Immortal Slayer Online

Immortal Slayer Online
Chapter 5 Perjalanan dan perjumpaan


__ADS_3

[oke tempat kumpulnya di depan air mancur yah berangkat!!]


Aku baru saja login di tempat biasa, sekarang aku akan pergi ke tempat kumpul kami, sekarang kami berencana untuk migrasi ke midgard tengah, hehehe migrasi tapi tepat sih karena aku pergi ke sana tidak hanya sendiri, saat aku memberitahukan aku akan ke midgard tengah untuk pergi ke chruch of gaia, mereka semua malah marah.


kemarin......


[oooh kau mau meninggalkan kami kahh...] itu kata matoba aka reik dengan nada dingin.


[eh menjalankan misi, baiklah aku ikut lagian aku belum menentukan mau masuk gereja mana] itu kata asuka aka hime.


[ohh sepertinya seru aku ikut!!!] itu kata schwein,


[oke berarti tujuan kita selanjutnya pergi ke midgard tengah kah baiklah mungkin kita akan menemukan yang menarik di sana.] Itu kata jumonji-snpai aka graynard.


Ahk padahal aku tak mau merepotkan mereka, namun pas aku mengatakan itu mereka malah marah, katanya gak perlu memikirkan nya karena mereka pun tak tau apa yang akan mereka lakukan kalau tidak ikut jadi yah begitulah kami berencana pergi sekarang menuju midgard tengah.


Saat aku sudah melihat air mancur yang ada di tengah kota , aku melihat ada segerombol orang tinggi besar sedang merundung? Atau menggoda seseorang, saat aku melihat dengan lebih dekat ternyata yang di pojokan adalah hime, aku reflek langsung menghampiri dan menarik hime ke arah ku sehingga mereka semua melihat kebawah, ya maksudku ke arah ku... namun kan aku pendek jadi mereka menunduk semua, njir kayak titan di anime snk haha lucu, ngomong ngomong jumlah mereka ada empat orang dua orang pakai pedang biasa, satu pakai greatsword dan satu orang pakai kampak besar sepertinya dia ketuanya.


[hei bocah! Apa yang kau lakukan, kami sedang berbicara dengan gadis itu!] bentak salah satu dari mereka.


[ ahh benarkah kalian lagi berbicara? yang aku lihat kalian sedang mencoba menggoda temanku ini?] kataku dengan dingin, acting ku bagus gak yah?


[haaah bicara apa kau bocah, kalau aku menggoda pun apa masalahnya denganmu hah!?] teriak yang satunya lagi.


[dia temanku, jadi ini masalahku juga... iya kan aku gak salah kan? ] kataku dengan sok cool lagi.


[bacot anj**g!!] mereka serempak mengeluarkan senjata mereka dari sarungnya, orang orang di sekitarku pun langsung memperhatikan kami, aku mencoba untuk tetap tenang dan mencabut pedangku.


[maaf ini salahku kau jadi kena masalah.]


[tidak apa-apa, aku tau cepat atau lambat pasti akan mengalami hal begini jadi tenang lah.]


Hime tak bersuara lagi aku bersiap menerima serangan mereka, satu orang yang memakai greatsword menebasku dengan kekuatan penuh, aku menyambutnya dengan pedangku dan terjadi glombang dan suara nyaring, pijakan aku retak sedangkan pedang dia tersentak kebelakang, aku melihat kesempatan itu langsung menebah dia dengan cepat dan sedetik kemudian dia jadi butiran cahaya, sebenarnya player tak di perbolehkan untuk membunuh player lain dan bila mereka tetap membunuh orang lain baik itu npc atau player kita akan memiliki mark of murder atau player bilang redplayer, yang menandakan dia telah membunuh orang tak bersalah, orang yang mempunyai tanda ini akan menjadi musuh masyarakat bahkan di buru oleh yang lain, karena bila kita bisa membunuh red player kita bisa memenangkan cukup banyak hadiah, hingga dia akan kesusahan dalam bepergian ke kota atau desa sebelum tanda itu menghilang,


