Istri Kesayangan Tuan CEO

Istri Kesayangan Tuan CEO
Mirip ODGJ


__ADS_3

Mereka pun berangkat ke acara. Angga menyempatkan diri untuk membungkus kado untuk Clientnya dibantu oleh Lily. Angga dan lily sampai diacara.


“wah mas angga mari duduk, sama istrinya yah?” tanya client angga yang bernama Budy


“iya, ini hadiah dari kita. Selamat untuk anniversary nya yah” ucap lily


“wah makasih loch. Jadi ngerepotin” ucap istri Client angga yang bernama Rianty


“ly aku mau bicara sama Client yang lain. Kamu duduk aja di sini. Eh atau bareng sama Mita dan Vany tuh di meja sana. Dan satu lagi aku titip hp aku ke kamu” ucap angga sambil menunjuk ke arah meja paling ujung.


“yaudah sini hp kamu. Aku ke Mita sama Vany aja. Yau dah dadah” ucap lily lalu berjalan menuju Meja Mita dan Vany.


“Hallo. Kalian udah lama?” tanya lily


“udah dari tadi kita duduk disini. Eh kalo aku gak salah liat tadi aku liat kaya ada Rebecca” ucap Mita


“Ohhh Rebecca, dia kan emang ada disini dia kan adik dari pak Budy” ucap lily santai


“oalah adiknya rupanya... Pantas lah aku liat dia deket banget sama pak Budy” ucap Vany


Rebecca melihat meja dimana ada lily, mita, dan vany. Ia memiliki siasat buruk. Ia mulai menjalankan aksinya. “mengapa limbah masyarakat ini mengambil mejaku?” ucap Rebecca sinis


“itu meja yang lain banyak loch mbakk” ucap Mita


“ya ampun caper banget jadi orang sich” bisik Vany pada lily


“apa tidak ada orang yang mengenalku disini? Padahal aku yang paling cantik disini, melebihi istri angga” ucap Rebecca dengan pdnya

__ADS_1


“coba tebak aku ini siapa?” tanya Rebecca


“Pelakor!” jawab Mita dan Vany kompak


“heh kurang ajar. Aku ini adiknya Budy!” ucap Rebecca


“udah tau kockhs” ucap Mita


“heh ica kau pergi lah jamu tamu yang lain kita gak butuh jamuan kamu!” ucap Lily


“ica? Siapa ica?. Kenapa seperti nama babi?” ucap Rebecca


“emang nama babi. Tapi babi dalam Vidio di ** sih” batin Lily


“kalian habis mabuk jengkol yach? Membedakan nama saja tidak bisa” ucap Rebecca


“heh. Kalian sungguh tidak bermoral!” ucap Rebecca


“Moral? Yang nyari perkara dulu siapa? Yang tiba-tiba caper siapa? Yang tiba-tiba nimbrung siapa?” ucap mita


“huh” Rebecca pergi dari meja tempat lily DKK berada


“Eh dia lebih mirip ODGJ sich dari pada babi gak sich?” ucap mita


“iya” ucap Vany dan Lily


Acara pun berjalan lancar sampai akhir. “ pak Budy kita pamit pulang dulu” pamit angga

__ADS_1


“iya hati-hati yah. Makasih udah datang, makasih juga hadiahnya” ucap Budy


“iyaa” ucap angga


Angga dan Lily pun pulang. Lily merasa sangat lelah sehingga Lily tidur saat perjalanan pulang.


“ampun dah ni anak mudah banget tidur. Pasti capek, apa lagi lagi hamil” ucap angga sambil mengusap rambut lily


35 menit kemudian mereka sampai dirumah. Lily sudah bangun. Entah mengapa dirinya tidak merasa ngantuk lagi. Angga sudah tidur sedangkan lily sedang mengemil sambil menonton Drakor.


Tiba-tiba hp angga terdengar pesan masuk. Setelah dilihat ternyata pesan dari Rebecca


*Angga temuin aku di taman X


“Maaf ya Rebecca jangan ganggu. suami aku lagi tidur” batin


lily lalu menghapus pesan Rebecca


Rebecca masih berharap angga akan datang sementara angga sedang berkelana di dunia mimpinya. “apakah aku gak dianggap ada?” bantin Rebecca


“kalo aku gak dianggap mending aku gak ada sekalian” ucap Rebecca Terisak


Mungkin ini pesan terakhir ku untuk angga. Aku kirim pesan ke Axel juga siapa tau angga udah Block nomor aku.


Rebecca mengirip pesan ke Axel


*Xel aku minta tolong sampein pesan terakhirku untuk angga. Aku cinta sama angga, tapi gak bisa memilikinya rasanya pedih melihat dia bersama wanita lain. Sampai jumpa axel....

__ADS_1


__ADS_2