ISTRI YANG TAK DI ANGGAP

ISTRI YANG TAK DI ANGGAP
Kembali kerja dan kuliah


__ADS_3

Gak mungkin aku sedang hamil anak Dhika dan sekarang aku keguguran mas,itu gak mungkin mas Radit ,gak!!"


" Tenang sayang kamu tenang dulu jangan seperti ini ,kamu baru saja di operasi aku gak mau kamu kenapa Napa nun"


" Aku gak peduli mas Radit aku cuma mau anak aku kembali ,aku gak mau kehilangan calon bayi ku"


" Kamu yang sabar nun,ini semua sudah takdir kamu tidak bisa melawan apa yang dikehendaki Tuhan,lagi pula orang yang mencelakakan kamu sudah masuk penjara jadi kamu lebih lega bukan?"


" Gak mas aku gak akan rela orang yang telah menghilangkan nyawa bayiku di penjara begitu saja dia harus mendapatkan ganjaran atas perbuatannya"


" Mas ngerti perasaan kamu nun tapi Tiara sudah mendekam di sel penjara sebaiknya kamu menjauhi dia karna mas takut dia belum berubah dan terus membuat kamu celaka"


" Mas tenang aja Tiara harus mendekam dipenjara seumur hidup jangan pernah biarkan dia hidup dengan tenang mas ,Tiara harus merasakan apa yang aku rasakan"


" Sabar ya mas yakin kamu kuat doakan saja agar orang orang yang mencelakakan keluarga kita mendapat balasan dari Tuhan jangan kita dendam gak baik ngomong begitu serahkan semuanya kepada yang maha kuasa"

__ADS_1


"hhhhhh,iya mas"


**************************************


Sejak aku keguguran aku lebih banyak melamun kadang aku memikirkan hal yang diluar logika ku hingga aku berniat mengakhiri hidupku sendiri,namun mas Radit terus memberikan ku kasih sayang dan perhatian yang membuatku berfikir dua kali untuk bertindak nekat.


Aku mulai merasakan kejenuhan dirumah sebesar ini yang hanya di temani oleh si mbok dan mami,lagipula keadaan mami juga sudah sangat jauh lebih baik dibanding hari hari lalu,kondisi mami bertambah segar dan mulai menampakan hal positif ,mami kini sudah mulai bisa berdiri sendiri walau masih terjatuh dan dibantu oleh tongkat tapi itu merupakan perubahan besar bagi kami karna mami berangsur angsur pulih dari kesehatannya.


Kini aku ingin merasakan suasana baru ,aku ingat dulu aku sempat merasakan bangku kuliah walau hanya sampai semester satu tapi aku merasakan ingin kembali mendapatkan ilmu yang ingin aku kejar,dari dulu aku bercita cita ingin menjadi seorang dokter hewan hanya waktu itu kejadian demi kejadian buruk menimpaku sehingga membuat masa depanku hancur,yang pada akhirnya aku justru menikah dengan laki laki yang telah membuat hidupku berantakan,tapi Tuhan berkehendak lain orang yang menikahiku demi anak yang ku kandung dan demi menebus rasa bersalahnya karna telah menyiksaku sudah tiada berganti dengan sosok laki laki tampan yang cukup mapan tapi dia selalu menutupi semua kekayaannya dan hidup apa adanya ,dia telah menolong dan menyelamatkan Calon bayi yang ada di perutku agar mempunyai ayah pengganti hingga sampai kami menikah aku pun terus mengalami musibah tak terduga bayi yang ku kandung telah wafat karna kejadian yang membuat aku tidak bisa mempertahankannya,aku sedih ,marah dan sedikit dendam terhadap pelaku yang membuatku keguguran tapi untuk menghilangkan rasa benciku itu aku mengikhlaskannya tapi untuk menghilangkan rasa jenuh dan bosan sungguh sulit ku terpa aku semakin merasakan kejenuhan dengan aktifitas ku yang hanya berdiam diri di kamar tanpa kegiatan berarti .


" Kamu yakin nun mau lanjut kuliah ,bukannya sudah cukup lama kamu absen dari kampus kamu kuliah apa masih bisa kamu kuliah disana?"


" Entahlah mas aku juga gak tau mungkin saja masih bisa mas,besok aku mau coba datangi kampus tempat aku kuliah dulu siapa tau nama aku masih terdaftar sebagai mahasiswi disana"


"Ya sudah terserah kamu saja lakukan apa yang menurut kamu baik ,mas akan terus mendukung selama itu benar"

__ADS_1


"makasih mas"


"Iya tapi masalah kamu bekerja lagi apa gak akan menyita banyak waktu kamu nanti karna kan kamu harus pintar pintar membagi waktu antara kuliah dan kerja,apa kamu sanggup?"


" Inshaallah mas,Ainun sanggup asal kan mas tetap mendukun keputusan aku untuk kuliah dan kerja inshaallah aku akan membagi dengan adil antara waktu ku kuliah kerja dan tetap menjadi istri dan menantu yang baik untuk keluarga ini mas"


" Baiklah ,tapi dimana kamu akan bekerja nanti?"


" Belum tau mas ,ainun masih bingung apa Ainun minta kerjaan sama kak silvi lagi aja ya kerja di caffe dia yang dulu mas ,boleh gak?"


" Yahhh mas sih ijinin aja kamu kembali kerja di tempat Silvi hanya saja kan disana banyak kenangan pahit kamu dengan almarhum Dhika apa kamu sanggup bekerja di tempat dulu kamu mengenal Dhika?"


" Ya ga apa apa lah mas,emang mas lupa ya dulu di tempat itu juga kan pertama kali kita jadian mas"


"Iya ya deh mas kalah sama kamu,yaudah besok mas tanyain Silvi dulu apa masih ada lowongan disana dan posisi apa yang tepat buat kamu"

__ADS_1


" Iya mas, terimakasih apapun posisinya bagi aku sama aja kok mas"


__ADS_2