Istri Kesayangan Tuan CEO

Istri Kesayangan Tuan CEO
Dipikir dulu.


__ADS_3

SEMENTARA ITU DI SUATU RUANGAN YANG LAIN. Angga sedang bersama Axel, dan Ariel


“Angga lo tau siapa sebenarnya istrimu itu” ucap Axel pada angga


“ngga tau, emang dia siapa?” tanya angga polos pada Axel.


“istrimu ituuu...” belum selesai ucapan axel dia ditrobos oleh Ariel


”istrimu adalah pemenang lomba debat internasional!” ucap Ariel.


“Jadi lo harus hati-hati, kalo mau debat sama istrimu dipikir dulu” saran Axel


“ha? Ko kalian bisa tau dia sih. Ko gw ngga tau yah?” ucap angga


“lo nya aja yang ketinggalan info. Eh bentar-bentar ko reaksimu kaya gitu emang istrimu ngga cerita??” tanya Axel. Sedangkan Ariel hanya menyimak


“ya ngga lah!” jawab angga


“ohh”jawab Axel


“O iya mana istrimu, ko ngga diajak keluar sih” tanya Axel, ucapannya pun dibenarkan oleh Ariel”iya tau nih dah nikah istrinya malah dikurung di kamar” ucap Ariel


“ ngga gitu juga kali, tadi dia lagi tidur. Ya udah kalo kalian maksa gw panggilin” ucap angga sambil beranjak menuju kamar lily


Angga sudah di dalam kamar. Angga melihat lily yang sedang menelpon, jadi dia memilih menunggu sebentar. Beberapa menit kemudian lily selesai.


“ly temen ku pada mau ketemu kamu katanya” ucap angga


“iya kebetulan, temen aku juga mau aku ajak kesini biar rame. Boleh ya..” pinta lily


“ya.. tapi jangan 1 kampus yang kesini”ucap angga


“ya kali. Temen aku Cuma 2 namanya Vany dan mita”ucap lily


“oke sekarang kita keluar dulu tu ada temen aku” titah angga


“ya ya ya” jawab lily


LILY DAN ANGGA SAMPAI DI RUANG TAMU


“Hallo perkenalkan nama saya Axel dan di sebelah saya ini Ariel” ucap Axel sambil menjabat tangan lily


“iya salam kenal, nama saya lily” jawab lily


“wahh ternyata angga punya istri bidadari” ucap Axel menggoda angga


“ish apaan sih” ucap angga

__ADS_1


“oh ya kalian mau makan/minum apa?” tanya lily


“Apa aja, yang penting bisa dimakan” ucap Axel


“oke” ucap lily


Lily berjalan menuju dapur. Iya kembali dengan membawa 6 minuman dan beberapa camilan.


“Ehh ko minumanya ada 6 ly?” tanya Ariel


“iya teman aku mau datang juga” jawab lily


Iya pun menghidangkannya. Tak lama suara bell rumah terdengar”tingg.. tong..”


“Itu pasti mereka”ucap lily antusias


Lily pun beranjak dari duduknya menuju pintu


“aaa... Lilyyy” ucap Vany dan mita


“iyyaaa. Gw kira kalian nyasar” ucap lily


“iya kita hampir nyasar tadi untung ada yang mbantu hehe”ucap Mita


“yo masuk, tapi ada temen suami aku. Ngga papa kan?” tanya lily


Mereka pun menuju ruang tamu.


“astaga 3 laki-laki yang tampan” batin Vany dan Mita. Mereka pun saling pandang


“ada apa mit , van?” tanya lily


“Ee.. Engga ada apa apa kok” ucap Vany


“Ooohh, kalian kenalan gih” usul lily pada Vany dan Mita untuk Berkenalan dengan Axel, dan Ariel.


Mereka pun berkenalan. Bahkan sampai bertukar nomor telepon. Hari semakin sore.


“Eh ly kita pamit. Udah sore ni” ucap Vany


“iya, Eh besok berangkat ngampus kan?” ucap lily pada mita dam Vany


“iyaa, kita pulang dulu” ucap mita


“ya udah yo gw anter” ucap lily


Lily mengantar Vany dan Mita sampai depan rumahnya. Kini giliran Axel dan Ariel yang pulang. Rumah Angga dan lily kini sepi.

__ADS_1


“ly gimana kalo kita Cari ART buat bantu-bantu” usul angga


“terserah mas angga aja” ucap lily


“ya udah” ucap angga. Itu kata-kata mereka sebelum tidur. Tidak seperti pengantin baru yang sibuk dalam urusan ranjang. Mereka hanya melakukannya sekali, itu pun dulu.


Jam bunyi pada pukul 4.00 am. Lily bangun dia sadar bahwa kini dia sudah menjadi suami angga. Maka ia harus mengurus kebutuhan angga. Kini ia sedang memasak di dapur setelah ia mandi. Lalu menyiapkan pakaian angga. Setelah itu ia membangunkan angga.


“mas bangun dah pagii” ucap lily


Angga malah menarik lily dan membawa lily kedalam pelukannya.


“Mas bangun!, Nanti telat” ucap lily


“saya ini bos. berangkat dan pulang dapat menentukan sendiri” ucap angga


“iya emang kamu bisa, tapi aku gimana aku masih kuliah. Tapi aku memutuskan untuk kuliah sampai S3 saja” ucap lily


“emang kenapa?” tanya angga


“ngga papa aku sadar aku sekarang aku sudah bersuami” jawab lily


Angga yang mendengar kata “SUAMI” Pun merasa senang. Apakah lily sudah menerima pernikahan mereka?. Selama ini lily belum ada rasa apa apa sama angga walaupun ia sudah memberikan keperawanannya untuk angga. Ini merupakan tugas besar bagi angga, yaitu membuat lily mencintainya.


“Cepet bangun mass” ucap liky lagi


“iyaa” ucap angga melepas tubuh lily dan lekas mandi. Selesai mandi angga menuju dapur ia ingin mencoba masakan istrinya.


“wahh sepertinya enak, aku coba ya” ucap angga


“silakan” jawab lily


“Hheemm enak juga masakan kamu” puji angga pada lily


“Ya enak lah, kalo ngga enak pasti kubuang duluan” ucap liiy


Mereka melanjutkan sarapan mereka. Dan berangkat bersama. Angga mengantarkan lily sampai gerbang kampus lily. Tak lupa lily menyalami tangan angga.


“Lilyy!” panggil kedua sahabat lily.


“Hallo dah nunggu lama yah?” tanya lily


“ ngga ko kami juga baru sampai” ucap Mita yang Berangkat bersama Vany karena rumah Vany dan Mita searah.


“Ouhh, yaudah yo masuk” ajak lily


“ let’s go” ucap Vany dan mita serentak

__ADS_1


__ADS_2