ISTRI YANG TAK DI ANGGAP

ISTRI YANG TAK DI ANGGAP
Kedatangan ibu


__ADS_3

Sepertinya kaki sebelah atas mba mengalami memar mungkin karna terjatuh dan di ujung kaki mba ada benjolan kecil ,maaf apa boleh saya menekannya"?.


"Iya".


Aaaaaa...sakit sus jangan


" Baiklah kita akan melakukan terapi urut dan pengobatan dari dalam untuk menghilangkan nyeri sekarang mba beristirahat saja dulu saja akan menyiapkan obat obatan pereda rasa nyeri ".


"Baik sus terimakasih".


" Sama sama,saya permisi dulu".


Jam sudah menunjukkan pukul 15.10 suster pun masuk dan membawakan makan sore untukku.


"Mba Ainun ini silahkan dimakan dulu setelah itu minumlah obatnya,dan beristirahatlah sampai dokter kesini untuk memeriksa anda".


Aku jadi keingatan ibu bukankah sebaiknya aku minta tolong ke suster untuk menghubungi ibu, pasti sekarang ibu sedang mengkhawatirkanku.


" Sus,apa boleh saya minta tolong"?.


"Ya boleh ada apa"?.


"Sus ,saya mau menghubungi ibu saya apakah suster bisa meminjam kan saya alat komunikasi agar saya bisa menelpon ibu saya,karna saya sudah lama tidak mengetahui kabarnya sedangkan ponsel saya sudah hancur "?.


"Ya tentu saja boleh,pakai lah," tuturnya sambil menyerahkan ponsel miliknya.

__ADS_1


tuuuuuuut.....( panggilan tersambung)


" Halo assalamualaikum Buu,..ini Ainun Bu ,ibu apa kabar,Ainun kangeeen Bu," sorakku bahagia.


"Aaa..Ainun ini beneran kamu nak,ibu gak mimpi kan dimana kamu sekarang nak kenapa baru menghubungi ibu sekarang"?.


" Maafin Ainun Bu baru bisa ngabarin ibu,nanti kalo Ainun udah ketemu ibu baru Ainun ceritain sekarang Ainun ada di rumah sakit ' Persada indah',ibu datang kesini ya,Ainun ada di ruangan rose no 29A",tuturku .


"Ibu kesana ya nun ,kamu tunggu saja ibu langsung berangkat kerumah sakit".


Sambungan telpon langsung terputus mungkin ibu sudah tidak sabar ingin tiba disini,batinku .


" Terimakasih sus,"ucapku sambil menyerahkan telepon genggam miliknya.


" Aamiin terimakasih banyak suster".


_________________________________________


Waktu sudah menjelang Maghrib namun ibu belum kunjung tiba,apakah ibu baik baik saja,oh perasaan ini mulai cemas .


Tok tok ( terdengar pintu di ketuk orang)


" Ya masuk,"jawabku singkat


" Ainuuunnnn,ini bener kamu nak,ya Allah nak ,kamu kok jadi begini badan kamu kurusan nak,kamu juga pucat apa kamu sakit sayang,? tanya ibu.

__ADS_1


" ibuuuuu....hiks hiks hiks ,Ainun baik baik aja Bu,Ainun gak apa apa ibu gimana kabar nya kenapa lama sekali datang Ainun khawatir ibu kenapa Napa dijalan," tuturku.


" Maafin ibu nak tadi pak RT dan Bu Darti ingin ikut juga kesini jadi ibu menunggu mereka bersiap siap dulu tadi" jelas ibu.


"Oh begitu yaudah Bu gapapa Ainun pikir ibu tadi kenapa Napa Ainun khawatir sama ibu".


" Iya nak sama ibu juga cemas sekali sama kamu sudah beberapa hari kamu gak pulang ke rumah ibu sudah melapor ke polisi dan kata mereka kamu di culik seorang buronan polisi nak itu bikin ibu tidak bisa berhenti memikirkannya."


" Benar itu nak Ainun ,saya dan Bu Darti juga sudah berusaha mencari nak Ainun ke berbagai tempat mengecek tempat kerja kamu tapi kami tidak menemukan apa apa," celoteh pak RT.


" Benarkah pak,apakah polisi sudah mendatangi tempat kerja saya dan mereka tidak mendapatkan apa apa"? tanyaku penasaran .


" he em, bahkan polisi sempat menanyai pemilik caffe tempat nak Ainun bekerja tapi jawabannya nihil ".


Itu pasti kak Silvi kakaknya Dhika sekaligus pemilik stand caffe tempat aku bekerja,tentu saja dia tidak akan membocorkan rahasia mereka itu sama saja mereka bunuh diri lalu siapa yang membocorkan tempat persembunyian Dhika jika bukan kak Silvi apakah Radit? apa kak Radit yang sudah membocorkan tempat itu,tapi mereka adalah sodara bukan kenapa dia malah menolong ku apakah rasa cintanya kepada ku itu benar nyata atau ini jebakan lagi atau siasat aja untuk mencelakakan aku dan membuat rencana baru,tapi mengapa harus aku yang mereka siksa hanya karna wajahku mirip Anaya perempuan yang tidak aku kenal sama sekali.


" Eh kamu kenapa bengong nun," tanya Bu Darti .


" Ah enggak kok Bu itu Ainun cuma lagi kepikiran aja apakah sewaktu polisi datang ke tempat kerja aku,ada seorang laki laki dengan perawakan sedang berkulit sawo matang dan berbadan agak tegap yang kalian temui," tanyaku.


" Entahlah nun ,sebaiknya kamu tanya saja ke pihak berwajib nanti karna mereka lebih mengetahui," seloroh pak RT.


"Astaghfirullah nuuunnn,kaki kamu kenapa bengkak begini dan memar memar seperti ini," teriak ibu heboh.


" Gak apa apa Bu ini sudah ditangani suster nanti dokter akan datang untuk memeriksa kembali keadaanku,ibu tidak usah fikirin ya" ucapku.

__ADS_1


__ADS_2