
" loh kok lemes, ayo semangat. kalo tiara semangat besok udah bisa jalan loh." seru David dengan ciri khas suara yang dibuat buat.
akhirnya tiara tertawa, fisioterapi kali ini berjalan lancar dengan bantuan David.
selama sesi fisioterapi, tiara terus saja tertawa bahagia.
🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱
( author pov)
Akhirnya sesi fisioterapi tiara usai, Asih berencana menjenguk Ratna, sahabat karib nya yang belum juga siuman.
Seperti biasa, David selalu mencari alasan untuk bisa berjalan bersama asih. Kunjungan pasien, alasan yang selalu sama.
Setiba di kamar rawat inap Ratna, terlihat rayen suami Ratna berdiri kaku di depan kaca ruang ICU. Jenggot yang semakin panjang, rambut gondrong sungguh berbeda dari biasanya. Abdi negara, badan kekar, rambut cepak, bebas jenggot dan kumis.
Kini berbalik 180 derajat, tatapan sayu nya selalu memandang istri tercintanya.
" Ratna... " Bisik nya pelan, mata rayen menlotot ke depan.
Dari jauh deguban jantung Asih sunggu tak bisa di ajak kompromi, ia takut terjadi apa apa pada Ratna.
" Ratna.. " Teriak halus rayen.
Asih mempercepat langkahnya.
David yang mendorong kursi roda tiara, juga ikut berjalan cepat.
Sampai di depan pintu, semuanya kaget.
Ratna perlahan membuka kelopak matanya. Hal pertama yang di lakukan nya adalah memegang perut besar nya.
Setelah nya, ia melihat di sekitar. Hingga tatapan nya jatuh pada sang suami.
" Dokter... Dokter... " Teriak rayen tak sadar lagi jika David telah berdiri di samping dirinya.
__ADS_1
David memegang pundak rayen " Saya disini, sabar ya pak. "
David masuk ke dalam ruangan itu dengan pakaian khusus. Baik Ratna maupun rayen sama sama meneteskan air matanya. David memeriksa keseluruhan Ratna, kemudian ia menekan tombol emergency.
Para suster berlarian datang, biasanya di dalam ruangan ini di siapkan seorang perawat penjaga. Untuk berjaga dan meminta bantuan jika dalam kondisi terdesak, tapi sepertinya penjaga hari ini tengah ke toilet. Sehingga tidak ada seorang pun yang berjaga disini, beruntung David ikut mengantar Asih, walaupun masih muda David adalah lulusan terbaik di angkatannya. Kemampuan nya tak perlu di ragukan, banyak pasien selamat di tangannya.
Para suster yang berlarian lantas mengusap dadanya setelah melihat dokter David berdiri di dalam sana. David memanggil mereka masuk ke dalam ruangan.
Beberapa suster senior masuk menggunakan pakaian khusus. Terjadi perbincangan di dalam ruangan, dan Ratna yang terus mengangguk yang sesekali mengusap air matanya.
Asih sibuk menelpon keluarga Ratna, rayen juga menelpon keluarga nya. Memberitahu kabar bahagia ini.
Lebih dari dua puluh menit dokter David bersama suster memeriksa Ratna.
Ucapan syukur terus saja keluar dari mulut rayen suami Ratna. Bahkan dirinya sempat sujud syukur di lantai rumah sakit. Hati ku tak hentinya berdoa mengucap syukur, masih tersisa kabar baik di kala banyak masalah yang datang.
Salah seorang perawat keluar dan memanggil rayen, untuk menemui dokter David.
Rayen masuk ke dalam menggunakan pakaian khusus. " Bagaimana istri saya dok? " Tanya rayen setelah berhadapan dengan David.
" Pak, istrinya alhamdulillah sudah kembali ke keadaan normal. Doa yang selalu bapak lantunkan akhirnya terjamah. Ibu akan kita pindahkan ke ruang rawat inap pasien ya pak, untuk keadaan bayi ny. Alhamdulillah sehat, gak ada kendala apa pun. Selamat pak, ibu sudah lepas dari masa kritis. Bapak bisa tenang sekarang, terimakasih ya pak, " David menjelaskan kepada rayen.