tapi aku dalam keadaan yang sedikit berbeda, karena aku di serang dahulu baru aku membunuhnya, jadi aku di masukan dalam kategori melindungi diri dan tanda di atas kepalaku tetap hijau, walau tetap bila kita bertemu penjaga kota kita pasti akan di interogasi terlebih dahulu dan di tanyai beberapa pertanyaan sebelum di bebaskan, sedangkan party mereka bertiga sekarang memiliki tanda mark of dusty atau yellowplayer, yang menandakan mereka melakukan tindakan kekerasan atau kejahatan lainya, walaupun sampai tak melakukan pembunuhan yang di tandakan namanya berwarna kuning.


Dan itu pula yang ku incar aku memang sengaja menunggu mereka menyerang biar aku tak mengalami masalah, dan mereka yang melihat rekanya jadi butiran cahaya dalam sekejap terkejut bukan main, karena mereka tau bahwa teman mereka bukan orang yang lemah, dia sudah ber level 50 tapi dia di bunuh dengan sangat mudah, namun keterkejutan mereka tak berlangsung lama karena mereka berpikir mungkin dia memakai skill yang sangat hebat tentunya mereka juga berpikir tak mungkin skill sehebat itu akan bisa di pakai berulang, tapi naas harapan dan kenyataan berbanding terbalik,


Saat mereka tetap ingin membunuh luciel, luciel dengan mudahnya menahan, dan memblokir semua serangan mereka, luciel memang tidak membunuh mereka secara cepat seperti sebelumnya karena dia sadar kalau pun dia membunuh mereka dengan cepat mereka akan berbuat hal semacam itu lagi, jadi luciel berpikir akan memberi mereka sedikit pelajaran.


Mereka bertiga yang berkoordinasi untuk membunuh luciel berangsur angsur pesimis karena sudah berkali-kali mereka menyerang luciel tapi dia tak mendapat damage sedikitpun hingga mereka berpikir ulang terhadap luciel, dia bukan orang biasa yang bisa mereka tangani sembarangan itulah yang di pikirkan ketiganya membuat mereka mulai menyesali perbuatan mereka.


Luciel yang sudah mulai bosan akhirnya membalas mereka dan menebas salah satu dari mereka yang membawa pedang satu tangan, satu tebasan sudah lebih dari cukup untuk membunuh para bajigur itu, sisa dua orang lagi si kapak besar mulai marah karena satu rekanya mati lagi di tangan luciel dia memakai skill dan bermaksud menebas luciel, tapi luciel dengan santainya menahan serangan itu dengan pedangnya seakan tidak ada beban berarti dalam serangan itu, si kapak besar langsung lompat ke belakang dan mengoceh terhadap tak kepercayaan yang di alaminya, dia adalah salah satu player terkuat yang ada di kota enggardian tidak ada yang berani melawan dia, namun sekarang dia tidak berkutik terhadap pemuda pendek yang ada di hadapanya,


Luciel yang melihat itu tak memperdulikannya dan sekarang ia bermaksud membunuh mereka, dengan cepat dia sudah ada di hadapan si kapak besar dan menebas nya namun bisa di tahan oleh kapak dia,


[ap- gimana bisa dia memiliki kekuatan sebesar ini! Tak mungkin!]


[yah kau hanya katak di dalam sumur, tau apa kau soal dunia yang besar ini] kataku dengan dingin dan terus menerus menebas dia, kapak besar yang tak tau siapa namanya tersebut mulai terdesak hpnya tertinggal 10% dan orang yang memakai pedang pun sudah kabur dari tadi tidak disadari oleh luciel tapi luciel tak ambil pusing dan memakai skillnya ke si kapak besar.


[bash!]


[apa? Bagaimana bash bisa sek-] belum dia menyelesaikan perkataanya si kapak besar sudah menjadi butiran cahaya yang di barengi dengan tepuk tangan orang di sekitar karena mereka sebenarnya sudah resah dan kasian dengan hime yang di ganggu oleh mereka namun tak ada yang berani karena mereka tau bahwa mereka bukan tandinganya sehingga mereka hanya berdoa untuk keselamatan gadis itu, luciel yang melihat dia di soraki dan di beri pujian hanya tersenyum kaku dan berterimakasih padahal dia pun tak tau apa yang membuat mereka menyoraki dia hingga seperti itu.


