Istri Burik Berubah Cantik Karena Penghinaan Suami

Istri Burik Berubah Cantik Karena Penghinaan Suami
Sidang Adit.


__ADS_3

rayen memeluk Ratna erat, " terimakasih sayang, sekali lagi terimakasih masih berjuang untuk kami. terimakasih sayang " tangis rayen pecah, seorang perwira gagah menangis dalam pelukan sang istri. cinta sejati.


🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱


( Asih pov)


" Mbah, hari ini Asih titip tiara ya. Asih mau menghadiri sidang Adit. " Pintah ku pada mbah mina.


Kemarin siang, surat pemberitahuan untuk menghadiri sidang di kirim oleh jayden. Dalam surat itu di beritahu jika aku wajib hadir untuk memberikan saksi, dan juga sebagai korban dari kejahatan Adit. Karena kondisi tiara yang tidak memungkinkan untuk ikut, terpaksa tiara ku titipkan pada mbah mina.


" Iya sih, beres. Kamu jangan kasian sama siluman itu disana. Mbah gak ridho seandainya si Adit hukuman nya sedikit. Harus kasih kesaksian yang bener. Tau banget mbah kamu tu orang nya gimana. " Omel mbah mina yang sudah seperti ibu kandung ku sendiri.


Aku cengengesan mendengar nasihat dari mbah mina. " Iya mbah, asih bakalan kasih kesaksian yang bener. Asih juga sakit hati perlakuan Adit kepada anaknya tak bisa di toleransi. Kali ini biarkan dirinya dihukum, mungkin saja setelah keluar Adit bisa tobat. " Sahut ku, menenangkan hati mbah mina.


" Yo wis, kamu hati hati. Baju nya tiara sudah di masukin dalam ini ya? " Mbah mina mengangkat tas berisi perlengkapan tiara.


" Iya mbah, ini baju, ini yang lainnya, ini susu nya, ini cemilan. Ini semuanya asih bawa lebih banyak, sekalian untuk dodi ngemil. " Jelas ku membuka satu per satu barang yang ku masukan ke dalam ransel tiara.


" Hemm... Jadi kapan mau selametan rumah baru? "


Kami baru saja pindah dua hari yang lalu, ke rumah kecil seadanya, kali ini benar - benar satu rumah, bukan lagi bedeng atau kost an. Sungguh tak tahan jika terus terusan di ganggu oleh keluarga Adit. Terutama ibu nya, bahkan adik nya Tri mulai meresahkan, dirinya membuat banyak akun fake untuk meneror ku di sosial media, terutama di youtube yang mana aku masih aktif merekam disana. Setelah cukup lama dan meresahkan, salah seorang teman jayden , IT yang terkenal membantu ku memblok akun - akun fake Tri.


" Masih nunggu teman Asih pulih normal mbah, nanti Asih kabarin kalo mau selamatan rumah. Mbah siap - siap aja repot hehe... " Cengir ku melihat raut lucu mbah.


" Jam berapa kamu mau pergi Asih, nanti telat, nanti gak ada saksi gak jadi di hukum siluman itu. Ayo sana pergi, tapi harus Adil kamu ya, jangan kasian sama bajingan itu. Inget dulu kamu di perlakukan nya gimana. Di siksanya, di caci maki nya, inget ya. Jangan lembut - lembut, " Lagi mbah mina mengingatkan ku.


Benar, aku adalah tipe wanita yang gak tegaan. Walaupun sudah di sakitin, tapi kadang aku masih bisa memaafkannya jika melihat orang yang menyakitiku menderita, bahkan sampai ketiban musibah. Bodoh, iya benar tapi aku merasa jika dirinya orang yang menyedihkan, bahkan aku juga bisa menolongnya walaupun dirinya baru saja melakukan sesuatu yang jahat kepada ku.


" Iya mbah, sayang mbah deh. " Jawab ku sembari memeluk mbah mina, bau minyak angin ciri khas orang tua terpancar dari tubuh tua mbah mina.


" Asih. Maaf mbak gak sengaja dengar pembicaraan mu sama mak e, beneran kamu menghadiri sidang Adit? " Tanya mbak dewi, ia menarik kursi duduk di samping ibu mertuanya.

__ADS_1


Aku mengangguk " Iya mbak, kemarin dapat surat dari pengadilan. disuruh menghadiri sebagai saksi. " jelas ku pada mbak dewi.


mimik wajah nya berubah cerah, " mbak ikut ya, mau liat gimana nasip uong edan satu itu. " pinta mbak dewi antusias.


