Husband Generator

Husband Generator
06— Fitting baju pernikahan


__ADS_3


...♡...


Nyawa Ghea rasanya hilang diambil lelembutan sepertinya. Buktinya sekarang dirinya dibuat bingung. Saat ini ia sedang di sebuah butik untuk fitting baju. Jangan ditanya seberapa bingung Ghea saat Mama-nya memaksa dirinya ke butik bersama Arsetto.


Ah, Arsetto sudah 2 minggu bersamanya di apartemen miliknya. Meski begitu, perkembangan hubungan mereka benar-benar aneh. Buktinya Ghea masih agak sedikit risih saat Arsetto menempel 24 jam penuh padanya. Lihatlah, pria bajingan ini sekarang sedang memeluk dirinya gemas, mengatakan bahwa Ghea benar-benar seperti bidadari hatinya.


Omong kosong. Tapi entah kenapa pipinya memanas atas perkataan Arsetto kepadanya.


“Istriku, kamu benar-benar sangat cantik. Oh astaga bagaimana ini, Aku jadi ingin menciumimu...” ujar Arsetto akan mulai mencium Ghea tapi Ghea dengan sigap menutup bibir itu dengan tangannya.


“Hentikan. Jika kamu menciumku, pernikahan ini akanku gagalkan!” Ghea mengancam Arsetto dengan wajah serius.


Arsetto hanya bisa menurut. Padahal bibirnya sudah naik satu senti untuk mencium bibir Ghea, tapi apalah daya istrinya sangat galak.


Dengan lesu, Arsetto kembali duduk di sofa. Menunggu Ghea berganti baju pernikahan lainnya yang akan dicoba. Sejujurnya, Ghea istrinya akan cocok disemua baju yang dikenakannya. Makanya Arsetto dibuat bingung dengan 3 pilihan baju pernikahan yang indah itu. Semuanya indah dipakai Ghea, jadi Arsetto berpikir untuk membeli semua baju pernikahan itu.


“Aku akan mengambil semuanya,” ujar Arsetto lugas, membuat semua pegawai yang membantu Ghea berpakaian tadi terkejut.


Ghea melotot, “Apa-apaan kau ini! Tidak, kita pilih satu saja!”


“Kenapa? Lagipula kamu cantik saat memakai semuanya, istriku.” sahut Arsetto tidak terima saat usulannya ditolak mentah-mentah.


Ghea mendelik kesal menatap pria bajingan ini, Hah... Ini namanya pemborosan, sialan!


“Ya. Memang semua bajunya indah, tapi kau ingin aku menggunakan ketiga-tiganya saat nanti pernikahan? Atau, kau mengusulkanku untuk mencari 2 pria lainnya nanti untuk dinikahi?” ujar Ghea menatap lekat Arsetto seraya menampilkan ekspresi senang. Ghea sih mau-mau aja ngeharem, haha.


Arsetto yang mendengarnya langsung berdiri dari sofa, “A-apa maksudmu istriku! Tidak ada yang namanya 2 pria lainnya! Sial, aku akan pilih satu baju, tidak jadi tiga baju!” Arsetto agak marah, tangannya menunjuk baju pernikahan yang ada di tengah. Gaun itu bergaya cantik dengan menonjolkan lekukan seluruh tubuh dan dibawah gaun itu mengembang layaknya sirip duyung.

__ADS_1


Ghea yang melihat Arsetto mengambek menahan tawanya. Siapa suruh boros-boros uang!


Akhirnya bagian Arsetto fitting baju. Tempat fittingnya berbeda sehingga mereka memasuki mobil milik Arsetto untuk ketempat itu.


Di dalam mobil, bibir pria ini masih sama manyunnya saat di butik tadi. Bahkan mengambek lebih lama dan mengabaikan Ghea, tidak seperti biasanya.


Ghea greget, rasanya tangannya ingin segera mencubit bibir yang manyun itu. Tapi ia tahan karena jika ia bujuk sekarang, pria ini tidak akan ada kapok-kapoknya. Bukan sekali dua kali pria ini memboros untuk hal yang tidak perlu, sehingga Ghea harus memberi sedikit pelajaran tentang arti dari sebuah kata hemat kepada Arsetto.


Seperti pribahasa disampul buku, 'hemat pangkal kaya'.


Akhirnya mereka sampai ditempat kedua. Tempat dibuatnya baju tuxedo yang akan dipakai Arsetto sebagai pengantin pria.


