Istri Kesayangan Tuan CEO

Istri Kesayangan Tuan CEO
Majikan baik


__ADS_3

Saat sampai dikamar mandi ia melihat pemandangan yang menyayat hatinya. Bagaimana tidak, ia melihat suaminya yang sedari tadi ditunggu malah sedang ciuman bersama seorang wanita dan lebih mengejutkan lagi wanita itu adalah Rebecca. Air mata lily mulai tumpah.


“mass...” panggil lily pada angga dengan suara lirih. Lalu pergi dengan cepat.


Tapi suara lily dapat terdengar oleh angga. Angga langsung mendorong Rebecca.


“angga tunggu!” ucap Rebecca


“kamu nih apa-apaan sih. Main cium aja! Ingat! Yah Rebecca ingatt! Kita ini Cuma temen dan istri aku tuh Cuma lily!” ucap angga berapi-api lalu pergi meninggalkan Rebecca


“haha tak sia-sia aku bersabar selama ini. Mungkin sebentar lagi lily akan menggugat cerai angga. Dan setelah ituu boomm angga jadi milik aku seorang” ucap Rebecca yakin


“mit, van temenin aku pulang” pinta lily


“emang kenapa ly?” tanya mita


“udah ayo pulang aja” ucap lily sambil menarik kedua sahabatnya.


Mereka bertiga pulang kerumah lily menaiki taksi.


“eh lily mana xel?” tanya angga


“udah pulang! Dah gitu ngajak Vany lagi” jawab axel ketus


“haa itu benar. Ganggu orang pacaran ajah” ucap ariel


“eh emang kenapa ko lily tiba-tiba lily pen pulang?” Tanya ariel


“lily salah paham. lily liat aku dicium Rebecca di kamar mandi. Dia ngiranya kita ciuman. Padahal aku juga korban” ucap angga lalu bergegas mengikuti taksi yang membawa lily.


“Eh kita ikut angga yo, pacar kita kan juga ada disana” ucap axel


“yaudah ayo” ucap ariel


Lily sudah sampai dirumah. Perasaan sakit masih menggerogoti hatinya. Mita dan vany memilih mengikuti lily lantaran khawatir dengan keadaan lily.


“ly sebenernya ada apasih?” tanya mita


“mas angga..... Mas ..... Anggaa... Ciuman sama..... Rebecca..” jawab lily sesenggukan


“ha ko bisa?” Tanya Vany


“aku... Ju...juga ngga ta...tau..” jawab lily


“yaudah jangan dipikirin terus positif thinking aja. Mungkin Mas angga dijebak sama perempuan itu!. Udah jangan dipikiran yah kasian dede bayi” ucap mita menenangkan lily


Lily tak menjawab. Tiba-tiba angga masuk.


“ly maafin aku..” ucap angga

__ADS_1


Mita dan Vany pun langsung keluar dari kamar lily. Bertemu dengan pasangan mereka. Kedua pasangan itu memilih langsung pulang karena kondisinya yang tidak memungkinkan untuk bertamu.


“Ly maafin aku” ucap angga


“Mas angga jahat!” ucap lily


“mas angga gak mikirin aku sama dede bayi, kanapa sih mas? Aku kurang apa?” sambung lily sambil menangis


“bukan gitu sayangg aku itu dijebak sama Rebecca.


Rebecca berencana menghancurkan pernikahan kita. Makanya dari itu dia bikin aku seolah-olah sedang nyium dia padahal aku juga korban”.ucap angga yang telah tau sifat asli teman masa kecilnya yaitu Rebecca


“Maafin aku yah?” ucap angga


“hemm” jawab lily sambil menyeka air matanya


Keduanya kini tertidur pulas diatas ranjang. Jam menunjukan pukul 15.00 pm


“mas bangunn” ucap lily


“ hawm apa sayang?” ucap angga


“bangguun aku ngidam...” ucap lily


“Hem? Ngidam apah?” tanya angga


“pengen.... Ha! pengen Roti bakar, bakso sapi, sama seblak” jawab lily


“iya nanti jam 5 kita keluar” ucap angga


“asyikk aku mau nonton drakor sambil ngemil dulu” ucap lily


Lily beranjak menuju ruang tamu sambil membawa 1 toples penuh camilan. Tak terasa jam menunjukan pukul 4.


