Istri Kesayangan Tuan CEO

Istri Kesayangan Tuan CEO
Bebek


__ADS_3

Paginya...


Lily terbangun, ia tak melihat angga. Ia pun memilih untuk membersihkan diri, dirinya terasa lengket karena lemburrr. Lily masuk kamar mandi, ia pun memulai segala ritual mandinya.


“Ihh suka banget bikin cap di sini, dasar” ucap lily sambil memegang tanda merah di dadanya dan diperut.


Lily keluar kamar mandi. “Ceklekk” bunyi pintu dibuka.


“Selamat pagi nyonya lily jayadiningrat” ucap angga sambil membawa sarapan.


“Ehh mas angga ko dah nyiapin sarapan?” Ucap lily


“Ngga ko, ini bibi yang buatin aku bawa kekamar aja” ucap angga


“Owh, aku pake baju dulu” ucap lily


Beberapa menit kemudian lily selesai.


“Nich makan yang banyak biar kalian sehat” ucap angga sambil menyuapi lily


“iyaacch” Ucap lily


“eh kamu hari ini kan libur buat persiapan wisuda” ucap angga


“iya emang ada apa mas?” tanya lily


“kamu mau pake Baju wisuda yang dari kampus atau buat sendiri? Kalo buat sendiri aku temenin, nanti ke desainer yang profesional, dan harus pake bahan yang limited edition” ucap angga (disini kampus lily menyediakan pakaian bagi para wisuda).


“Eee... Buat sendiri aja sih mas. Soalnya lebih pas kalo buat sendiri. Mita sama Vany juga buat sendiri” ucap lily


“Baiklah kita ke desainer, habis makan langsung berangkat yahh” ucap angga sambil menyuapi lily lagi


“hemm” lily hanya berdehem karena takut tersedak


“ajakin Mita Sama Vany Nanti aku yang bayarin” ucap angga


“iyaa aku kabarin dulu”


Lily pun menelpon kedua sahabatnya dan memberitahu mereka agar ikut bersamanya ke dasainer baju.


“tenang soal biaya ditanggung sama suami aku” ucap lily


“beneran ly?” Tanya Mita dan Vany

__ADS_1


“iyaa dia yang nyuruh aku ngajak kalian, dan biayanya dia yang tanggung” jawab lily


“oke kita kerumah kamu sekarang yah!” ucap Mita dan Vany


“okee ditunggu” ucap lily dan menutup telponnya.


“gimana mereka, ikut nggak?” Tanya angga


“iya mereka ikut, malahan lagi dalam perjalanan kesini” ucap lily


“baguslah lebih cepat lebih baik” ucap angga


Angga dan lily menunggu diteras rumah. Tak lama Mita dan Vany pun sampai.


“yoo langsung aja berangkat” ucap angga


“okee” ucap ketiga wanita itu


Didalam mobil.


“Kalian tau gak? Axel sama ariel ku ajak buat nemenin kalian fitting baju wisuda” ucap angga


“ah masa sih ko axel gak ngasih tau?” ucap Vany


“owh” ucap mita


20 menit kemudian mereka sampai di butik yang terkenal akan kualitas bahanya. Kedatangan mereka tak luput dari pandangan wanita. Disisi lain mereka sudah ditunggu oleh axel dan ariel.


“Hallo my beb” ucap axel pada Vany


“hallo bebek!” ucap Vany


“Hahahaha” mereka tertawa mendengar itu kecuali axel.


“Iyaaa...iyaaa maaf yah. Habisnya jangan manggil ‘beb' mulu aku geli” ucap Vany


“iya terus aku manggil apa sama kamu?” tanya axel pada Vany


“panggil aja sayang” jawab Vany


“iya sayangg” ucap axel


“nah gitu dongs” ucap axel

__ADS_1


Mereka pun masuk kebutik. Yang rencana awal biaya akan ditanggung oleh angga semua kini para laki-laki itu membayarkan sendiri untuk pasangan mereka.


Kebersamaan mereka tak luput dari pengawasan sesosok wanita. Melihat angga pergi menuju kamar mandi. Ia tak membuang kesempatan. Ia memilih untuk mengikuti angga.


10 menit kemudian.


“eh mas angga ko lama di kamar mandinya?” batin lily


“eh aku nyusul mas angga dulu yah” ucap lily


“iyaa” ucap mita dan vany


Saat sampai dikamar mandi ia melihat pemandangan yang menyayat hatinya. Bagaimana tidak, ia melihat suaminya yang sedari tadi ditunggu malah sedang ciuman bersama seorang wanita dan lebih mengejutkan lagi wanita itu adalah Rebecca. Air mata lily mulai tumpah.


“mass...” panggil lily pada angga dengan suara lirih. Lalu pergi dengan cepat.


Tapi suara lily dapat terdengar oleh angga. Angga langsung mendorong Rebecca.


“angga tunggu!” ucap Rebecca


“kamu nih apa-apaan sih. Main cium aja! Ingat! Yah Rebecca ingatt! Kita ini Cuma temen dan istri aku tuh Cuma lily!” ucap angga berapi-api lalu pergi meninggalkan Rebecca


“tak sia-sia aku bersabar selama ini. Mungkin sebentar lagi lily akan menggugat cerai angga. Dan setelah ituu boomm angga jadi milik aku seorang” ucap Rebecca yakin


“mit, van temenin aku pulang” pinta lily


“emang kenapa ly?” tanya mita


“udah ayo pulang aja” ucap lily sambil menarik kedua sahabatnya.


Mereka bertiga pulang kerumah lily menaiki taksi.


“eh lily mana xel?” tanya angga


“udah pulang! Dah gitu ngajak Vany lagi” jawab axel ketus


“haa itu benar. Ganggu orang pacaran ajah” ucap ariel


“eh emang kenapa ko lily tiba-tiba lily pen pulang?” Tanya ariel


“lily salah paham. lily liat aku dicium Rebecca di kamar mandi. Dia ngiranya kita ciuman. Padahal aku juga korban” ucap angga lalu bergegas mengikuti taksi yang membawa lily.


“Eh kita ikut angga yo, pacar kita kan juga ada disana” ucap axel

__ADS_1


“yaudah ayo” ucap ariel


__ADS_2