
Aku seketika langsung duduk setelah membaca cara memakai skil 'Eyes of destruction'.
"Level dan statsku naik dengan cepat hanya karna membunuh monster dan menyerap darah 2 gadis itu" ucap ku dengan dengan tersenyum puas.
aku menoleh ke arah akane yang tadi hanya diam melihatku, aku mencoba mengaktifkan skil 'eyes of destruction' mata sebelah kiriku bersinar merah terang. seketika level dan stats akane muncul di depan ku.
Nama :Akane
Age :19
Ras :vampir
Job :Warior
Level :90
HP :247899
Mana :262116
Agy :B
St :B
Skill
(Katana expert)
(Slow motion)
(Lightning movement).
"woah levelmu ternyata tinggi juga akane dan skil mu juga terlihat hebat" ucap ku kagum saat melihat stats milik akane, akane yang mendengar perkataankupun terkejut kenapa aku bisa melihat stats nya.
"Apakah ratu memiliki skil yang bisa melihat status milik orang lain? " tanya akane dengan kagum melihat ke arahku.
aku yang melihat dia kagum tersenyum"tentu saja"ucapku bangga sambil membusung kan dadaku yang besar, ''woah saya kagum dengan ratu" matanya kini sudah sangat berbinar dengan dan kagum.
aku yang melihat dia kagum denganku langsung mengalahkan pembicaraan
__ADS_1
"hey akane... apakah kau akan tetap berada disisiku walaupun para pahlawan akan memburu kita" tanya ku kepada akane dengan raut wajah sedih.
Akane yang mendengar pertanyaan Aika langsung menggemgam tangan Aika dengan wajah serius" aku akan tetap di sisi ratu walaupun dunia akan memusuhi kita" ucap akane dengan wajah serius.
aku yang mendengar perkataannya terharu dan langsung memeluknya"aku senang kau ada di sisiku akane" akane yang di peluk oleh Aika membalas pelukan Aika dengan wajah merah merona.
"apakah sudah muncul di dunia ini" tanya akane dengan wajah penuh pertanyaan.
"tentu saja ada, sekarang kau dan aku adalah vampir jika para pahlawan bertemu dengan kita maka mereka akan mencoba membunuh kita" ucapku sambil menatap akane dengan khawatir.
akane yang melihat wajah khawatir ku langsung memeluk ku"jangan khawatir ratu kita hanya harus bertambah kuat saja untuk membunuh para pahlawan rendahan itu" ucap akane dengan tersenyum yang membuat satu gigi tajam terlihat.
"kau benar kita hanya harus menaikan level kita dengan menyerap darah manusia sampai kering untuk bertambah kuat hihi~"ucap ku.
aku berdiri berjalan ke arah jendela kamar
aku membukanya dan menatap langit malam yang di isi dengan bintang bintang " hey akane sebaiknya kita harus memperbanyak ras kita".
aku menoleh ke arah akane yang masih duduk di kasur menatapku.
akane berjalan ke arahku dan berkata "kau benar ratu kita harus memperbanyak bawahan sebelum pahlawan atau raja iblis bertemu dengan kita.
" apakah kau tau level berapa raja iblis"
aku yang mendengar perkataan akane hanya mengangguk, seberapa kuat raja iblis ini sampai sampai pahlawan sebelumnya gagal membunuh dia pikir ku.
"ratu apakah sudah saat nya saya menculik pelayan yang tadi".tanya akane kepada ku
aku mengangguk" ya... tangkap dia dan bawa ke sini"ucap ku yang mengangkat sebelah bibir ku ke atas memperlihatkan satu gigi tajam keluar.
"baik ratu" Aika menghilang dari pandangan ku.
aku berjalan ke kasur dan duduk tak lama kemudian akane datang membawa seorang wanita yang sedang pingsan.
akane meletakan wanita itu di bawah kakiku lalu akane berdiri di samping ku.
"hey kau cepat bangun" aku menendang kepala gadis menggunakan kaki kanan ku dengan agak keras.
"ehm" gadis itu membuka matanya dan melihat sekeliling sampai matanya tertuju kepadaku.
__ADS_1
"eh nona kenapa aku ada di sini. "
"hihihi tentu saja aku menculik mu" ucapku sambil tertawa kecil, wajah wanita itu seketika langsung terkejut"k-kenapa nona menculik ku"tanya wanita itu kepadaku dengan wajah ketakutan.
aku melihat ke arah akane"hey akane coba kau gigit dan sedot darah dia sampai kering"ucapku kepada akane yang berdiri di samping ku.
"siap ratu"
wajah gadis itu ketakutan dan berlari ke arah pintu aku menggunakan skilku "sleep" seketika wanita itu langsung berhenti tak bisa bergerak.
wanita itu mencoba berteriak namun tidak bisa karena tubuhnya yang bergetar takut.
"hehe~ berbanggalah karena kau akan mati di tangan ras vampir" ucap akane berjalan ke arah wanita itu, yang sudah berdiri di depan wanita itu membuka mulutnya dan menampakan dua gigi tajam setelah itu akane menggigit leher wanita itu dan menghisap darahnya sampai kering, kini tubuh wanita tadi sudah sangat kering.
"ahhh~ tak ku sangka darah manusia se enak ini" akane mendesah sambil memegang dua belah pipinya.
aku yang melihat tingkah lakunya hanya terkekeh kecil
Level up
level up
level up
"hehe level ku naik dengan cepat, kini aku sudah level 97"
"Apakah menghisap darah manusia sampai kering nikmat" tanya ku ke akane.
akane langsung berbalik ke arah ku "ya...jujur saya sangat ingin menghisap darah manusia lagi"
hehe~ kapan kapan kita akan berkunjung ke sebuah desa dan menghisap darah semua orang yang ada di sana" kataku kepada akane yang terlihat kecanduan dengan darah manusia, akane tampak bahagia dengan apa yang ku bicarakan.
aku merebahkan badanku aku menoleh ke arah akane yang masih berdiri, aku berkata kepada akane yang masih berdiri yang membuat dia terkejut "akane kemarilah!... " sambil menepuk nepuk kasur.
"a-apa boleh" ucap akane terbata bata.
"kemarilah" ucapku sambil mengangkat kedua tanganku seperti menginginkan pelukan.
"b-baik" akane langsung merebahkan badannya di kasur tepat di sebelahku, aku memeluk akane yang ada di sebelahku dan kami pun tertidur lelap.
__ADS_1
***Bersambung.
Mantap gak ganz***?