Hunter Zombie

Hunter Zombie
06


__ADS_3

wus ting "yosh selesai! " setelah toriki menghabiskan semua permata dan emas yang ia bawa , katana tersebut mengeluarkan sedikit asap dan suara dentingan kecil,


sret toriki kembali menyarungkan katanya, "ayo kita keluar, malam ini akan ada blood night pas sekali untuk mengetes katanya baruku, kau mau ikut keiko chan? "


tap tap tap "kau sudah tahukan jawabnya, aku akan selalu ikut dengan mu"


usap usap "gadis baik, aku suka semangat mu itu, baiklah tujuan selanjutnya adalah bersenang-senang" asakawa mengusap kepala keiko lembut, ia sedikit menyeringai membayangkan ia membantai zombie yang ada di luar sana


wus brak setelah ia keluar dari ruangan rahasia, asakawa kembali menutup pintu tersebut seperti tidak ada yang pernah masuk ke sana.


tap..., di luar rumah, tepatnya di jalanan yang pirak poranda "ah seperti biasa, malam ini tampak sangat suram, dan wow lama aku tidak melihat bulan semerah itu. yosh, gemu o hajimemasou! " (mari kita mulai permainannya) ia menyeringai devil, asakawa mulai masuk mode gila


tap wus bum asakawa mulai berlari dengan kecepatan penuh menerjang para zombie yang ada di depannya, bahkan tanah yang ia pijak hancur, wus wus zras darah berhamburan kemana mana, belum sempat para zombie itu menyadari keberadaan asakawa kepala mereka sudah menghantam tanah.


wus buk buk asakawa terus mengayunkan pedangnya ke arah zombie yang ia lewati, sementara itu di tempat Keiko 'monster' itu yang dipikiran keiko saat ini setelah melihat aksi asakawa yang dengan mudahnya memenggal kepala zombie, seperti memotong tahu.


drap drap asakawa terus berlari sambil membunuh zombie, ia sekejap melupakan keiko yang sudah jauh di belakangnya, tap, "hsss," mulutnya tampak mengeluarkan asap, efek samping dari kekuatannya adalah tubuhnya menjadi panas "eh dimana keiko, ais aku terlalu asik membunuh zombie sampai lupa dengannya, aku harus menemuinya, malam semakin larut dan zombie akan semakin ganas, itu berbahaya untuknya" drap drap drap ia berbalik ke arah yang berlawanan dan menuju tempat keiko berada

__ADS_1


2 menit berlalu tanpa terasa tap "hah hah, sepertinya aku tidak perlu mengkhawatirkan dia, guhak sial efek samping ini menyebalkan dan guh tubuh ini terlalu lemah untuk menampung kekuatan penuh milikku, padahal tadi baru 50% kekuatan asli, yang sebenarnya bisa tahan 5 jam sampai efek samping ini menyerang, meskipun tidak separah ini, ugh kesadaran ku mulai meng..... " brak asakawa jatuh pingsan, ia sampai di tempat keiko berada, dan sedikit terkejut melihat keahliannya dalam memanah para zombie di sekitarnya, asakawa sedikit tenang.


"hei hei asakawa kun, bangun hei... " ia sekilas mendengar keiko menghampirinya dan mencoba memanggil namanya.


di sebuah bangunan , "ugh ini di mana, set ah ya tadi aku pingsan dan sepertinya Keiko menyelamatkan ku, lagi" asakawa bangun di sebuah tempat tidur, di samping tempat tidur tampak keiko terbaring kelelahan, mungkin menunggunya bangun.


set "oh kau sudah bangun, akhirnya ku kira kau akan mati, sudah 4 jam kau pingsan tanpa tanda tanda kau akan bangun, aku sangat mengkhawatirkan dirimu" puk ia langsung memeluk asakawa, setelah beberapa menit saling berpelukan