Penantian yang berujung kebahagiaan. Walaupun harus melalui cobaan yang begitu besar, namun kasih, cinta dan kesetiaan mengalahkan segalanya.
Ratna di pindahkan ke kamar rawat inap biasa. semua keluarga telah berkumpul, baik keluarga Ratna maupun keluarga rayen suami nya.
isak tangis, suasana haru memenuhi kamar rawat inap Ratna.
" nak, kamu siuman. mama.... hiks... mama sangat khawatir nak, " isak ibu kandung Ratna.
mertua Ratna, ibu rayen merangkul pundak besan nya. " sayang, sudah pulang dari rumah sakit. kamu tinggal di rumah mama aja ya, mama gak tenang ninggalin kamu sendirian lagi. mama mohon, tinggal sama mama ya? " pinta mertua Ratna sangat tulus.
semenjak Ratna hamil, mertua nya sangaaaaat memanjakan Ratna. apa pun yang di minta nya selalu di turutin mertuanya. Ratna sangat bersyukur, anak yang di kandung nya membawa kedamaian di rumah. mama mertuanya berubah, bahkan Ratna lebih di manja dari pada anak nya sendiri.
Ratna mengangguk, mengiyakan permintaan tulus mama mertuanya. senyum terpancar jelas dari wajahnya, suasana haru di ruangan ini membuat asih rindu kampung halamannya, rindu orang tua nya. Bahkan rindu di manja ibunda nya.
__ADS_1
Asih menggenggam sebelah tangan Ratna, " mbak, terimakasih telah kembali. Asih kangen mbak. " satu kata yang menghancurkan pertahanan hati asih, ia sedikit menyeka ujung mata nya. padahal sebelum memasuki ruangan ini, asih bertekad untuk tidak menangis.
Ratna mengusap tangan Asih, " makasih sih, kalo kamu gak datang tepat waktu. Mbak gak tau, mungkin mbak tidak bisa melihat kehadiran anak mbak. terimakasih asih, terimakasih. " seru Ratna masih dengan suara lemah nya.
semua meneteskan air mata bahagia, tak terkecuali David yang juga berada di ruangan itu. Dirinya lah yang terus berupaya, walaupun banyak dokter menyerah akan keadaan Ratna.
apa yang orang lain tinggalkan, orang lain anggap tidak bisa dan tidak mungkin. selama kita masih bernafas, artinya Tuhan punya rencana lain akan hidup kita, dan Tuhan punya sesuatu hal yang membutuhkan kita di dalam nya. itulah prinsip yang selalu di pegang David.
suami Ratna selalu berada di samping nya, genggaman tangan itu tak terlepas dari padanya.
duuk... satu tendangan dari perut Ratna membuatnya terdiam, mereka yang sedang mengobrol lantas berubah hening akan raut wajah Ratna.
" sayang kenapa? " tanya rayen cemas.
Ratna menoleh ke arah suaminya, air mata nya menetes. menambah cemas setiap orang yang ada di ruangan tersebut.
Ratna mengarahkan tangan rayen ke perutnya. lagi lagi tendangan itu terasa.
rayen memeluk Ratna erat, " terimakasih sayang, sekali lagi terimakasih masih berjuang untuk kami. terimakasih sayang " tangis rayen pecah, seorang perwira gagah menangis dalam pelukan sang istri. cinta sejati.
❄❄❄❄❄❄❄❄❄❄❄❄❄❄❄❄
up
up. up
sorry bnget kk kmrin gak sempet up, mati lampuuu 😭😭😭😭
d usahain hr ni double up, karena othor merasa bersalah... pdhal dah janji mau up tiap hr.
jangan lupa jempol nya ya ka. bergoyang sedikit semi sedikit hehe..
bergoyang ke love. ke like, ke comment, ke vote, ke + favorite. kalo masih kuat bergoyang dong ke gift 🤭🤭🤭🤭
gemoy deh..
__ADS_1
bye kk see you,
ada yg mau curhat, othor pendengar yang setia kq. 😁😁🥰😘