I Love My Boyfriend

I Love My Boyfriend
Kejutan pagi


__ADS_3

~Pagi Stevan...!


Stevan yang baru habis mandi dan keluar kamarnya langsung kaget melihat penampakan sosok gadis yang tiba-tiba ada di hadapannya


"Lo kayaknya kaget banget...! Lo baru habis pakai baju sekolah ya? untung gue nggak jadi masuk ke kamar Lo tadi..." Melody nyengir membuat Stevan merubah raut wajahnya


"Udah mau telat nih...! kenapa Lo nggak mau ke sekolah?


"Lo ngapain di apartemen gua...! hanya itu yang keluar dari mulut Stevan


Stevan memilih tinggal di apartemen, karena lokasi apartemen tidak sampai lima belas menit dari sekolah, dan dia tinggal di apartemen seorang diri


"Gue kangen sama Lo...! balas Melody


Salah satu sudut bibir Stevan terangkat sebelah, menatap Melody dengan jijik detik berikutnya Stevan berjalan lalu menabrak kasar bahu Melody, kesekian kalinya Melody di tolak


"Sial tuh cowok beneran dah isshhh...!


Melody mengibas-ngibaskan tangannya, tubuhnya terasa panas


"Sabarr...!!!


"Di apartemen Lo nggak ada makanan, tanya Melody lalu langsung menyambar tempat duduk di kursi meja makan

__ADS_1


"Van, kok diam aja sih...!


"Lo mending di duduk di ruang tamu aja...! ketus Stevan akhirnya gerah sendiri melihat kelakuan Melody


"Ih galak, sebentar doang kok...! gue buatin makanan aja deh gimana...! tenang saja gue nggak pake jampi-jampi kok_-


Stevan mengabaikan Melody, ia memilih mengibas-ngibaskan rambutnya yang masih basah dengan handuk kecil


Melody menahan ketakjubannya, padahal bukan pertama kalinya Melody melihat Stevan dengan rambut yang masih basah setelah mandi, bagi Melody ketampanan Stevan saat ini naik tiga kali lipat


Kalau kata anak-anak milenial jaman sekarang, gantengnya nggak ada akhlak!


Stevan beralih menggunakan sepatunya, cowok itu memilih menggunakan sepatu berwarna putih polos, Stevan menggambil tas dan kunci motornya yang tadi ia taruh di atas meja makan


Tahu-tahu Stevan sudah berdiri di hadapannya, saat Melody berdiri di sisi meja makan kedua tangannya memegang erat sisi meja itu, saat Stevan menunduk agar bisa menjajarkan kedua mata mereka


"Lo tahu...! datang ke apartemen cowok yang tinggal sendirian itu bahaya, Lo nggak lupa kan kalau gua ini cowok dan Lo itu cewek...! ucap Stevan seperti memperingati lalu mengerjap datar dan mundur, meniggalkan Melody yang masih menahan nafas tubuh gadis itu masih seperti patung


Lalu detik-detik berikutnya...!!!!


Suara teriakan Melody mengisi apartemen itu, membuat Stevan yakin kalau sekali lagi Melody berteriak apartemen nya bisa roboh


"STEVAN TUNGGUIN GUE...!!!!!

__ADS_1


★★★★★★★★★★


...----------------...


Melody dengan cepat mengikuti Stevan dari belakang berjalan menuju kelas mereka


"Van...!


Melody berjalan di samping Stevan yang sengaja mempercepat langkah kakinya di lorong sekolah yang masih sepi


"Van jadi kapan dong Lo suka sama gue...! tanya Melody tidak mau menyerah juga dengan sikap diam Stevan


"STEVAN IHHHH DIAM AJA TERUS...!!!


"LO MAU KAN JADI PACAR GUE...!


"STEV-"...!!!


Melody terbungkam, ia sedikit mundur karena Stevan merangkup kedua tangannya ke pipi Melody, Stevan mendekatkan wajahnya ke Melody, Melody menahan nafasnya


Melody membeku di tempat tidak berani bergerak, wajah Stevan sangat dekat sekali dengannya, pria itu menatapnya Melody menahan nafasnya


Untuk pertama kalinya Melody di buat tidak bisa melakukan apapun, otaknya juga tidak bisa berpikir apapun, bahkan jantungnya pun berhasil di buat berdetak cepat di luar kendalinya dan semua itu karena seorang Stevan

__ADS_1


Bersambung............


__ADS_2