Tak lama dari kejauhan graynard,reik,kurina, dan schwein mendatangiku dengan wajah senyam-senyum, yang membuatku jadi agak jengkel.


[hoo sang pahlawan berhasil menyelamatkan sang putri akhhhh aku jadi ikut bahagia] goda schwein pada hime yang membuat ku dan hime seperti kepiting rebus, sial schwein awas kau nanti akan kubalas kau.


[cie... cie... malu-malu nih yeeee] ya elah nih bucin baru putus maen ikutan lagi.


[hahahaha kau memang terbaik luciel hahaha] hem biarkan saja reik.


[kau semakin keren aja yah dari hari ke hari hahaha] ya tuhan kenapa mereka ini semua membuliku awas aja kalau ada kesempatan aku balas kalian nanti.


[sudah jangan goda kami lagi, lagian luciel hanya menolong ku tak lebih, kenapa sih kalian gitu amat..]


Kata hime yang merasa tak enak dengan luciel.


[cie di belain sama tuan putri hahaha] ya tuhan nih cewek kampret haah sudahlah gak akan kelar kelar.


[maaf ini salahku jadi kau mempunyai masalah karenaku]


[haah sudah ku bilang tidak apa, aku malah aneh karena mereka tak membantuku.] kata ku dengan agak tegas yang membuat mereka memalingkan pandangan.


[maaf luciel kami sebenarnya mau membantu tapi aku tak melihat kau butuh bantuan jadi yah..] Kurina.


[alesan bae] kata kataku hanya di sambut tawa kecil mereka.


[tapi kalau mereka ingin balas dendam bagaimana?] Schwein.


[tenang mereka tak akan pernah sekalipn berpikir demikian, lagian mereka tidak akan bisa login selama 24 jam kedepan jadi no problem.]kata graynad dengan menenangkan pemikiran hime yang berlebihan.


[Lagian kalau mereka mau mencari masalah lagi kan ada pangeran luciel yang siap membantu sang putri.] sikampret ini bener bener.


[ emh maaf yang lagi patah hati diam aja yah.] kataku dengan wajah mengejek.


[sial jangan bawa bawa itu napa!]kata kurina dengan jengkel karena luciel mengejek balik dia, namun orang yang yang di ajak ngobrol malah tertawa dengan yang lain nya.


[sudah ayo kita pergi dari sini sekarang, bukanya perjalanan kita sekarang sangat jauh, kita harus bisa sampai ke kota berikutnya sebelum jalan jadi gelap.]


kata ketos menengahi kami, kami pun pergi menuju midgard tengah namun sebelum kami sampai di Avantaheim, kota keberadaan chruch of gaia kami harus melewati beberapa kota hingga perjalanan kali ini kan jadi perjalanan terpanjang yang pernah kami alami.


.....


Namaku vloid, aku seorang spell caster, aku sekarang sedang di kejar oleh segerombolan metalbear kalau kalian menanyakan aku kenapa bisa begini? Yah karena aku tidak sengaja menginjak buntut dari salah satu dari metalbeard dan aku lari tunggang langgang, dan entah kenapa dewi portuna mungkin sedang malas, aku malah sekarang di kejar dua puluh metalbeard, ahhhk emmaaak kenapa aku sangat apes begini.


[aahhhchuk ah kenapa aku malah terjatuh.. ahk sial]


Ahhhk aku menyerah sial kenapa selalu sial begini apa hidupku dikutuk? Tapi saat aku mulai berpikir untuk menyerah tiba tiba aku melihat tak jauh dari ku terjatuh ada enam orang berjalan, aku reflek langsung berdiri dan berteriak pada mereka.


