling bertemu. Rasa hangat menjalar masing masing dihati mereka.
"Ekhem...Ekhem..."Faris yang duduk didepan mereka berdehem, Seketika itu juga Thalhah dan Syereeta memalingkan wajahnya karna malu.
"Eh Ris, kayaknya ada yang jatuh cinta ni." Goda Navi.
"Iya ya, orang mau Try out malah mau mesra mesra an." Balas Faris.
"Woy...kalian bisa diem gak." Kata Thalhah.
"Hehehe...siap Bosque." Kata mereka berdua cengegesan.
Syereeta hanya menundukkan kepalanya, Mukanya sudah merah karna Malu, tapi Tak dipungkiri kalau hatinya terasa Berbunga bunga mendengar itu.
"Gak usah didengerin mereka berdua emang agak gesrek otaknya." Kata Thalhah.
"I-iya gak papa kok." Jawab Syereeta.
Gurupun membagikan kertas Try outnya dan para murid mulai mengerjakannya.
__ADS_1
--------------------------
READ FOR THE FUTURE.