ISTRI YANG TAK DI ANGGAP

ISTRI YANG TAK DI ANGGAP
Pencarian berakhir


__ADS_3

Tok tok tok


" Jangan bergerak semua tempat sudah di kepung ,segera menyerahkan diri atau kami akan melakukan tindakan "!.


"Sial gimana bisa polisi tau tempat ini padahal tidak satupun orang yang kuberitahu kecuali mba Silvi,tapi gak mungkin dia yang memberitahu kepada polisi".


"Saudara Dhika tempat ini sudah di kepung cepat buka pintunya dan jangan melakukan tindakan diluar batas atau kami tak segan segan akan melakukan tindakan pula".


" Brengsek,...praankkk...".


Sekarang tempat ini sudah dikepung gimana caranya aku bisa melarikan diri,Ainun ..yah Ainun ...


shittt....hampir aku melupakan dia ,dia harus ikut bersamaku karna jika dia kutinggal disini sendirian aku tidak bisa membalaskan dendam kakak ku lagi .


"Gubrak,,,ayok ikut kita harus segera pergi dari tempat ini".


"Pergi? kenapa? bukankah baru kemarin kita disini kenapa harus berpindah lagi apakah ada yang tau keberadaan kita?" tanyaku.


"Diamlah,kecilkan suaramu atau polisi diluar sana akan menangkap kita",sahutnya.


?????


" Jadi ada petugas kepolisian disini? bukankah itu bagus dhik,sebaiknya kamu lepaskan aku atau aku akan teriak bahwa kamu telah mengurungku disini," lawanku.


Plak,,,lagi sebuah tamparan mendarat di pipiku ,meringgis aku menahan sakit tapi itu tak seberapa asalkan aku bisa terbebas dari lelaki gila seperti dia aku tak peduli seberapa banyak dia menamparku.


Sebaiknya aku berpura pura menuruti kemauan jika ada kesempatan aku akan kabur dan meminta bantuan orang sekitar sini.


"Dhika kita mau kemana ini aku takut".


" Sudah kubilang tidak usah banyak bicara atau ku bungkam mulut cerewetmu",gertaknya.


_________________________________________


" Komandan sebaiknya kita dobrak saja pintunya ,mereka pasti sudah melarikan diri".

__ADS_1


" Yah benar ayok dobrak pintunya".


Bhuaaak....


lapor komandan buronan berhasil lolos lagi lihatnya jendela kamar itu terbuka pak.


" Cepat cari dan temukan mereka jika borunan itu melakukan perlawan tembak saja kakinya".


" Baik".


Mereka lari kearah sana pak ayok kita cari?


" Itu dia pak mereka disana ",ucap salah satu petugas.


"Kejar dan tangkap mereka".


" Berhenti jangan bergerak atau kami tembak".


Doorrr


Kemudian kakiku tak sengaja tersandung batu besar dan aku pun jatuh kakiku terasa terkilir namun dia tetap saja menarik tanganku dengan kuat hingga sebuah tembakan mendarat di kakinya..


Aaaaaa.....dia pun meringis kesakitan.


Darah mengalir di kakinya tapi dia tetap berusaha untuk berjalan sambil menarik tanganku.


" Saudara Geraldhika menyerahlah anda sudah kami kepung jangan melawan lagi".


Dengan tidak takut dia terus mencoba melarikan diri sampai polisi pun mau tak mau harus melumpuhkan kedua kakinya baru lah dia terpaksa menyerah.


" Petugas cepat bawa dia ke mobil dan bantu nona ini sepertinya dia terluka,"perintah komanda polisi.


" Baik pak".


Aku dan Dhika segera di bopong masuk ke dalam mobil polisi ,kakiku yang terkilir terasa tidak kuat untuk di gerakan pun sakit dan ngilu,berbeda dengan Dhika di dalam mobil dia meringis dan berteriak kesakitan karna kedua kakinya tertembak oleh petugas kepolisian saat akan membawaku melarikan diri dari kejaran polisi.

__ADS_1


Tidak lama kemudian Dhika pun pingsan karna mungkin dia menahan sakit dan perih dikedua kakinya yang mengalir darah segar.


" Komandan,tersangka sepertinya tidak sadarkan diri dia kehilangan banyak darah".


"Segera ke rumah sakit kita harus memberikan pertolongan untuk keduanya".


***************************************


Perjalanan dari hutan ke rumah sakit cukup lama sehingga membuat aku mengantuk ,mataku sulit untuk tidur sejak aku dibawa paksa oleh Dhika.


Hingga satu perjalanan aku tersadar karna kita hampir sampai di rumah sakit.Langsung ku kucek mataku dan melihat bahwa posisi Dhika masih tetap sama dia masih tak sadarkan diri mungkin memang dia kehilangan banyak darah tadi.


" Nona kita sudah sampai apakah anda bisa jalan sendiri atau perlu bantuan," ucap salah seorang petugas hendak menawarkan bantuan.


" Tidak usah pak saya bisa turun sendiri".


" Suster ,tolong bawa mereka ke ruang pengobatan ," titahnya.


" Ya,baik".


"Mba sebaiknya pakai kursi roda ini karna sepertinya kaki mba terkilir cukup parah kita akan memeriksa dulu baru dapat menyimpulkan apakah mba perlu perawatan disini atau tidak",ucap salah satu perawat rumah sakit.


( Mengangguk)


"Mohon maaf yang mengantar cukup tunggu disini saja kami akan segera melakukan tindakan operasi pengambilan peluru dari kedua kaki ini",


"Baik dok terimakasih".


" Sama sama".


Aku dibawa ke ruang P3K disana ada seorang perawat yang bertugas dan dia langsung menyuruh untuk tiduran di atas tempat tidur yang telah di sediakan .


" Mba tolong angkat kakinya bisa tapi sebelumnya maaf bisa tolong di ke atasi sebentar celananya ,saya mau memeriksa apakah ada luka di bagian kaki mba".


" Iya sus".

__ADS_1


__ADS_2