[heii awas cepat kabur dari sini!] aku memang sial tapi aku tak mau membawa kesialan ku pada orang lain, saat aku berdiri untuk menghadapi dua puluh metalbeard yang marah untuk memberi mereka waktu kabur, tiba-tiba ada sekelibat orang berdiri di depanku dan menahan cakaran dari metalbeard.


[luciel! reik! Cepat habisi mereka satu persatu! aku dan kurina menahan sisanya, hei kau tak apa kan?]


Aku tak menyangka akan di selamatkan,aku hanya mematung tak menjawab.


[hei pergi dulu dari sini kita ke belakang, atur dulu formasi]


[ah ba-baik]


Aku menuruti elf bermata merah itu dan pergi ke belakang, dan tak jauh aku bisa melihat priest yang mengucapkan mantra pemulihan.


Ahk kenapa aku begini sampai di bantu oleh orang yang tak ku kenal, aku tak tau aku bisa membalas kebaikan mereka apa tidak, tapi yang jelas aku harus membantu mereka dulu baru kupikirkan nanti.


Pertarungn mereka sangat alot, bukan karena musuh yang kuat namun jumlah mereka yang sangat tak masuk akal, dengan kecepatan penuh reik dan luciel menumbangkan saru persatu metalbeard yang terkenal ketahanan yang sangat besar itu.

__ADS_1


Tapi yang paling terdesak adalah graynard dan kurina mereka terus menahan gerombolan itu saat luciel dan reik membawa satu demi satu metalbear itu namun karena ketahanan itu pula hingga mereka tak bisa langsung membunuh mereka semua.


[Sial bila terus seperti ini kita akan kalah bagaimana ini?] kata kurina yang merasa terdesak karena jumlah metalbeard itu seakan tidak berkurang walau luciel telah membunuh beberapa dari mereka.


[ice pillar! Meteor hammer! Fire lance!] teriak seseorang dari belakang graynard dan kurina, beberapa saat kemudian banyak sihir yang melesat dari belakang mereka berdua membuat mereka berdua sedikit mundur kebelakang karena takut terkena sihir itu.


[multicasting!? Bagaimana bisa?] umumnya penyihir hanya bisa melafalkan satu sihir dalam sekali waktu dan bila mereka memiliki skill double-casting seperti namanya yang bisa mecast dua sihir sekaligus namun dia melafalkan 3 cast sekaligus, yang double pun sampai sekarang belum ada yang memilikinya bagaimana dia bisa melakukan seperti itu?.


[haha kemampuan yang hebat nona] Graynard


akhirnya dengan kerjasama mereka bertujuh seluruh metalbear bisa dikalah kan mereka akhirnya buru-buru pergi dari sana takutnya akan berdatangan lebih banyak monster bila terus berada di sana, setelah berjalan cukup jauh mereka akhirnya menemukan tempat istirahat di dekat sungai dan mereka beristirahat senbentar dan mulai saling berkenalan.


[eh ne-namaku vloid aku seorang magician.]


[namaku graynard aku knight]


[aku kirihime aku priest.] sambil tersenyum dan menyalami vloid.


[namaku schwein, aku archer.]


[eh schwein?]


[ah aku tau, aku tau, jangan di bicarakan.] sebenarnya schwein atau mitsuki sudah tau arti dari namanya saat dia tau mitsuki sampai merajuk, dan marah pada asuka namun itu pun bukan salah asuka semuanya, karena sebenarnya asuka merekomendasikan banyak nama namun semua di tolak oleh mitsuki, saat asuka kehabisan ide dia dengan maksud bercanda mengajukan nama schwein tak di duga mitsuki tidak tau artinya bahkan sangat senang dengan nama itu sehingga asuka susah untuk meberitahu mitsuki hingga yah kalian tau lah.


[ahh ba-baiklah.]


[namaku kurina, aku bard]


[ jarang ada orang yang memakai job itu] kata vloid, memang job kurina memang jarang ada orang yang ingin memakainya, karena sangat sulit orang untuk meghindari serangan sambil menyerang maka kebanyakan yang ingin mengambil klas tank mengambil jon knight seperti graynard.


[namaku luciel aku swordman.] memang sih tak sepenuhnya salah sih.


