I'M The Evil Queen

I'M The Evil Queen
Nikmat?


__ADS_3

Beberapa saat kemudian akhirnya mereka sudah selesai makan dan menuju lantai atas untuk beristirahat. Karena hari juga sudah mulai sore Aika berpikir akan mandi karena Aika tidak suka dengan bau badan.


Setelah mandi Aika merebahkan tubuhnya di kasur bersama Akane, yang lainnya berada di ruangan sebelah.


Kemudian Aika bergumam pelan.“Siapa pemuda tadi? sepertinya dia bukan dari ras manusia! ” Aika berpikir jika pemuda itu yang di bicarakan oleh sariela dan raisa. Tapi entah kenapa Aika merasa dia bukan dari ras manusia, dan apa untungnya dia membantu ras manusia jika dia bukan dari ras yang sama.


“Tapi kalau di pikir pikir pemuda tapi cukup tampan” gumam Aika sambil menjilat bibirnya.


Aika tampak sedikit tertarik kepada pemuda itu.


“Ada apa Ratu? ” tanya akane dengan wajah polosnya.


“Ah... tidak ada” .


Setelah berpikir cukup lama Aika menghilangkan pemikiran tentang pemuda itu dan kemudian Aika hanya melihat statusnya.


Nama :Aika


age :18


Ras : Vampir


Job :Ratu vampir


Level :2355


HP :9995908


Mana :11118900


Agility: SS++


Stamina: SS++


Skill


(pertumbuhan cepat) (Sleep)


(penyamaran) (eyes of destruction)


(pencuri skill) (Graviti manip)


(penyembuhan extra) (Ruang manip)


(api hitam)


(berpedang)


(langkah cepat)


beberapa saat kemudian Aika bangun dan duduk di tempat duduk nya.


“Hmm tidak ada yang berubah. ” ucap Aika dan langsung menghilangkan layar biru transparan itu.


“Huff kenapa di sini bosan sekali? sebaiknya aku jalan jalan sebentar. ”ucap Aika menuju pintu keluar ruangan meninggalkan akane yang sedang tertidur pulas.


Sampai di luar penginapan Aika melihat masih banyak yang toko yang buka. Aika terus berjalan menikmati indahnya malam yang penuh bintang, hingga kakinya berhenti di depan bangunan yang bertulis kan 'BAR' dan juga terdapat gambar Gelas yang terbuat dari kayu yang di penuhi oleh anggur.


“hmm... sebaiknya aku minum.” Karena Aika masih merasa bosan dan juga kebetulan terdapat Bar, Aika masuk tanpa basa basi.


*Kring*

__ADS_1


Suara lonceng berbunyi saat Aika masuk ke Bar itu. Di dalam sana sangat luas dan juga banyak pria maupun wanita sedang minum.


Aika terus berjalan ke kursi bundar yang berada di depan reseprionis. Aika duduk dan memesan alkohol, Aika sebenarnya tidak terlalu suka minum alkohol tapi karena Aika sedang bosan dan ingin minum alkohol maka dari itu dia memesan minuman yang beralkohol.


“Halo nona” tiba tiba terdengar suara seorang pemuda di sebelah tempat duduk Aika.


“??? ”


Aika kaget karena yang menyapanya ternyata adalah pemuda yang berada di penginapan. kemudian Aika membalas dengan tersenyum kaku.


“Halo”


Aika sekarang sudah tidak mengubah penampilannya, itu karena sudah malam dan juga di sini tidak mungkin ada yang mengetahui wajah Aika. Tapi pemuda yang berada di sebelah aika tampak mengetahui jika Aika yang di sini adalah orang yang berada di penginapan.


Minuman yang di pesan oleh Aikapun datang


Aika langsung meminumnya.


“Apakah nona sendirian? ah... dan perkenalkan nama saya Rhaka.” ucap pemuda berambut putih pendek dengan tersenyum menampilkan satu gigi tajam


“Ah... ya, nama ku Aika” Jawab Aika dengan singkat dan Aika terus meminum minuman yang berada di gelasnya.


Aika dan pemuda yang bernama Rhaka terus mengobrol hingga tak terasa sudah tengah malam.


kemudian karena Aika sudah puas minum dan sekarang dia sudah mabuk berat Aika segera membayar minuman yang dia habiskan ke resepsionis nya. Setelah itu Aika berjalan ke pintu luar tapi..


“Ah hati hati nona! ” ucap Rhaka sambil memegang Aika yang hampir terjatuh.


“Se..perti ..nya aku terlalu banyak minum” Aika berbicara dengan nada seperti orang mabuk.