"umm, keiko apakah kau bisa melepaskan pelukan mu?, keiko?, " tampak keiko tertidur di dalam pelukan toriki "ah dia pasti sangat lelah, biarlah untuk malam ini, oyasuminasai~" (selamat malam)


pagi harinya "ngh", " oh keiko kau sudah bangun ayo sarapan! " tak asakawa meletakkan Senwich hangat di samping tempat tidurnya, "jam berapa ini, sejak kapan kau bangun, maaf seharusnya aku yang menyiapkan makanan mu dan kau yang beristirahat"


3 menit acara makan tanpa pembicaraan sedikit pun "ayo kota berangkat, hari ini aku akan mengumpulkan ore zombie yang sudah ku habisi semalam, semoga tidak di ambil oleh survivor lain" tap sret ia mengambil tasnya dan bersiap untuk melakukan perjalanan kembali begitu juga dengan keiko


di luar gedung "ini akan menjadi pekerjaan yang melelahkan, hei asakawa kun, berapa zombie yang kau bunuh semalam?, dan apa kita memang memerlukan zombie?, maksudku lihat mereka hanya mayat berjalan apa gunanya?" keiko geleng geleng kepala melihat tumpukan mayat yang berserakan di sepanjang jalan.


"entahlah mungkin 100 atau lebih, ore zombie adalah sebuah batu hasil dari kumpulan virus yang mengendap di dalam kepala zombie dan menjadi kristal, yeah meskipun kristal zombie biasa tidak terlalu berguna untukku, tapi itu akan terpakai pada saat nya, ayo kita berjuang, gambare! "

__ADS_1


tap tap toriki berjalan ke arah salah satu mayat zombie, ia mulai menghancurkan kepala zombie tersebut dan mengambil sebuah batu berwarna merah darah.



"seperti ini, jika kau tidak biasa menghancurkan kepalanya kau bisa memakai belatimu" ia memperlihatkan sebuah ore kecil ke pada keiko "mungkin aku sedikit jijik, tapi mohon bantuannya"


"oh begini" wus srak ambil keiko langsung menusukkan belatinya dengan kejam ke kepala zombie dan mengambil ore yang ada di dalamnya


'ugh wanita yang kejam, aku lupa dengan sifatnya dari dulu seperti itu, agak psikopat dengan zombie', "lanjutkan aku akan mengambil kiri kau kanan!", srek srek mereka mulai membelah satu per satu kepala zombie dan mengambil ore yang ada di dalamnya.


sesekali mereka menemui zombie dalam pengumpulan ore, tapi dengan mudah di bunuh oleh keiko/toriki, 1 jam berlalu " huf selesai, ini yang ku benci setelah membunuh zombie, mengumpulkan ore mereka, andai ini seperti magnet, jadi akan mudah saat aku membelah kepala mereka dan orenya akan menempel di katana milikku"


"haha kau terlalu malas mengumpulkan ore toriki, yah memang menyebalkan sih mengumpulkan ore seperti ini, ah ya guna benda ini untuk apa? "


"oh ada 2 kegunaannya, 1 memperkuat senjata, jika kau memiliki skill forge seperti milikku atau skill creator, meskipun itu sangat langka, yang ke 2 adalah benda ini mudah terbakar, seperti batu bara, jadi akan mudah dijadikan bahan bakar, 10 tahu lalu saat semua sumber daya habis para survivor mengunakan ini sebagai alternatif bahan bakar baru, sayang sih manusia harus berakhir Seperti ini, populasi manusia diperkirakan hanya 10% yang selamat belum yang berhasil bertahan hidup, mungkin hanya tersisa 5% dari total seluruh populasi manusia yang ada di muka bumi ini, itu menyedihkan, manusia membangun peradaban selama hampir 20 juta tahun dan itu lenyap hanya dalam sekali hembusan angin, satu satunya tujuan di dunia ini hanya bertahan hidup itu saja, yeah meskipun tujuanku meleceng, aku hanya memburu zombie dalam hidupku, bahkan aku mendapatkan julukan hunter zombie, ayo kita lanjutkan perjalanan, sini aku akan menyimpan ore nya, atau kau ingin mengupgrade bow milikmu? "


gomen para reader jika banyak kata di eo inj yang typo, atau menurut kalian membosankan, adios bro sampe jumpa kembali

__ADS_1


assalamu'alaikum


__ADS_2