
Axel langsung mengabari mama papanya bahwa dia akan segera menikah mendengar itu orang tua Axel langsung buru-buru pulang ke Indonesia. Orang tua axel saat ini sedang berada di Amerika sedang liburan.
“eh pulang yuk! Mama capek nich” ucap Vega
“owh, yaudah kita pulang dulu yah” pamit angga
“iyaa” jawab Axel, ariel, mita, dan vany
“dahh...” ucap lily melambaikan tangan
Arjuna, Vega, Dan Dina menyempatkan untuk mampir kerumah angga. Angga dan Lily pulang kerumah. 35 menit kemudian mereka sampai.
“ayo masuk” ucap Lily
“iyaa” ucap mereka
“Aku mau pamit ganti baju dulu yah...” pamit lily
“iyyaaa, mama juga tau gerah kan?” Tebak Vega
“iya hehe” ucap Lily membenarkan
Lily pun pergi kekamar untuk berganti pakaian.
“Ffyuhh... Akhirnya selesai juga acara hari ini” ucap lily selesai berganti pakaian.
“eh bentar-bentar ini kocks. Loh Kok udah gede aja nich 2 dede bayi, gak sabar deh nunggu kalian keluar” ucap lily sambil mengelus perutnya yang sudah keliatan. Lily tidak begitu memperhatikan perutnya karena begitu antusias dengan acara wisudanya.
Lily pun keluar kamar. Saat sampai diruang tamu.
“eehh udah kelatan aja nich perutnya” goda Vega
“eh iya mah, aku juga baru nyadar tadi saat ganti baju” ucap Lily
“Angga! Coba liat dech, perut lily udah keliatan besar” Ucap Vega pada angga.
Angga yang sedang berbincang dengan arjuna, langsung segera menghampiri Vega.
“ada apa mah?” tanya Angga
“ini liat dech perut lily udah keliatan” ucap vega sambil menunjukkan perut lily
“loch kok lohhhh. Tadi ngga keliatan loch, koks bisa gituch?”
__ADS_1
“ohh mungkin nggak keliatan. soalnya ngeliatnya wajah Lily yang cantik” tambah angga sengaja menggoda lily
“ih apaan sich mass” ucap lily
“hahaaha” melihat lily malu semua orang tertawa lepas.
“ihhh ko pada kaya gitu sich. Aku kekamar dulu” ucap lily
Melihat lily kekamar Vega langsung mencubit angga.
“Awhh sakit mahh apaan sich” pekik angga
“gara-gara kamu lily jadi ngambek tuh. Cepet tenangin dia!” ucap Vega
“iya nak. Lily kalo ngambek Keinget terus loch. Soalnyanya Zodiak lily Cancer!” tambah Dina
“waduh aku lupa kalo Zodiak lily Cancer. Ya udah aku kekamar dulu nenangin lily” ucap angga sambil berlari menuju lantai 2 dimana kamarnya dan lily berada.
“Angga kita pulang dulu yach. Sampein salam kita sama lily!” ucap Dina. Arjuna, Vega ,dan Dina pun pulang.
Ceklekk pintu terbuka. Lily yang melihat itu langsung pura-pura tidur. Lily menutup tubuhnya dengan selimut.
“Ly? Udah jangan ngambek aku Cuma berkata yang seyuyur-yuyurnya kalo kamu cantikk” ucap angga membujuk lily
“sejujur-jujurnya kalo kamu cantikk” ucap angga
“masaa?” ucap lily membuka selimut. Namun ia kaget karena baru saja membuka selimut dan baru satu kata yang keluar dari mulutnya. Ia langsung di cium oleh angga. Lily melotot, rasa ingin membalas angga pun memenuhi hatinya. Ia sengaja mengikuti alur yang dibuat oleh angga. Mereka menuju permainan inti. 1 jam berlalu. Kini tinggal lily membalaskan apa yang diperbuat angga tadi. Saat angga memcapai pelepasannya, Lily menunggu angga selesai mengeluarkan susu lental manisnya. Setelah merasa angga sudah selesai.
“ sini masss” ucap lily dengan nada genit
Tanpa curiga angga pun berbaring disamping lily. Dan tiba-tiba, lily bangkit lalu lily menyerang angga dengan mengulum senjata angga yang sudah mencapai pelepasan. Angga sebisa mungkin tidak berteriak. Ada rasa linu, cenat-cenut, dan rasa ingin melayang bercampur menjadi satu. “ly....ly.... Be...ber...he...ntiiii...awfh...” Rintih angga
“ini akibar mencium istri tampa izin, aku hanya membalas perbuatan mu tadi” ucap lily
“i...ya...A...ku...ngak...ku....kalah!” ucap angga
“Nah gitu dong” ucap lily sambil mengakhiri balas dendamnya.
Sebagai laki-laki normal, angga merasa sangat tersiksa jika baru saja mencapai pelepasan, tapi masih diulum. begitu ngilu sampai tak mampu berjalan.
Mereka bedua pun tertidur setelah melalukan pergulatan Ranjang mereka. Ralat lebih tepatnya mereka berempat, Angga, Lily, dan kedua babynya, yah walau pun belum lahir bisa dikatakan mereka tidur berempat.
✧◝(⁰▿⁰)◜✧
__ADS_1
Lily terbangun.
“mas bangunn...masss” ucap lily
“apa sih cayang’s” ucap angga
“pengen makan mie ayam sama martabak manis” ucap lily sambil memasang muka memelas
“ihhh ngidam lagi nich bumil gemesh dech” ucap angga sambil mencubit hidung lily
“eh sekarang jam berapa?” tanya angga
“jam 19.00 pm” jawab lily
“ya udah mandi dulu, setelah itu cari pesanan kamu” ucap angga sambil berjalan menuju kamar mandi
“mass mau mandi bareng” ucap Lily
“ayo” ucap angga menyetujui
“Asyikk haha” ucap lily
Mereka pun mandi bersama. Membantu menggisokkan di area yang tidak bisa dijangkau oleh diri sendiri. Lily menggoda angga...
“Mass gosokin disini dong” ucap lily selolaj menunjuk kearah dada.
“Ih kan otak mesum” ucap angga
“apaan sih mas. Minta digosokin perutnya, baby kita pengen disentuh sama dadynya. Jadi siapa yang mesum disini ha?” ucap lily
“iya iya sini ku gosokin” ucap angga
Angga merasa tak terkendali melihat kemolekan tubuh lily hingga terjadi 1 ronde di kamar mandi.
“Mas udah kalo nambah. Gimana pesenan baby kita” ucap lily
“oh iya. Kamu sich pake acara gosokin segala” ucap angga
“ya udah cepet nanti keburu malam”
Jam menunjukan pukul 21.00 pm
Pesanan lily sudah dibelikan oleh angga. Lily tidak ikut karena angga tidak tega melihat lily kelelahan, diacara wisuda ia mengikuti serangkaian acara, dirumah ia harus melayani Dirinya hingga beberapa ronde.
__ADS_1