
Di dalam Cave.
“Itu mereka. Aduh jadi dag-dig-dug nich” ucap axel
“gini aja dag-dig-dug gimana kalo nikah nanti. Udah pingsan kali” ucap ariel yang menutupi bahwa dirinya juga merasa gugup.
“Nah tuh mereka” ucap axel. Ariel pun melihat ke arah yang dimaksud axel
Mereka pun duduk.
“eh ly kita pindah kemeja sebelah yu” ajak angga
“ayo” jawab lily
Angga dan lily pindah ke meja sebelah meninggalkan 4 orang yang sedang masa pendekatan.
“kalian mau makan apa?” tanya axel
“coba liat menunya dulu” pinta Vany
“nich” ucap axel sambil memberikan daftar menu
“eee.. enaknya makan apa ya, kalo kamu mau pesan apa mit?”tanya Vany pada mita
“aku spaghetti, pizza, sama minumnya jus jeruk sama makanan penutupnya semangka aja” jawab mita yang tidak ragu-ragu minta banyak.
“aku samaan aja lah” ucap Vany
“Okeh gw pesenin dulu” ucap axel yang mendengar apa pesanan mereka.
Tak lama makanan tersaji di meja mereka. Mereka pun mulai makan. Setelah makan mereka mengadakan dansa dengan pasangan moment ini yang ditunggu oleh Axel dan ariel yang ingin mengutarakan perasaan mereka pada pujaan hati mereka.
Saat sedang dansa. Tiba-tiba axel berhanti dan mengeluarkan kotak warna merah dan membukanya sambil berjongkok dihadapan Vany.
“Vany.. apakah kamu mau menjadi pasangan sehidup semati untukku?, Maukah kamu menemaniku dalam suka dan duka dalam hidupku?” ucap axel
Vany meneteskan air mata karena merasa terharu. Axel pun menyeka air mata tersebut. “jangan nangis, apa kamu ngga suka sama aku?” tanya axel.
__ADS_1
“aku suka sama kamuu. Ya-iya aku mau jadi pasangan kamu” ucap Vany sambil terisak.
Mareka pun berpelukan. Kejadian yang sama pun terjadi pada ariel dan mita. Malam ini adalah malam terindah bagi mereka berempat. Sementara angga dan lily berencana mau pulang.
“Eh guys kita mau pulang dulu, lily gak enak badan” ucap angga
“iya hati-hati kalian yah. Jagain lily, Liat tuh lily pucat banget” ucap Vany
“iya. Kalian jan macem-macem loch. Kalian belum sah” goda angga
“iyaa kami juga tau batas. Apa lagi kita jalur fakultas hukum jadi tau tentang hukum” ucap Mita
“yaudah kita pulang dulu” ucap angga
“Iyaa” ucap mereka berempat.
Angga dan lily pun pulang. Tak lama mereka sampai dirumah. Angga menggendong liky yang tertidur di mobil.
“ly...ly... kamu kecapean kayaknya. Kamu mengatur rencana makan malam. Kamu jadi gak istirahat” ucap angga dalam hati sambil menatap wajah lily yang cantik di gendongannya. Yah memang acara makan malam itu lily yang mengatur. rasanya aneh bagi axel dan ariel yang mengatur, apalagi mareka tidak tahu selera pasangan mereka.
PAGI HARINYA.
Lily melihat disampingnya ada angga yang tertidur. Lily memberanikan diri untuk memegang dan mengelus muka angga. Tiba-tiba...
”hayoo mau ngapain” ucap angga dengan mata yang masih tersegel
“lah. Mas angga dah bangun?” tanya lily
“ya. Aku terbangun oleh hoam panjangmu” jawab angga sambil mendekatkan bibirnya pada bibir lily. Tiba-tiba ...
“ Kkkhhooeekkk” lily berlari ke kamar mandi
“Kamu kenapa ly?” tanya angga sambil menghampiri lily dikamar mandi
“ngga tau tiba-tiba mual. Mungkin karena. KKKHHOOOEEKKK” Belum selesai lily berbucara dirinya kembali mual sampai beberapa kali. Lily sekarang di atas ranjang terkurai lemas.
“aku panggilin dokter yah” ucap angga
__ADS_1
“hemm” jawab lily
Tak lama dokter pun datang. Dokter pun memulai pemeriksaan sampai selesai.
“Istri saya kenapa dok?” tanya angga pada dokter keluarga jayadiningrat.
Terukir senyum di bibir dokter “selamat istri mas angga sedang hamil “ ucap dokter yang bernama Sisi.
“Alhamdulillah” ucap angga bersyukur
“Kalau boleh tau kapan terakhir lily mengalami datang bulan?” tanya dokter pada lily
“1 minggu sebelum nikah. Kita nikah tanggal berapa ya mas?” tanya lily pada angga
“tanggal 7 juli” ucap angga
“Berarti tanggal 30 juni saya terakhir datang bulan dok” ucap lily
“oke salamat atas kehamilannya yah. Ini obat untuk mengurangi gejala mual di pagi hari” ucap Sisi sambil memberikan beberapa obat dan vitamin.
“Baiklah saya pamit dulu mas angga, dan non lily” pamit sisi
“baiklah mari aku antar”ucap angga sambil mengantar Sisi.
Angga sudah berada di kamar lagi.
“mas aku mau tanya” ucap lily
“mau tanya apa?” ucap angga.
“Saat ini aku kan lagi hamil, aku mau tau perasaan kamu ke aku gimana?” tanya lily
“oh tentu sangat-sangat Cinta lah sama kamu. Semenjak malam pertama kita, aku udah merasakan debaran dihatiku” jawab angga
Lily menangis terharu. Ia tak menyangka dirinya pun bisa mencintai seseorang begitu cepat.
“aku juga cinta sama mas angga” ucap lily
__ADS_1
“udah jangan nangis kasihan baby kita” ucap angga sambil menyeka air mata Lily dan mengelus perut datar lily.