ISTRI YANG TAK DI ANGGAP

ISTRI YANG TAK DI ANGGAP
Pengumuman penerimaan mahasiswa baru


__ADS_3

Hari ini adalah yg menentukan bagiku ,hari dimana aku akan melanjutkan pendidikan ku ke jenjang yang lebih tinggi ,walaupun setiap hariku merasakan kesedihan yang belum berakhir,duka atas kepergian bapak masih menyelimuti hati dan hari hariku,suasana di rumah pun terlihat berbeda,ibu yang ku kenal sebagai seorang yang penuh semangat kini seperti orang yang kehilangan bagian dari hidupnya,sungguh aku tidak bisa membayangkan jika ibuku terus menerus dalam kesedihan yang mendalam atas kepergian bapak ku.


" Ibu,,Ainun pergi dulu ya berangkat kerja setelah itu aku langsung ke kampus ya Bu mau lihat hasil pengumuman di terima engganya aku disana ya Bu,",tuturku.


Ibu hanya mengangguk pelan dan berucap," Ainun kamu hati hati dijalan ya,nak ibu doakan semoga kamu di terima di universitas pilihanmu ,nak" ujar ibu.


Tak terasa airmataku mengalir membasahi pipiku dan aku melihat ibupun menitikan airmatanya,aku terperanjat melihat betapa kasih sayang ibu yang begitu dalam walau hatinya rapuh tetapi dia tetap bisa selalu menyemangati walau aku tau dalam hatinya pasti merasakan kesedihan.


"Ibu tenang aja Ainun bakal jaga diri Ainun baik baik ,yang penting restu ibu selalu menyertai setiap langkahku," sela ku.


Tersenyum


**********************************************


"Pagi kak Silvi,kak Radit ," sapaku pada mereka.

__ADS_1


" Ya,pagi Ainun.Oia hari ini kamu jagain stand ini lebih lama ya soalnya kebetulan aku sama Radit ada perlu,kamu bisa kan Nun," pinta nya.


" Maaf kak tapi hari ini aku harus ke kampus mau lihat pengumuman penerimaan mahasiswa baru kak, gimana ya kak?",seloroh ku.


" Emmmm...yaudah deh gapapa kamu jaga seperti biasa aja cuma aku titip pesan ya nanti ada anak baru namanya Dhika ,nanti kamu tolong ajarin dia sedikit ya soalnya aku sama Radit mau ada perlu penting nih urusan keluarga,kamu bisa kan Nun,plisss...."mohon nya padaku.


" Oyaudah deh kak gapapa,nanti aku ajarin dia ,Oia kak nanti setelah itu aku boleh pamit kan kak ,aku mau ke kampus ,? lirihku.


" Okey,,kamu atur aja ya,yaudah deh Ainun aku berangkat dulu ya ,semangat," sorak nya.


Disela pembicaraan ku,rupanya ada kak Radit yang memperhatikan obrolan Ku dengan kak Silvi,tiba tiba serasa pundakku di tepuk olehnya,,sambil berlalu dia menyelipkan sesuatu benda di telapak tanganku.


______________________________________________


"Semangat Ainun kamu pasti bisa jangan terus bersedih ya,kita semua dukung apapun yang kamu lakuin selama kamu benar,".

__ADS_1


Sontak aku kaget ternyata dia menuliskan kata kata seperti itu,ternyata dibalik sifatnya yang pemarah dan gak jelas dia seorang yang pemerhati juga,,senyumku.


Beberapa saat kemudian, datang seorang lelaki berperawakan kurus tinggi dengan rambut ikal dan kulit putih menyapaku.


" Permisi maaf mba ,saya mau interview bisa ketemu sama mba Silvi,"? tuturnya.


" Eh iya kamu yang namanya Dhika ya,?" ujarku.


" Iya mba,saya Geraldhika Pratama biasa dipanggil Dhika," sambutnya dengan senyum mengembang.


" Ok,Aku Ainun,.Saya ditugaskan kak Silvi untuk menginterview kamu," sorak ku.


" Oh iya mba Ainun,,ini CV saya ,silahkan di periksa,"lirihnya.


" Mmmm...bentar ya saya lihat dulu,mmmm...CV kamu bagus ,oke kamu bisa langsung kerja disini nanti saya ajarin gimana caranya membuat minuman/ makanan disini,okey," ucapku.

__ADS_1


__ADS_2