“Eh dah jam 4 aja. Siap-siap dulu kali yach” ucap lily pada diri sendiri.


Lily pun masuk kamar dan mempersiapkan diri. Mandi, memakai parfum, tapi tidak memakai make up karena sudah malam apalagi tempat yang akan dikunjungi adalah alun-alun kota bukan Restoran.


“Mas kamu dah siap belum?” tanya lily


“udah yok berangkat” jawab angga


Mereka pun berangkat menuju alun-alun kota. Mereka mencari penjual Roti bakar. Setelah itu bakso sapi, dan yang terakhir seblak. Angga sengaja membeli agak banyak entah mengapa dirinya juga ikut ngidam.


Setelah membeli semuanya mereka pun pulang. Sampai dirumah pukul 18.30 pm


“hah! Akhirnya sampai juga. Yuk kita makan” ajak lily pada angga


“yuk!” Ucap angga

__ADS_1


“Sini tuan biar saya bantu” ucap Bi sari


“ngga usah bi. Nah kebetulan, nich kita beliin bakso sama roti bakar buat bibi” ucap angga sambil memberi kantong plastik yang berisi bakso dan Roti bakar. Angga membelikanya karena dia sengaja menyuruh Bi sari Tidak memasak karena dia mau pergi keluar untuk membeli makanan.


“wahh makasih den” ucap bi sari. Bi sari pun beranjak pergi.


“eh mau kemana Bi?” tanya lily


“mau ke belakang nyonya. Mau makan” jawab Bi sari


“makan bareng disini aja bi” Ucap lily


“Emang boleh tuan?” tanya Bi sari pada angga


“ya boleh lah. Bisarikan sudah kita Anggap seperti keluarga sendiri” jawab angga


“yaudah bibi ambilkan piring dulu yah nyonya misi” ucap Bi sari sambil berjalan menuju dapur untuk mengambil piring dan gelas berisi jus jeruk.


Meraka pun makan seperti keluarga kecil yang bahagia.


“Selama aku belerja menjadi ART, baru kali ini saya mendapat majikan sebaik tuan dan nyonya” ucap bi sari


“ahh bibi berlebihan deh. Nanti kalo kita terbang gimana?” ucap lily


“kalo terbang, seperti layangan putus dong. Kan ngga ada benangnya” ucap angga


“hahaha” mereka bertiga tertawa renyah.


Selesai makan lily dan angga masuk kekamar. “Kita masuk ke kamar dulu ya bi” pamit lily


“iya nyonya biar ini jibi yang nyuci” ucap Bi sari


Di kamar lily dan angga


“hahh capek juga yah keliling alun-alun buat menuhin kemauan bumil” goda angga


“heh berarti kaku gak ikhlas gitu?” tanya lily dengan ketus


“oh tentu iklhas lahir batin” jawab angga


“dah lah mau ganti baju dulu” ucap lily


Lily pun berganti baju tidur. Angga berganti baju didalam kamar sementara lily di ruang ganti.


“yok tidur besok ada acara loch. Dan aku ikut papa mama sama ibu juga ikut” ucap angga pada lily


“Lahh? Kaya acara keluarga dong jadinya. Hahaha” ucap lily


“iya axel sama ariel juga mau ke perpisahan katanya mau lang ngelamar Mita sama Vany dah kebelet katanya haha” ucap angga

__ADS_1


“hahaha” mereka tertawa dan tak lama mereka tidur berpelukan. Angga tidak memakai baju. Angga hanya memakai celana dan bertelanjang dada. Semenjak lily hamil, lily meminta pada angga agar tidur bertelanjang dada. Lily sangat suka bau badan angga, apa lagi postur tubuh angga yang atletis sekarang menjadi mainan liky sebelum tidur ia mengelus, mencubit, bahkan pernah menggigit dada dan perut angga.


__ADS_2