
Sore nanti aku akan mengunjungi rumah ibu .Sudah semenjak aku menikah dengan kak Radit aku seperti kehilangan sesuatu yang berharga dalam hidupku.
Belakangan ini mas Rudy juga sibuk dia bilang karna banyak pasien yang harus dioperasi itu membuat jadwal kerjanya semakin padat,sedangkan aku hanya bisa terdiam dirumah sendiri seperti ini Karna mas Radit selalu pulang malam dan mamy memang tidak pernah mengakui aku sebagai bagian dari keluarga ini.
Hingga kehamilanku memasuki usia 5 bulan aku seperti bukan siapa siapa disini hanya mbok Izzah saya yang selalu setia menemaniku saat aku butuh teman ngobrol.
Dan pagi ini seperti biasa mbok Izzah selalu menyiapkan sarapan untuk keluarga dan jika aku butuh apapun aku hanya akan tinggal memanggilnya Saja itu yang mungkin membuatku terasa diperlakukan istimewa tidak bila ibu mertuaku ada aku sama saja tak ubahnya seorang asisten rumah tangga .
Kerap sekali mamy menyuruhku melakukan hal hal berat seperti merapikan taman depan seorang diri tanpa bantuan siapapun kadang aku pun disuruh mencuci mobil sebelum dia gunakan.
"Mbokkk dimana Ainun?"
" Anu nyah itu non Ainun ada dikamar nya apa mau saya panggilkan"
" Ya sudah tolong panggil dia kesini cepat"
"Baik nyah"
****
" Non,ibu panggil non sekarang apa non ada didalam?"
"iya mbok sebentar"
ceklek
" Ada apa mbok?"
"itu nyonya panggil non sekarang katanya"
__ADS_1
" Oh iya mbok makasih ya"
" Sama sama non"
" Iya mi eh maksudnya nyah ada apa?"
" Hei,lama banget sih ngapain aja dikamar hah males malesan ya udah kamu cuci belom mobil saya di depan hari ini saya mau keluar kalo saya liat masih kotor saya kasih hukuman kamu nanti"
" U- dah nyah udah saya cuci kok mobilnya udah bersih silahkan di lihat keluar nyah ,oiya nyah nyonya hari ini mau kemana sudah rapi?"
" Ngapain nanya nanya segala udah bersih bersih sana bantu mbok Izzah di belakang sana!"
" iya"
" Mbok ,mbok Izzah hari ini saya ada urusan sebentar diluar tolong jaga rumah ya oh iya nanti den Radit pulang lebih sore mbok jangan sampe lupa masak buat kita ya Karna nanti non Tiara mau kesini lagi mbok siapin makan malam yang enak untuk kita ya"
" yah nyah"
" Hati hati nyah"
"Yang sabar ya non Ainun nyonya emang begitu tapi sebenarnya hatinya baik kok non cuma keadaan saja yang belum bisa menyesuaikannya"
" Iya mbok aku ngerti kok"
Dreeeetttt
"Halo assalamualaikum nun kamu bisa kesini gak nak ibu kangen sama kamu"
"Iya bisa dong Bu kan emang rencananya nanti sore Ainun mau main kerumah ibu ,Ainun juga kangeeen banget sama ibu"
__ADS_1
" Ya udah kalo gitu ibu tunggu ya sayang, assalamualaikum"
" Waalaikum salam"
Sebaiknya sekarang aku bersiap siap ke rumah ibu lagi pula ini udah jam 3 nanti malah bisa kesorean nanti aku pulang agak telat saja kan juga dirumah akan ada Tiara yang datang jadi aku mungkin tidak dibutuhkan disini.
Aku harus cepat karna ibu pasti sudah lama menunggu.
Langsung aku memesan taxi online dan hanya Butuh waktu 10 menit saja taxi yang kupesan telah datang.
" Ke jalan Mawar no 11A ya pak"
" Baik'
Sesampai di jalan mawar taxi yang aku tumpangi berhenti mendadak karna aku melihat ada kerumunan orang sedang sepertinya telah terjadi kecelakaan lalu lintas disana,entah mengapa aku seperti ingin sekali melihat seperti apa wajah korban hanya saat aku mulai bergabung dengan mereka kakiku tersandung sesuatu sehingga dengan tidak sengaja aku menabrak salah satu orang dari kerumunan itu yang membuat aku bisa melihat dengan jelas siapa korban tabrak lari itu.
Mata ku terbelalak saat ku lihat dengan jelas bahwa wajah orang yang menjadi korban tabrak lari itu adalah ibu mertuaku sendiri,yah mami itu adalah mami.
Betapa kaget dan tidak percaya melihat tubuh ibu mertuaku tergeletak begitu saja dijalanan langsung saja aku segera meminta orang sekitar untuk lengsung membawanya ke rumah sakit.
"Tolong bantu angkat ibu mertua saya ke ambulance dia butuh pertolongan segera"
" Ya Yo ayok semua kita bantu dia"
"makasih"
"Mba langsung hubungin anaknya aja kasian kalo sampe ga tau"
"Iya pak , terimakasih"
__ADS_1
" Sama sama mba"