[namaku reik, aku assasin, apa kita pernah bertemu sebelumnya nona aku merasa pamiliar dengan mu?] reik mereasa dia pernah bertemu gadis yang di hadapanya.


[entahlah...., tapi jangan panggil aku nona aku ini laki-laki tau.]


[[eh?]]


[eh?] mereka semua sangat terkejut hingga mematung beberapa menit.


....


[maaf aku tau kau tidak percaya dengan kami hingga harus merahasiakan identitas mu, tapi gak sampai segitunya juga kali!] kurina.


Ahhh terjadi lagi hidupku ini benar benar sial yah,.


[ak-aku benar benar laki-laki, ka-kalau gak percaya lihat saja nih.] aku menunjukan.......


[Hologram identitas] itu menampilkan nickname jenis kelamin dan status karakter, karena di ims kita tak bisa memilih jenis kelamin jadi di game ini tak mungkin adanya hoode yang menyamar jadi cewek.


Mereka sepertinya terkejut lagi deh, memangnya aku mirip laki laki dari mananya juga.


[kau ini mirip banget ama perempuan yah, bahkan schwein juga yang perempuan kalah feminim dari mu]


Emhh nusuk banget nih kata kata reik, kok ngenes banget hidup.


[emh tunggu, jangan bilang kau ini gin muramasa dari kelas b!]


Eh? Bagaimana bisa dia tau aku, apa dia stalker, hacker?


[ah bagaimana aku gak tau kau sangat terkenalkau tau, si manis yang ber batang gin! Itulah julukanmu] kata reik dengan semangat.


Anjirr kenapa sudah di dunia ini pun asih ada yang menyebutku begitu asal kau tau aja aku pun normal masih suka wanita beroppai gede!


[ahhh~ bisakah kau tak menyebutku dengan sebutan itu~]


[ah... maaf aku tak tau kau tidak suka dengan julukan mu sendiri.]


[laki laki mana yang mau di sebut manis berbatang!]


Semuanya langsung terdiam, dan sedetik kemudian tertawa terbahak bahak.


[jangan menertawakan ku!!!! Emph!] aku memalingkan wajahku, ughht kesalnya!


[bahkan caramu marah pun sungguh manis gin, aku jadi mengerti kenapa banyak laki laki yang menembakmu hahahaha]


[aaaahhhk sudahlah jangan bahas aku mulu! Sekarang sebenarnya kalian tuh siapa]


Emmmh benar benar apa begini yah perlakuan kalian pada orang yang pertama kali kalian jumpai.


[baiklah jangan ngambek nanti cantiknya hilang loh, namaku matoba yumaki kau tak melupakan aku kan.]


[eh ka-kau matoba!] buset kenapa biang onar ini bisa ada di sini sih.


[benar, dan dia indra, haku, asuka, mitsuki, dan dia jumonji-senpai] kata matoba memperkenalkan mereka semua, aku tak menyangka aku kira mereka adalah pemain profesional!


[jadi kau sebenarnya kenapa bisa sampai di kejar gerombolan metalbeard begitu?]


[haha itu aku hanya tidak sengaja menginjak ekor metalbeard te-he!]


[tehe endasmu! Bagaimana mungkin ada orang bodoh itu!]


Buktinya ada aku!


[jangan malah bangga!] ehhh? Apa matoba itu bisa baca pikiran yah.


[sudah lah toh itu sudah berlalu, yang lalu biarlah berlalu sekarang pikirkanlah masa depan, jangan terperangkap dalam bayang mantan selalu] luciel.


[kenapa aku yang kau sindir drwaf!] Kurina.


[ku- apa kau kata kecoa bucin aku ni half-elf!] Luciel


Eh kenapa malah mereka yang berantem?


[hahaha kalian ini lucu yah, tapi ketua osis aku tak menyangka kau memainkan game ini aku kira kau tidak suka game beginian.]


