ISTRI YANG TAK DI ANGGAP

ISTRI YANG TAK DI ANGGAP
Kabar duka


__ADS_3

Hari semakin senja waktu pun menunjukan pukul 6 sore aku pun langsung bergegas untuk pulang kerumah,alangkah bahagianya aku akhirnya aku bisa mendapatkan pekerjaan walaupun cuma jadi penjaga stand itu pun waktuku freelance aku bisa sambil kuliah,batinku.


" haaa....leganya semoga ibu seneng dengar kabar aku udah dapat pekerjaan dan besok bisa mulai kerja," sorak ku.


" Assalamualaikum Bu,ibuu...ibu...Bu ..ibu dimana hari ini Ainun bawa kabar gembira Bu Ainun diterima kerja di stand minuman Bu walaupun Ainun belum tau gajinya berapa tapi Ainun seneng Bu karna Ainun kerjanya itu cuma setengah hari jadi sisanya bisa Ainun manfaatkan waktu Ainun buat daftar kuliah Bu,,rencananya besok sepulang kerja Ainun mau daftar kuliah di Universitas di Jakarta Bu kebetulan kan Ainun masih punya beasiswa kuliah yg belum Ainun ambil Bu,,doain Ainun biar lulus ujian masuknya ya Bu,,Bu..Bu...ibuu...kok Ainun cerita ibu diam aja sih ibu dimana sih kok Ainun salam ibu gak jawab,?", celotehku panjang lebar.


" Duh ibu kemana sih ?"sungutku kesal.


Apaan tuh kok kayak ada surat ya,idiih ibu mah tumben apaan sih pake nulis surat juga,tuturku


Ainun ,,maafin ibu ya nak hari ini ibu langsung kerumah sakit karna tadi dokter telepon ibu ,tadi ibu juga mencoba hubungi kamu tapi nomer kamu gak Aktif ,kalo kamu sudah ada dirumah bisa segera kerumah sakit nak ,ini penting.

__ADS_1


*Langsung aku terbelalak membaca isi surat itu,bergegas aku memesan ojek online untuk segera sampai di rumah sakit.


Segera langsung aku ke kamar bapak melihat kondisi disana,tapi yang kulihat adalah suara tangis ibu , Bu Darti dan pak RT kenapa semua ada disini.


" Assalamualaikum Bu," ucapku.


" Ainunnnnn......hiks..hiks..hiks..bapak nun ,,bapak udah meninggal Bu,,"Isak ibu.


" Nak Ainun ,kamu tenang dulu ya ,biarkan ibumu istirahat dulu dari tadi ibu mu hanya menangis tiada henti sayang, kamu yang sabar kamu harus kuat nak,ini ujian kamu harus ikhlas," ucap Bu Darti.


" Bapaakkk......."!

__ADS_1


Seketika tubuhku lunglai tak berdaya dan aku pun tak sadarkan diri .


"Ainun...nak bangun sayang kamu kenapa nak,ayo bangun nak kamu kok kenapa pingsan begini sih..celoteh Bu Darti.


"Bu Darti sebaiknya Ibu pulang dan bawa Bu Sari juga pulang kerumahnya biar Ainun saya yang urus " ,seloroh pak rt


" Bu Sari ayok kita pulang dulu Bu nanti kita kesini lagi kasian Ainun Bu ,biar ibu Sari juga istirahat dulu tenangkan hati Bu Sari," tuturnya.


Tubuh lemasku pun di boyong para suster ke ruangan istirahat.


Tak lama kemudian seseorang memberikan sesuatu di Indra penciumanku..hingga akhirnya mataku pun perlahan terbuka dan menatap sekelilingku sudah ada pak RT dan seorang dokter disana memberikan ku minum .

__ADS_1


" Kamu istirahat dulu nun,ibumu sudah pulang bersama Bu Darti, kamu yang sabar dan kuat ya ikhlaskan kepergian bapakmu agar beliau tenang di alam sana,doakan bapak mu agar di ampuni segala dosa dan khilafnya,bapakmu orang baik nak pasti sekarang beliau sudah tidak merasakan sakit lagi," tutur pak RT*.


__ADS_2