Hujan Milik Kita

Hujan Milik Kita
Chapter 5 : Kaget.


__ADS_3

Di Mobil ~


"Pak, pinjam Hp dong." Seru Syereeta kepada Supir mobilnya.


"Eh, Ini Non." Kata Supir Mobil memberikan Hpnya. Syereeta langsung mengambil hp itu lalu melakukan pencarian.


Perasaan hangat dihati saat melihat senyumannya, apakah itu?


Kliik...


Sederet Artikel langsung memenuhi Hp yang dipegang Syereeta, Syereeta langsung membacanya satu persatu.


"Oooo....Namanya CINTA ya." Batin Syereeta sambil tersenyum.


"Oh ya udah ini Pak Hpnya." Kata Syereeta menyerahkan Hpnya. Supir mobilnya pun yang penasaran melihat apa yang dicari Nona mudanya.


Deg.


"Nona Muda jatuh cinta? padahal masih Sd? terus siapa yang beruntung membuat Nona jatuh cinta,padahal selama ini Nona muda slalu cuek kepada siapapun termasuk anak anak teman Tuan besar?" Banyak pertanyaan dikepala Sang Supir.


---


Ruang kepala Sekolah ~


"Hahaha, yang benar saja, mereka sudah saling mencintai sebelum mereka dijodohkan hihihi." Gumam Kepala sekolah.


"Harus kabarin 2 cecunguk itu ni biar pada kaget." Batin kepala Sekolah, Ia kemudian mengambil Hpnya lalu melakukan Video call terhadap 2 Temannya.


"*Woi....ngapain nelfon nelfon segala?" Ketus orang pertama.


"Au lu kalo kangen jangan sekarang juga kalee." sahut orang kedua*.

__ADS_1


"Hei Bro tenang dulu, ada yang mau gue omongin dah, Sangat Penting ini." Kata Pak Kepala Sekolah.


"Apaan yang penting." Kata orang kedua.


"Ckckck...Makanya kita Kumpul dulu, Sekalian pada Kalian ajak dah Istrinya." Jawab Kepala Sekolah.


"Apaan dulu, jangan bilang mau nge Prank lu." Kata Orang pertama.


"Cih, Ok Kalo lu gak mau, Ini tentang Anak Kalian!" Ketus Kepala Sekolah.


"*Apa!" Kompak orang pertama dan kedua.


"Syereeta!" Jawab orang pertama.


"Thalhah!" jawab orang kedua*.


" Udah Kita ketemuan aja dulu ya Bye~" Salam Kepala Sekolah langsung mematikan Hpnya.


---


"Assalamualaikum, Yah, Bund." Salam Thalhah. Tak ada jawaban dari dalam rumah membuat penasaran Thalhah.


Thalhah pun langsung kekamar meletakkan Tas, membersihkan diri dan langsung mencari orang tuanya.


Ia terus mencari tapi sama sekali tak menemukan Orang tuanya, Karna Laparpun Thalhah langsung pergi ke Dapur lalu memasak seperti yang diajarkan Bundanya.


"Bunda sama ayah kemana ya?" Batinnya terus bertanya tanya. Tapi Ia hannya berpikir Positif, Selesai makan Ia Kembali Kekamarnya Lalu mengerjakan Latihan dibukunya serta belajar untuk Try Out esok hari.


Baru beberapa Soal Ia tiba tiba berhenti, Otaknya tiba tiba Memikirkan Syereeta membuatnya tersenyum.


---

__ADS_1


Dirumah Syereeta ~


"Assalamualaikum Pah, Mah." Salam Syereeta.


"Waalaikumsalam." jawab Rafa yang sedang menggambar dilantai.


"Eh Papa sama Mama mana Dek?" Tanya Syereeta.


"Ntah, Tadi bilangnya mau ketemu Temen." jawab Adiknya.


Syereeta pun hanya mengangguk Paham lalu berlalu kekamarnya, Membersihkan diri, kemudian merebahkan diri. Bayang bayang Thalhah Berputar di Otaknya membuatnya tersenyum.


Rafa yang kebetulan lewat depan kamarnya dan melihat Kakaknya Senyum senyum sendiri membuatnya Kaget.


"Jangan jangan kakak Kemasukan Setan!" Pikir Rafa. Karna Takut Kakaknya Kenapa Napa, Ia langsung Berlari kedapur.


Rafa mengambil gelas lalu Diisi air Minum kemudian Membacakan Doa bangun tidur, Doa mau makan dan doa doa yang lainnya.


Ia kemudian Secara perlahan, Berjalan Kedepan pintu Kamar Syereeta, Saat ia sampai didepan pintu, ia kaget karna Syereeta sudah duduk diranjangnya masih dengan Senyumannya.


"Ada apa De-"


Byurr...


Rafa menyiram Syereeta lalu langsung masuk kekamarnya Sambil Komat kamit membaca Doa. Sedangkan Syereeta yang masih Kaget dengan tiba tiba Adiknya menyiramnya pun Pulih.


"RAFAAAA!!!"


-----------------------------


READ FOR THE FUTURE.....

__ADS_1


__ADS_2