
Malam ini mas Radit tidak pulang dia bilang dia nginep dirumah teman karna sekalian urus bisnisnya yang bersama kak Silvi,aku tidak melarang karna aku sebagai istri memang harus selalu mendukungnya dalam situasi apapun dan keputusan apapun yang menjadi pilihan mas Radit aku akan terima selagi itu masih benar.
Jam sudah menunjukan pukul 2 pagi tapi mata ini belum juga bisa terpejamkan,entah malam ini aku tidak merasakan kantuk sama sekali yang aku rasakan perutku ini mulai keroncongan ,ya memang semenjak kehadiran Tiara tadi malam aku hanya mendapat jatah sisa makanan saja itupun yang mereka sudah tak habiskan ,ya begitulah walaupun aku menanti disini terapi mertuaku memperlakukanku seperti oranglain atau lebih tepat pembantunya lain hal nya jika mas Radit ada aku benar benar diperlakukan sangat baik oleh ibu mertuaku bahkan aku tidak boleh bekerja keras di dapur aku selalu dilayani si mbok apapun yang aku minta selalu langsung dibawakan berbeda jika mas Radit tidak ada aku layak nya pembantu yang hina yang diperlakukan semena mena.
Tapi apa itu kudengar ada seseorang melangkah menuju kamar tamu apakah mas Radit pulang tapi dia bilang dia nginap dirumah temannya malam ini lalu suara langkah kaki siapa itu?.
Samar- samar aku lihat dari lubang pintu aku mengintip sepertinya itu laki laki sedang mengobrol dengan perempuan tapi siapa mereka ya Karna posisi mereka membelakangiku sehingga aku tidak dapat melihat wajah keduanya.
__ADS_1
Astaghfirullah itu kan Tiara sedang apa diluar kamarnya dan siapa laki laki yang dia rangkul itu apa itu pacarnya ,ah tidak mungkin masa dia berani bawa cowo kesini sih,apa mamy tau akan hal ini.
****
"Tiara kamu gak boleh kayak gini ,ingat aku sudah bersuami masa kamu mau sama laki laki yang beristri apa kamu sudah tidak waras lagi?"
" Aku gak peduli mau kamu udah menikah atau belum yang jelas aku mencintai kamu dit,dan aku gak akan rela kamu menjadi milik wanita lain selain aku ,cuma aku yang pantas jadi pendamping hidup kamu sayang"
__ADS_1
Plakkkk
" Radit aku cinta sama kamu dan kamu gak berhak ngomong gitu ke aku,aku wanita yang dipilih ibumu untuk menjadj istri kamu bukan si Ainun gadis bukan janda pun bukan statusnya gak jelas bisa saja dia juga simpanan laki laki hidung belang!"
" Jaga ya ucapan kamu siapa bilang Ainun kayak gitu apa kamu sudah lebih baik dari dia atau kamu sebenarnya hanya iri saja dengan Ainun!!"
" Iri??..mana mungkin aku iri dengan perempuan seperti Ainun bahkan level kami pun berbeda bukan tidak mungkin Ainun mau menerima pernikahan ini Karna dia tidak mau menanggung aib jika anaknya dibilang anak haram nanti jika sudah lahir!"
__ADS_1
"Tiaraaaaaa...."
Suara itu menggema di telingaku,ya benar memang aku tau siapa sebenarnya mantu dirumah ini ,dan apa yang dikatakan mamy itu ternyata benar bahwa aku bukan siapa siapa untuk Radit ,aku cuma mantu yang tidak di anggap sama sekali Dimata ibunya Radit,aku harus banyak bersabar mungkin ini ujian hidupku.