Rhaka yang melihat Aika mabuk itu menyeringai seperti mendapat mangsa besar.


“ apakah nona mau pulang?!”


“hehehe kalau begitu biar saya antar nona! ”


ucap pemuda itu sambil memegang tubuh Aika. Setelah itu Rhaka menggumamkan semacam mantra dan tiba tiba tubuh mereka berdua bercahaya dan menghilang dari sana.


*


Di sebuah ruangan yang tampak seperti penginapan dengan 1 kasur terdapat cahaya di sana.


Cahaya itu tak lain dan tak bukan adalah Aika dan Rhaka.


Buukk!


Rhaka melempar tubuh Aika ke kasur dengan kasar. “Ugh... ” namun Aika tidak merespon apa apa karena Aika sudah mabuk berat.


Aika yang terbaring di kasur bernafas tersenggal senggal dengan wajah yang tampak merah semerah tomat.


“Hehe apakah kau Ratu vampir? tapi kenapa kau bisa mabuk berat begini? ” ucap Rhaka yang sudah melepas bajunya.


“.... ”


Aika tidak menanggapi perkataan Rhaka karena dia sudah terlalu mabuk. Rhaka yang melihat Aika tak sadarkan diri langsung menampar pipi Aika.


Plak!


Namun Aika masih tak sadarkan diri


Rhaka yang melihat itu pun langsung menyeringai “hehe untung saja dia sedang mabuk berat. tapi aku sungguh beruntung karena akan mencicipi tubuh ratu ku sendiri hahaha”

__ADS_1


“Baiklah dimulai dari menghisap darahnya dulu”


Rhaka yang sudah duduk di tubuh Aika langsung mendekatkan mulutnya yang sudah terbuka ke leher Aika.


Krek!


“mmhhh”


Rhaka mengigit leher Aika dan langsung menghisap darah Aika hingga tiga tegukan


setelah itu Rhaka melepaskan gigitan nya


“mmhhaaa ini sungguh nikmat! nah sekarang aku akan mencicipi tubuhmu dulu hehe” Rhaka langsung membuka seluruh pakaian Aika.


tubuh Aika yang sudah tak tertutupi oleh satu benang pun membuat Rhaka semakin ber naf_su.Karena tubuh Aika yang sangat ideal dan juga dua gunung Aika yang sangat besar.


“Wooaahhh sungguh tubuh yang bagus”


Rhaka memegangi dan meremas dua gunung Aika dengan lembut setelah itu dia mulai menjilat dan menyedot kedua gunung itu.


Setelah cukup lama pemanasan akhirnya Rhaka melepas celananya dan memperlihatkan benda besar miliknya.


“Baiklah saat nya memasukan nya hehe” Rhaka mengarahkan ujung benda miliknya ke gua pink milik Aika yang tak sadarkan diri.


“Eh! tapi sebelum itu aku akan menyegel kekuatan dia dulu. kalau dia bangun nanti bisa bahaya! ”.


Ceeessss!


“Mmm.. ahhh”


Rhaka langsung memasukan bendanya ke gua pink milik Aika. Darah mengalir dari gua pink milik Aika hingga membuat Aika tersadar, Aika berteriak kesakitan karena itu adalah pengalaman pertama Aika.


“Hehe ternyata kau masih perawan ya” ucap Rhaka sambil terus menggoyangkan pinggulnya.


“Ah~ Kau... kau kalau mau melakukannya tunggu aku tersadar dulu sialan! ”


“Eh? apakah kau tidak marah karena sudah ku perkosa? ” Rhaka berhenti menggoyangkan pinggulnya dan menatap Aika.Rhaka merasa ada yang aneh kenapa Aika tidak marah sama sekali.


“Ugh... sudahlah teruskan saja. sebentar lagi juga terasa nikmat! ” Ucap Aika kepada Rhaka.


Aika berpikir begitu karena sewaktu dia masih di bumi dia pernah mengunjungi situs para colikiawan. dia melihat para wanita malah menikmatinya karena menurut mereka sexh itu nikmat makanya mereka malah terjerumus kedalam kesenangan.


“Hehe baiklah.. ” Rhaka kemudian menggoyangkan pinggulnya dengan kasar dan membuat Aika terus mengeluarkan desaha.


*


*


BERSAMBUNG....


Author : Kasian kalau Aika perawan terus cuy wkwk. sekali kali nyoba yekan.



(ilustrasi Rhaka) .


Author juga punya Novel baru di baca ya...



JANGAN LUPA LIKE, KOMEN AND VOTE...

__ADS_1


BYE..


__ADS_2