Ghea keluar dari mobil. Arsetto masih diam di dalam, tentu saja masih di mode ngambek.


Ghea mendengus. Ia segera masuk kembali kedalam mobil. Mau bagaimana lagi, sepertinya ia harus membujuknya kali ini.


“Astaga, anak anjingku sedang ngambek~!” ujar Ghea seperti menirukan seorang ibu yang menggoda anaknya agar tidak mengambek lagi.


Lalu setelahnya tangan Arsetto menahan leher belakang Ghea. Memperdalam ciuman itu yang awalnya hanya dari kecupan ringan menjadi ******* panas.


Ghea merutuki kesalahannya. Ia lupa pria didepannya ini selain memiliki mode ngambek dan mode bajingan mesum, dia juga sering di mode bibir sedot vakum!


Terbukti dari napas Ghea yang terputus-putus setelah ciuman panas itu. Bahkan bibir bawahnya sudah perih akibat gigitan ganas Arsetto padanya.


“Istriku, jangan pernah berpikir untuk memiliki pernikahan 3 kali dari pria lain selain diriku! Atau aku akan memukuli pria bajingan itu nantinya.” ancam Arsetto dengan alis yang menukik.


Ghea menghembuskan napas lelah. Seperti biasa, pria ini selalu saja pecemburu padahal ia hanya bercanda saja. Lain kali Ghea tidak akan bercanda dengan Arsetto karena ia selalu menanggapi perkataannya dengan serius terus!


...☆⋆♡⋆☆...

__ADS_1


Ghea berdecak kagum melihat Arsetto dengan setelan tuxedo berwarna hitam dan putih. Rasanya Ghea seperti melihat malaikat yang menjelma menjadi manusia.


Ada juga saat dimana Arsetto memakai tuxedo dengan warna full putih, wah benar-benar sangat tampan!


Oh tidak! Matanya sangat dimanjakan hari ini apalagi perpaduan wajah tampan dan tuxedo gagah memberikan efek kupu-kupu pada perut Ghea.


Jika kalian bertanya, sejak kapan Ghea jatuh cinta pada Arsetto? Jawabannya dari awal pertemuan mereka di tempat tidurnya. Yah, lebih tepatnya jatuh cinta dengan wajah tampan itu. Tapi setelah mengenal lebih lama Arsetto selama 2 minggu ini, Ghea semakin jatuh cinta dengan perhatian yang diberikan pria ini padanya.


Meski ada juga saat dimana Ghea sangat merasa risih pada pria ini. Yah kalian bayangkan saja, apa tidak risih terus di ikuti setiap hari kesana kemari seperti ekor hewan? Dan yang paling membuat risih adalah saat dimana Ghea harus ke kamar mandi untuk menyetor harian pada panggilan alam, pria bajingan ini ikut menyaksikan dirinya mengejan dikamar mandi!


Itu bahkan hanya hal kecil saja. Masih banyak kelakuan Arsetto yang membuat risih Ghea.


Yah mau gimana lagi, Ghea hanya bisa mengelus dada menahan kesabaran menghadapi kelakuan aneh Arsetto.


“Bagaimana, istriku? Lebih cocok tuxedo hitam putih atau yang full putih?” tanya Arsetto menyadarkan lamunan Ghea yang sedari tadi bengong menatap wajahnya.


“Menurutku, lebih cocok warna hitam putih itu. Kamu terlihat seperti malaikat...” sahut Ghea. Tetapi ucapannya terhenti oleh sebuah bibir yang menempel pada bibirnya.


Sial. Ghea sangat malu. Pria bajingan mesum ini melancarkan aksinya, sehingga pegawai-pegawai disekitar mereka tersipu malu dan bahkan ada yang melotot kaget melihat pemandangan dua sejoli yang sedang berciuman.


“Wah adegan romantis apa ini! Aku juga ingin sekali merasakan dicium oleh pria tampan...” bisik seorang pegawai wanita yang bersemangat melihat Ghea dan Arsetto berciuman singkat.


Arsetto menunjuk tuxedo berwarna hitam putih yang dipilih istrinya, “Aku akan mengambil yang ini sesuai selera istriku.”


Pegawai wanita yang tadi berbisik mengangguk semangat atas pilihan Arsetto tentang tuxedo hitam putih itu.


“Baik tuan, saya akan segera membungkusnya dan akan mengirimnya sebelum hari-H pernikahan seminggu lagi.”


...♡...

__ADS_1


__ADS_2