Istri Kesayangan Tuan CEO

Istri Kesayangan Tuan CEO
Hari pernikahan dan malam pengantin


__ADS_3

✯Hari berganti hari kini sudah waktunya hari pernikahan✯


“ly ini make up artist yang didatengin calon mertua kamu”ucap dina pada lily


“kenalin mba nama saya Rena, saya akan merubah wajah mba secantik bidadari”ucap Rena sang make up artist


Lily menjawab dengan anggukan dan senyuman


Rena mulai memakai setiap peralatan make up, sapuan demi sapuan di wajah mulus lily.


“Okeehhh.. selesai, wah cantik banget liat deh mba” ucap Rena sambil menatap wajah lily di cermin


Sejujurnya lily bingung harus bersikap seperti apa antara sedih, bahagia, dan haru bercampur jadi satu.


Keluarga mempelai pria sudah datang. Angga sudah duduk di depan penghulu.


“apakah mempelai wanitanya udah siap?” tanya penghulu


“iya bentar saya panggil” ucap Dina


“lily udah siap apa belum Ren?”tanya dina pada rena


“udah, liat cantik banget kan”ucap rena


“waahh anak mama cantik banget” puji dina pada lily


Lily menanggapinya dengan senyuman


“ayo li kita turun, dah ditunggu penghulu” ucap dina


Dina dan lily turun semua mata tamu undangan tertuju Pada mempelai wanita yang sangat cantik bak bidadari.


“Gilaaaa cantik juga ni calon istri gw” batin Angga yang terpana dengan kecantikan lily

__ADS_1


Lily duduk disamping angga, rangkaian pernikahan pun selesai. angga mengucapkan ijab kabul dengan 1 tarikan nafas. Kini mereka berdua sudah sah menjadi sepasang suami istri. Lily mencium tangan angga sesuai arahan Dina, dan angga lun mencium kening lily.


Kini para tamu undangan sudah pulang.


“fyuhh... Selesai juga yah jeng” ucap vega


“iya jeng, tapi saya ada 1 permintaan” ucap dina


“apa jeng” tanya vega


“bolehya mereka berdua nginep dulu di rumahku” pinta dina


“ya boleh lah “ ucap vega.


“Aaa .. makasih jeng kamu emang besty sekaligus besan” ucap dina antusias


“Angga kamu nginep disini yah, nanti pakaian ganti kamu dikirim sopir” ucap vega


“iya mah” jawab angga


“iya mah” jawab lily terpaksa


Angga terpana pada kamar lily yang begitu rapi dan bersih. Tidak seperti kamarnya yang selalu berantakan.


“ngapain kamu liatin kamar aku kaya gitu!” tanya lily ketus


“gak papa” jawab angga cuek


Lily memilih masuk kamar mandi untuk membersihkan dirinya tapi ia lupa 1 hal, ia tak bisa melepas sleting gaun pernikahannya.


“aduh gimana nich masa gw minta tolong sama angga. Nanti kalo dia macam-macam gimana, ah gak papa lah dia juga udah jadi suami gw” batin lily


“mas mas angga” panggil lily

__ADS_1


“apa?” jawab angga


“Minta tolong bileh ngga? Anu... Ee... Anu... “ucap lily yang bingung bagaimana mengatakanya


“anu.. anuu.. anu apa? Yang jelas kalo ngomong”jawab angga ketus


“tolong bantuin lepasin sleting gaun ini!” ucap lily dengan mata tertutup


Angga tertegun merasa tak percaya.


“Kok malah bengong, bantuin cepat”ucap lily ketus


“iyyaa bawel” jawab angga


Angga mulai melepas sleting gaun milik lily, ia terpana dengan kulit putih bersih milik lily. Tak terpungkiri senjata angga sudah tegang walau hanya melihat kulit lily. Entah dorongan dari mana ia malah mendekatkan wajahnya pada tengkuk lily dan mulai menciuminya.


“ihhh mass mau ngapain”tanya lily


“lo udah bikin senjataku bangun lo harus tanggung jawab” jawab angga


“Haa mampus mungkin ini saatnya gw kehilangan status gadis ku”batin lily


Dan entah bagaimana lily juga terbuai dengan sentuha lembut angga, hingga tak terasa pakaian lily sudah di lantai semua. Angga tengah bersiap menuju permainan inti. Ia mulai melepas pakaian nya, kini sehelang benang pun menempel di tubuh angga. Wajah lily memerah melihat penampakan didepannya, Tubuh angga yang atletis+roti sobek+senjata yang bediri tegak.


Angga membuka kedua kaki lily dan memposisikan senjatanya ke arah sarangnya, perlahan namun pasti senjata angga masuk ke sarangnya hingga terdengar lenguhan


“Akhhh shhhs sakit mass” ucap Lily


“tahan ya sayang, rileks aja jangan tegang” jawab angga sambil mendorong senjatanya


“Sleepp” angga berhasil menerobos dinding keperawanan lily


“makasih sayang” ucap angga sambil menggoyangkan punggungnya

__ADS_1


30 menit, 1 jam , 1 jam 30 menit sudah mereka lalui


Lily mencapai pelepasan 2 kali. Sekarang giliran angga yang mencapai pelepasan. Angga mempercepat ritme goyangannya, hingga akhirnya “Crroott...4 kali tembakan lava didalam” ya angga memang melepaskannya di dalam, karena dirasa iya sudah siap menjadi seorang ayah. ಡ⁠ ͜⁠ ⁠ʖ⁠ ⁠ಡ


__ADS_2