[yah bahkan tak hanya kau gin yang berpikir begitu pasti seluruh sekolah pun gak ada yang nyangka kita yang ada di sini bermain game ini, apalagi berparty tidak mungkin ada]


Kata kurina benar juga, kalau di pikir-pikir party ini memang unik orang yang si pangeran musim dingin indra, si pangeran musim semi haku, ketua kelas mitsuki, bidadari sekolah asuka, ketua osis jumonji-senpai.


Kesampingkan matoba tapi benar kebanyakan dari mereka terkenal di sekolah dan bermain bersama itu benar benar hal yang sangat tak terpikirkan rakyat sekolah sepertinya.


[apa emang kalian seakrab ini sampai membuat party begini? Aku tak pernah melihat kalian bersama di sekolah, kecuali haku dan indra]


[eh kau tau aku?]

__ADS_1


Eh kenapa? Apa ada yang salah yah?


[anuu indra, apa kau tau kau itu sangat terkenal di sekolah?]


[eh? APA!?] eh apa salah yah?


[gin sebenarnya dia itu bodoh, kalau saja kau tak mengatakan itu mungkin dia gak bakalan tau sampai dia jadi abu pun.]


[siapa yang kau panggil bodoh!] eh apa indra itu selalu berprilaku begitu yah? bukanya dia itu orang yang bertipikal kalem dan ngomong secukupnya.


[ehem jadi sebenarnya kalian mau kemana?]


[kami mau pergi ke midgard tengah untuk mengantar luciel, ah! Apa kau mau ikut? Aku tebak kau tak punya party kan.] kata-kata dari matoba itu benar benar sadis heh, yah lagi pula kalau aku punya party mana mungkin aku ada di sini.


[emmh bagaimana yah.. tapi kalian gak keberatan kalau mengajakku?]


[gak kok malahan kami akan senang kalau kau ikut dengan kami jadi pas kau di goda oleh cowok babang haku akan selalu senantiasa menolongmu, kan dia jomblo]


[luciel apa salahku padahal aku dari tadi gak ngomong loh!]


[jadi bagai mana mau ikut?] kata luciel dengan tidak memperdulikan ocehan haku.


[baiklah tolong jaga aku!]


[sama sama!] kata mereka berbarengan.


[yey! Tambah satu lagi gadis cantik di party ini!] kata schwein dengan semangat yang di tatap dingin oleh yang lainya.


.....


Kami akhirnya sampai di kota terdekat dari midgard tengah yaitu kota muspel, kota ini memiliki desain bengunan ala timur tengah dan populasi ras di sini sangat beragam, bahkan saking beragamnya di sini pun ada ras demon seperti tefling yaitu ras yang mirip dengan manusia hanya saja berkulit biru gelap memiliki sisik di beberapa bagian dan memiliki tanduk.


(A/N: mirip manusia avatar di dalam film, bukan avatar the legend of aang kacrut avatar yang biru itu gening ah googling ajah deh biar jelas.)


[emmh kita sekarang tak bisa lagi berjalan kaki kesana kita harus menyewa kerata kuda atau kita bisa menumpang ke pedangang biar sekalian kita jadi pengawal mereka.]


kata vloid huuh berguna juga memiliki rekan yang serba tau begini, yang ku tau gin ternyata telah menjelajah kesana kemari dan tak pernah menetap dalam kota dalam waktu yang lama, karena menurut dia tak ada yang menarik yah mau menarik gimana kalau dia sendiri.


Emmh aku mulai berpikir sebenarnya apa yang kucari dari game ini? Kesenangan? Petualangan? Cinta? Emh yang terakhir sepertinya bullshit deh.


Ahk lupakan itu aku harus segera ke chruch of gaia bukanya setelah itu aku akan tau apa yang harus kulakukan selanjutnya.


[menurutku mending kita cari para mercenary, karena akan lebih cepat sampai.] reik.


[yah memang para mercenary selalu mengutamakan waktu, tapi bukanya akan berbahaya bila kita ikut dengan mercenary bisa-bisa kita di rampok.] vloid.


[emang siapa yang bisa merampok kita?] dengan ucapan hime yang polos, membuat mereka semua terdiam.