" iya bener juga, kamu temeni asih sana. mamak khawatir kalo Asih sendiri dia bakal kasihan sama siluman satu itu. urusan anak anak nanti mamak yang urus ". Aku juga ikut menganggukan kepala mengiyakan usulan mbah mina.


mata mbak dewi berbinar binar, " oke. mbak mu ganti baju dulu, mau pake baju warna merah. bahagia sekali rasanya ngeliat bajingan itu masuk penjara, " ujar mbak dewi, di sambut gelak tawa kami ber dua.


....


kami telah sampai di kantor pengadilan, dan benar saja mbak dewi memakai pakaian merah menyala. pikir ku, hanya bualan nya saja. pakaian mengundang mata semua orang, baik dari hills, gamis, serta jilbab, dan tak lupa tas yang juga berwarna senada merah.


jayden memberitahu jika ia telah menyiapkan seorang pengacara yang akan membantu ku.


" maaf dengan ibu Asih? " tanya seorang pria berpakaian sangat formal mendekati kami.


" iya, maaf bapak kenal saya? " tanya ku balik, yang benar saja. perasaan aku tak punya teman maupun kenalan yang berpakaian sangat formal.


ia mejulurkan tangan nya kepada ku, refleks uluran tangan nya kusambut balik. " saya Thomas, pengacara ibu yang akan membantu ibu dalam kasus penculikan anak ibu, saya di kirim oleh pak jayden untuk membuat ibu menang atas kasus ini. " jelas Thomas.


" sama sama bu, mari kita menuju ruang sidang nya. " Thomas menuntun di depan kami.


........


Adit keluar mengenakan baju bertuliskan tahanan, raut wajah sayu nya memandang tajam ke arah ku.


pandangan dendam, tidak suka terpancar jelas dari wajahnya. ia duduk di depan hakim.


semua tuduhan yang di lontarkan hakim, Adit hanya mengangguk. tatapan tajam nya sangat bertolak belakang dengan perkataan nya sekarang.


ia seperti mengakui semua perbuatan jahatnya tanpa membantah sedikit pun. Bahkan mbak dewi yang duduk bersebelahan dengan ku ikut heran melihat pemandangan di depan kami.

__ADS_1


sidang berjalan lancar, tapi di akhir sidang tatapan kami bertemu. Tatapan Adit yang semula biasa saja bahkan terkesan seperti orang berdosa berubah tajam. mulutnya mengatakan seakan akan ingin membalas dendam. " lihat saja kamu nanti. " kalimat terakhir sebelum Adit benar benar hilang dari pandangan kami.


" Asih.. "


" Asih.. "


" hey Asih. " aku terkejut ketika mbak dewi menyentuh bahu ku.


" maaf, apa mbak? " tanya ku


" kamu ini, mbak panggil dari tadi. kenapa ngeliatin bajingan itu gitu banget, gak usah kasihan ya. kamu udah tersiksa sih, saat nya dia yang menjalani karma nya. menelantarkan anak istri, bahkan mau menculik anak nya sendiri. Memang edan itu orang, sudah. Mbak bahagia banget, sebenarnya gak boleh sih bahagia di atas penderitaan orang lain. tapi ngerasa pantes aja gitu kalo si Adit bisa dapat balasan atas pernyataan nya. moga aja beneran bisa tobat setelah keluar dari lubang buih. " aku ikut mengangguk mengiyakan perkataan mbak dewi.


iya, biarkan Adit merasakan hidup di penjara. semoga saja ada hikmah di balik semua ini, dan semoga saja setelah keluar dari penjara Adit bisa berubah menjadi orang yang lebih baik lagi. Amin. doa ku dalam hati


❄❄❄❄❄❄❄❄❄❄❄❄❄❄❄❄❄❄❄❄


up


up


up


😁😁😁😁


seperti biasa, jangan lupa meninggalkan jejak ya kk 😁


kemarin karya ini sempat masuk rekomendasi kontrak baru, othor tidak akan bisa sampai disini kalo bukan karena kk semua. mksi banyak kk 🙏.


terimakasih atas dukungannya, dan jempol nya juga 😁😅


di real life, othor penjual makanan. jadi up nya kadang suka gak tepat waktu 😭

__ADS_1


maaf ya ka 🙏, tapi di usahain up tiap hr.


love you always guys 🥰


__ADS_2