Hujan Milik Kita

Hujan Milik Kita
Chapter 3 : Taman Kucing.


__ADS_3

"Hah, Ayo pergi ke Kantin, Lapar ni." Kata Faris saat jam istirahat berbunyi.


"Betul tu, Yuk." Sahut Navi.


"Hmmm....Ok lah tapi-" Kata kata Thalhah terputus.


"Iya...iya, kasih Makan dulu Anak anakmu itu." Kata Faris lalu berlalu kekuar kelas diikuti Navi dan Thalhah.


Syereeta yang mendengar percakapan itu menyeritkan dahinya.


"Anak anak, Dia udh punya anak?" pikir Syereeta kebingungan.


"Hai." 2 Perempuan datang menyapa Syereeta yang masih duduk ditempat duduknya.


"Hai juga." Balas Syereeta sambil tersenyum.


"Oh ya, Kenalin Nama gue Ily dan ini Achi." Kata salah satu perempuan itu.


"Syereeta."


"Oh ya, Kekantin yuk sekalian makan biar gue yang bayarin dah." Ucap Achi dengan nada sombong.


"Hihihi....Ok Ay-"


"Kalian itu gak pantas ya pergi sama Syereeta, Syereeta itu anak Pengusaha No 2 Diindonesia, sedangkan kalian, Cih gak level bareng dia. Syereeta gimana kalo ke Kantin bareng gue." Kata Vax yang tiba tiba.


Ily dan Achi hanya terdiam, Mereka sebernarnya juga tau kalau Syereeta anak pengusaha No 2 diindonesia. Tapi mereka ingin berteman dengan Syereeta tulus bukan karna hal lainnya.


"Dih males gue bareng lu, Ily, Achi yuk ke Kanti." Sinis Syereeta lalu beranjak ke luar kelas sambil menarik tangan Ily dan Achi.

__ADS_1


"Gue pasti dapetin lu Syereeta." Gumam Vax.


Syereeta, Ily dan Achi cekikikan dan tertawa saat berjalan menuju kantin. Mereka mudah berbaur apalagi dengan Sifat Syereeta yang tak pernah memandang rendah seseorang.


"Eh ly,Chi, gue ke Toilet dulu yak, Tolong pesenin makanannya." Ucap Syereeta.


"Oh, Ok."


Syereeta pun pergi ke Toilet, Saat ke Toilet ia melewati sebuah taman kecil, ia melihat Seorang yang dikenalnya sedang dikerumuni Oleh kucing. Tapi karna ia sudah kebelet ia berlalu saja ke Toilet.


Setelah dari Toilet, ia ingin memeriksa lagi apa benar yang dilihatnya tadi, dan benar saja ia melihat Thalhah yang sedang dikerumuni beberapa Kucing.


Ia pun berjalan berniat menghampiri Thalhah, Saat tinggal beberapa langkah lagi ia terhenti karna sebuah suara.


"Meeow~" Kucing kucing disana yang melihat Syereeta mendekat langsung menggeram marah. Thalhah yang melihat itu kaget dan langsung berbalik melihat siapa yang dituju kucing itu, Alangkah terkejutnya Thalhah melihat Syereeta yang dituju kucing kucing itu.


"Hei...hei...Sudahlah, Dia temanku jangan di Gituin." Kata Thalhah kepada Kucing kucing itu.


"Oh, Gak, barusan dari Toilet lalu ngeliat kamu disini jadi mau nyamperin aja." Jawab Syereeta.


"Ooo...Kalau begitu kita mending duduk dibawah pohon itu dulu." Ajak Thalhah yang dibalas anggukan oleh Syereeta.


"Oh ya aku belum ngenalin diri ya, Namaku Thalhah." Kebal Thalhah.


"Syereeta."


"Kamu ngapain disini." Tanya Syereeta.


"Oh...Aku udah biasa disini, Ngasih makan kucing kucing ini." Jawab Thalhah.

__ADS_1


"Ooo...pantesan kucingnya pada jinak."


"Hahaha...iya, Mereka rata rata kucing buangan, karna kasian aku rawat aja mereka disini."


"Jangan jangan yang dimaksud teman kamu soal Anak anak itu ini ya?"


"Ah kamu denger ya, Emang yang dimaksud Faris Ama Navi itu kucing kucing ini." Kata Thalhah mengelus Salah satu kucing.


Mereka terdiam sejenak karna canggung.


"Oh iya kamu mau megang kucingnya?" Tanya Thalhah.


"Um." Angguk Syereeta.


"White ajak yang lain kesini buat main bareng Syereeta." Kucing putih yang pangkuan Thalhah pun mengeow lalu pergi. Beberapa Saat kemudian terlihat banyak kucing disekitar Syereeta sedang bermain dan bermanja manjaan.


Syereeta pun juga senang dengan kucing kucing itu, Tak terasa beberapa menit mereka disitu.


"Oh ya Sye Aku pergi dulu ya udah ditunggu yang lain dikantin."


"Oh kalo gitu Aku ikut juga."


"Ya udah yuk."


"Yuk."


Mereka berdua pun berjalan beriringan menuju Kantin sesekali Syereeta tertawa mendengar lelucon yang disampaikan Thalhah. Para Siswa yang memandangi mereka berdua pun Iri. Vax yang melihat itu mengepalkan tangannya geram sekaligus Marah.


-----------------------------

__ADS_1


READ FOR THE FUTURE


__ADS_2