[memang sih tapikan apa salahnya berhati-hati, kita mungkin kuat tapi bukan berarti kita tidak terkalahkan.] kata ketua graynard memang pemimpin pemikiranya jauh melihat ke depan.


[oke-oke tapi harga untuk naik tumpangan ke midgard tegah itu mahal loh, sekitar lima gold perorang.] kata hime kemudian.


[yosh! kita cari mercenary yang dapat di percaya! Ayo!] kata ketua dengan semangat.


[yah sekuat kuatnya kita tetap aja kita tuh bokek. Haahaha] kata kurina dengan semangat.


[kau jangan jujur jujur amat napa.] aku sangat mengerti bahwa perjalann kali ini akan memakan biaya yang tak sedikit, namun di luar perkiraan kita ternyata terlalu menghabiskan dana lebih dari perkiraan, untung aku bisa buat potion jadi pengeluaran kita bisa di tekan namun tetap saja menyewa kamar, membeli perbekalan, bukan lagi pengeluaran yang lainya,


Kalau di pikir-pikir kita boros juga yah...


Setelah kami mencari dan mencari kami menemukan satu mercenary player yang akan ke midgard tengah, setelah bernegosiasi akhirnya kami bisa berangkat dengan upah yang kecil sih hanya dua gold per orang.


Tapi itu juga lumayan toh di kantong kami juga paling hanya ada sekitar delapan gold lagi, haha yah walau pun begitu lumayan lah.


Setelah menunggu beberapa saat untuk si pedagang mempersiapkan segalanya, kami pun akhirnya pergi menuju pengungan yang memisahkan midgard tengah dan timur sebenarnya ada beberapa rute yang bisa di ambil namun dari beberapa rute, yang paling berbahaya adalah rute menuju hutan Mist bukan karena banyak mosnter kuat, namun karena adanya kelompok bandit yang sangat mengganggu, namun hanya itulah satu satunya jalur tercepat bila ingin menuju midgard tengah.


Kami akhirnya sudah dekat dengan gunung itu namun kami merasa ada yang janggal.


[luciel..]


[yah akupun mengerti.] kami memang tak tau jalur mana ini karena ini baru pertamakalinya kami ke midgard tengah, namun dari karakteristik jalan pun kami sudah tau bahwa jalan ini bukan jalan yang selalu di lewati orang, hingga kami bersiap akan keadaan yang genting.


Tiba tiba sang kusir memberhentikan keretanya dan tertawa dan tak lama ada beberapa orang yang keluar dari semak belukar dan di balik pohon.


[hehehe teman teman kita menemukan mangsa baru! Hahaha] mercenary itu sangat senang, dengan membawa kami bertujuh namun kami, panik? Tidak itu bukan kami kalau hana segini panik malahan kami belum keluar dari kereta dan masih duduk, memang posisi duduk kami tak berbaris reik dan kurina berada di belakang kereta namun mereka hanya melihat para bandit sedangkan aku dan graynad yang di samping kereta, kami juga hanya memandang mereka, berbeda dengan yang ada di dalam mereka hanya diam sambil berbicara.


[hey apa kalian takut hingga tak bisa bereaksi hahaha] kata salah satu dari mereka.


[hei hei kita dapat mangsa yang lumayan lihat tiga perempuan yang ada di dalam uhh kualitas mereka ajib] ah mereka salah paham bahwa vloid adalah perempuan.


[hey sudah bawa tiga gadis itu dan singkirkan sisanya,] saat seseorang yang sepertinya leader mereka memerintah demikian, salah satu dari mereka mendekat dan mengarahkan pedang pada ku apa yang ku lakukan hanya diam bukan karena takut karena kami ingin tau kekuatan mereka, mereka adalah npc tidak ada player di antara mereka hingga kami tidak bisa melihat status mereka bila belum enyerang kami, saat orang itu menebas penuh kemenangan satu detik kemudian mereka semua terdiam karena terkejut serangan itu mengenai telak pada luciel namun saat melihat hp yang terkuras tak lebih dari satu persenpun berkurang hingga di atas kepala mereka terlihat nama dan level mereka.


