I'M The Evil Queen

I'M The Evil Queen
Bunuh saja?


__ADS_3

Mereka terus melakukannya sampai pagi.Juga melakukan banyak teknik khusus, Aika juga tampak menikmatinya, dan sekarang mereka sudah sangat kelelahan. Mereka tertidur pulas di atas kasur telanjang tanpa pakaian dan tubuh mereka hanya tertutupi oleh selimut.


Cuit


Cuit


Suara burung terdengar di luar dengan matahari yang sudah terbit dari timur. Hingga tak lama kemudian Aika membuka matanya dan bangun dari tempat tidurnya, Aika melihat tubuhnya yang sudah tidak tertutupi satu kain pun langsung mengambil pakaian nya yang berada di lantai dan langsung memakainya.


“huff sepertinya aku terlalu menikmatinya. bukankah bahaya jika aku kecanduan?” gumam Aika dengan wajah tak sedap di pandang seraya memegang kepalanya. kemudian dia menoleh dan memandangi pria berambut putih yang sedang tertidur pulas. Sepertinya dia kelelahan karena bermain sampai pagi bersama Aika.


“Sebaiknya aku mandi terlebih dahulu ! ”Aika berjalan ke kamar mandi, kemudian Aika mengguyur seluruh tubuhnya yang kotor akibat cairan kental milik rhaka .Setelah beberapa saat kemudian Aika keluar dari kamar mandi dengan handuk yang melingkar sampai dada.


Ketika Aika mengganti pakaiannya dia teringat sesuatu “Ah! bukankah aku meninggalkan akane sendirian? uh... sebaiknya aku harus segera kembali!. ” sebelum pergi Aika berjalan ke kasur dan menatap Rhaka yang sedang tidur pulas.


“Apakah aku bunuh saja? Sebaiknya tidak usah karena dia juga ras vampir.” Aika berpikir lebih baik menjadikan dia rekan daripada di bunuh, mengingat jika terjadi sesuatu yang tak terduga di masa depan Aika akan meminta bantuan Rhaka meskipun kekuatannya masihlah di bawahnya.


“Terima kasih untuk pelayanan semalam fufufu ”Aika berjalan menghampiri Rhaka yang sedang tidur, kemudian dia mencium pipinya hingga meninggalkan bekas bibir berwarna merah pada pipinya.


Aika berjalan meninggalkan ruangan itu dan..


“Bukankah ini penginapan yang sama? ah! ruangan ku bersebelahan ternyata.”


ucap Aika menolehkan wajahnya ke sebelah ruangan tadi.


Setelah itu Aika berjalan menuju ruangan yang di pesan Aika. dia membuka pintu itu secara perlahan terlihat Seorang gadis muda yang sangat cantik masih tertidur pulas disana sendirian.


Meskipun ini sudah terbilang agak siang tapi Aika merasa lega Akane masih tertidur.Karnw mengingat jika dia bangun pagi pagi dan menemukan tidak ada tuannya bukankah dia akan cemas dan mencarinya kemana mana.


“Untunglah dia masih tidur”Aika menghampiri Akane yang sedang tidur, Duduk disana dan mengusap rambutnya. Akane yang di usap rambutnya oleh Aika tersenyum dan tak lama kemudian membuka matanya.


“Ah! Ratu..., Apakah sudah pwaagiii? ” tanya Akane sambil menguap. Mungkin Akane masih butuh istirahat karena baru menyelesaikan misi beberapa hari lalu. Aika juga memakluminya dan membalas pertanyaan Akane dengan senyum lembutnya.


“Ini sudah pagi, ayo kita makan terlebih dahulu”


Akane yang mendengar balasan dari Aika pun langsung bangun dan bergegas ke kamar mandi untuk membasuh mukanya terlebih dahulu.

__ADS_1


Aika yang masih duduk di kasur menggumamkan sesuatu“Apakah mereka belum juga bangun? Huff sebaiknya aku cek sendiri! ”.


Tak lama kemudian Akane sudah kembali dari membasuh mukanya dan bersiap siap untuk kelantay bawah “Ayo Ratu! ”


Akane menarik lengan Aika dengan bersemangat dan meninggalkan ruangan tersebut.


“Tu-tunggu Akane... kita harus membangunkan mereka dulu kan? ” tanya Aika yang sudah di luar ruangan.


“Ah... Benar juga hehe” balas Akane sambil terkekeh kecil.


Mereka berduapun berjalan mengarah ke satu ruangan. Setelah itu Akane membuka pintu ruangan itu dengan kasar hingga menimbulkan suara bising.


BRAK!


Seketika itu juga ketiga wanita yang masih tertidur di kasur yang sama terbangun dan menatap orang yang mendobrak pintu dengan tatapan tajam.


“Ugh.. ”Akane yang melihat itu langsung bersembunyi di balik badan Aika.


Setelah melihat Aika lah yang datang kemudian ketiga wanita itu langsung tersenyum kaku


“Bukankah ini sudah siang!? mau sampai kapan kalian tidur terus?! ”Bentak Aika.


Ketiga gadis itu langsung berkeringat dingin dan kembali berkata.


“Maafkan kami ratu” yang sudah bersujud di depan Aika.


Aika yang melihat itu langsung terkekeh melihat ketiga gadis itu ketakutan.


“Sudah... kalian bersiap siap lah setelah itu turun temui aku untuk makan! ”


Mendengar perkataan Aika mereka langsung bangun dan tersenyum kembali dengan pakaian yang berantakan.


Huff untunglah ratu tidak marah.


Batin mereka.

__ADS_1


“Kalau begitu aku duluan” ucap Aika sambil berjalan meninggalkan ruangan itu bersama Akane.


“Pffft kasian kena marah ratu! ” ucap Akane yang sedang menahan tawanya.


Ketiga gadis yang melihat Akane mengejek mereka langsung memasang tatapan dingin nya dan melepas hawa membunuh yang sangat mengerikan.


Akane yang melihat mereka marah langsung berlari menyusul Aika yang tak jauh di depannya.


***


Aika kini sudah duduk bersama ke empat bawaannya. Meja mereka di penuhi dengan makanan maupun minuman.


Aika menyesap cangkir yang di isi oleh air teh hangat dan menatap ke empat gadis yang sedang makan dengan lahap.


“Ngomong ngomong kenapa kalian bisa kesiangan”


Ke empat gadis yang sedang memakan makanan dengan lahap mendongak kemudian menatap Aika .


“uh... Seperti nya kami masih lelah karena belum cukup istirahat dari misi kami” balas Minase.


Aika yang mendengar balasan dari Minase hanya mengangguk dan kembali berkata


“Kalau begitu kita akan menunda penyerangan ki-” Sebelum Aika menyelesaikan kalimatnya tiba tiba bibir nya sudah ada yang menciumnya dari belakang.


“Mmmppphh”


Ke empat gadis yang melihat itu terperangah dengan tatapan tak percaya dan kemudian bersiap menyerang .


*


*


**BERSAMBUNG...


segini dulu ya bre kalau suka like, komen and vote. maaf kalah ch ini terlalu membosankan, saya juga aneh dengan tulisan saya ini wkwkkw**.

__ADS_1


__ADS_2