I'M The Evil Queen

I'M The Evil Queen
Memanipulasi.


__ADS_3

Ke esokan harinya.


Di istana raja iblis kini aku sedang duduk di kursi megah layaknya ratu iblis.mungkin aku akan menjabat sebagai ratu iblis yang baru? hmm...


Setelah di pikir pikir mungkin licita lebih cocok di bandingkan dengan diriku walaupun aku yang akan mengaturnya dari dalam bayangan.


aku akan mulai menyerang dari kota kota kecil sampai menyerang setiap kerajaan yang berada di dunia ini.


Baik lah waktunya mengunjungi hirohito, aku berdiri dan berkata kepada akane“tunjukan jalan menuju para pahlawan yang kalian penjara”.


“Baik ratu”.


Kemudian akane menuntun jalan menuju penjara, karna istana raja iblis sangatlah luas butuh waktu cukup lama untuk sampai.


setelah berjalan cukup lama akhirnya aku sudah berada tepat di depan sel penjara yang memenjarakan selena sekaligus sariela dan raisa.


“Si hirohito dimana? ” Ucapku kepada akane yang berada di sebelahku.


“Saya mengurung dia di penjara bawah tanah karena dia selalu berteriak”.


“Baik kau tinggalkan aku sendiri! ”.

__ADS_1


“baik ratu”.


Ke tiga wanita yang sedang di penjara dengan rantai di kedua tangan dan kakinya mulai tersadar mereka menoleh kepada aika dengan rasa takut. “Kau! Kau lepaskan kami dasar ******! ”Akan tetapi selena masih saja keras kepala entah apa yang dia pikirkan mana mungkin aku akan melepaskan dirinya! apakah semua manusia memang bodoh?.


“Ya ampun, Mana mungkin aku akan membebaskan kalian! ” ucapku sambil terkekeh kekeh.


“Kau dasar ******!”


kenapa dia sangat berisik sekali padahal sudah tahu dirinya di kurung dan masih saja kurang aja, huff sebaiknya aku lakukan ini dengan cepat kalau tidak kupingku akan pecah oleh teriakan manusia rendahan ini.


“Berisik! ”Aku menatap tajam kepada tiga wanita itu dengan hawa membunuh terpancar dari mataku.


“Hiiikk, Ampuni kami ratu vampir” kedua wanita yang berada di samping selena ketakutan dan memohon ampun tapi selena hanya memandang aika dengan wajah penuh keringat dingin.


kedua wanita itu hanya terdiam dengan wajah tertunduk ke bawah.


“Aiss kau berisik sekali!, kalau begitu kau yang duluan saja dasar sialan! ”.


“eh? apa yang kau maksud dasar sialan”


Aku berjalan menuju selena dengan wajah datar, menurutku jika otaknya di manipulasi mungkin akan lebih berguna daripada harus membunuhnya.

__ADS_1


Nah... kalau begitu, aku menempelkan telapak tanganku di atas kepala selena dan mulai menggunakan sihir manipulasi otak.


“Akhh... Hentikan itu dasar sialaaaa-” selena berteriak kesakitan sambil mencoba melepas rantai yang melilit tangan dan kakinya, tapi setelah itu dia pingsan dengan air liur keluar dari sudut bibirnya.


Sariela dan raisa yang melihat selena berteriak kesakitan hanya gemetar ketakutan saat melihatku, yah mereka juga akan sama seperti selena.


“Baiklah... sekarang giliran kalian! ” aku menoleh kepada sariela dan raisa sambil berjalan mendekati mereka berdua.


“A-apa yang ingin kau lakukan”


“Diamlah”.


aku mulai melakukan hal yang sama kepada sariela dan raisa mereka menjerit kesakitan.


setelah mereka sadar ingatan mereka tentang diri mereka akan hilang sepenuhnya, tentu saja semua yang mereka ingat juga akan sepenuhnya hilang. dan di gantikan oleh ingatan palsu yang ku buat, aku menambahkan ingatan palsu seperti awal bertemu dan akhirnya menjadi bawahanku, ya meskipun ini jahat tapi aku tidak peduli hihihi.


“Nah... sekarang aku akan membawa mereka terlebih dahulu, setelah itu aku akan menyiksa si hirohito hehehe.”.


aku melepas rantai yang melilit tangan dan kaki mereka dan membawa mereka ke ruangan yang terdapat kasur besar tentu saja aku


melakukan nya menggunakan teleportasi.

__ADS_1


***


Bersambung...


__ADS_2