Level meraka sebenarnya lumayan rata rata memiliki level 25-30 namun yang membuat repot adalah jumlah mereka, untuk menangkap kami bertujuh bahkan mereka tak segan untuk mengerahkan seratus orang lebih bagaimana tak ada yang mau jalan ini kalau begitu.


Namun tetap saja kalau dihadapan luciel and the gang mereka hanya kecoa yang bergerak berbarengan melawan ibu ibu membawa semprotan anti serangga, kalian tau lah.


Setelah mereka sadar bahwa orang yang mereka serang bukan orang biasa pemimpin mereka memerintah kan semuanya untuk menyerang mereka bersamaan tapi telat kekuatan dan kelemahan sudah di ketahui oleh luciel and the gang, sebenarnya mereka diam bukan hanya mereka ingin mengukur kekuatan lawan mereka tapi mereka pun mengatur strategi dalam telepaty karena satu party bisa berkomunikasi tanpa berbicara hanya perlu mengaktifkan menu telepaty mereka bisa berkomunikasi, namun fitur ini memiliki kelemahan yaitu mereka tak bisa mensensor omongan mereka hingga bisa saja pikiran mesum mereka terdengar sama anggota yang lain jadi fitur ini agak kurang di minati.


Satu tebasan mereka pertama di lancarkan pada graynard yang ada di sebrang belakang dari luciel namun graynard tak tinggal diam dia memakai skill untuk menahan serangan sekaligus mementalkan mereka.


[reik! Sekarang!]


Setelah mengatakan itu reik langsung melesat di antara para bandit itu menyerang dengan kecepatan yang susah untuk di ikuti oleh mata, sebenarnya strategi mereka sangat simpel, graynad dan kurina seperti biasa menjaga kereta dan para perempuan di kereta, sedangkan reik mengeleminasi satu demi satu bandit dengan kecepatan penuh dan ten tu saja luciel menyerang ketua mereka karena mereka pikir dengan ketua mereka di sibukan dan tak di buat konsentrasi para anak buahnya tak akan berkoordinasi dengan baik hingga mereka akan tercerai berai dan reik tidak akan kesulitan membunuh mereka.


Perkiraan mereka memang benar dengan suport magic dan healing dari vloid dan hime koordinasi mereka jadi ancur sedangkan otak dari kelompok merak sedang kesusahan karena serangan dari luciel tak seperti yang di bayangkan oleh dia, serangan demi serangan dari luciel sangat berat dan ganas hingga pimpinan dari bandit itu terdesak dan meminta bantuan dari rekan yang berada di dekat nya namun.


[fighting aura!]


Sekejap mereka yang mendekat ke arah luciel dalam radius 50 meter langsung terdiam bahkan ada yang ter jatuh, mereka semua terkena stun dan fear yaitu status abnormal yang membuat mereka terdiam atau kehilangan kesadaran dalam beberapa waktu.


[si-sial, seberapa besar status fighting spirit dia? Hingga membuatku begini]


Namun tak lama setelah mengatakan itu luciel dengan dingin dan cepat menyerang dia tanpa berkata apa apa dan membuat ketua bandit itu lenyap jadi butiran cahaya, melihat itu para bandit yang tersisa berhamburan kabur dan ada juga yang memilih menyerahkan diri.


Kami akhirnya mengikat mereka semua dan berencana melaporkan mereka kepada penjaga kota, kami melanjutkan perjalanan menggunakan kereta tadi untung mengendalikan kereta di game tak terlalu susah jadi kami pun bisa berangkat, perjalanan kali ini sangat panjang dan melelahkan. Ahhk aku ingin makan nasi goreng!


.........


Haha aku terlalu bersemangat hingga tau tau chapter ini menyentuh angka 4000 kata hahaha.


Terimakasih masih mendukung cerita ini walaupun cerita ini mungkin sedikit kurang greget.


Dan satu lagi kalau ada saran dan masukan bisa langsung komen dibawah aku pasti baca kok. Jadi see you good bye


...Re:creator

__ADS_1


...


__ADS_2