
Hari ini aku mendengar kakak ku menerima pegawai wanita baru namanya Ainun sejak pertemuan pertamaku dengannya aku merasa bahwa anayaku telah kembali ,yah dia telah hidup lagi .
Aku memang telah menghabisi nyawa Anaya dan mas Brano yang juga kekasih kak Silvi tapi semua itu kulakukan karna terpaksa aku terdesak oleh keadaan yang membuatku frustasi dan hampir gila,setelah kak Silvi tau mas Brano menikahi Anaya dia menjadi seperti orang tidak waras ,yah maklum saja mungkin itu juga karna faktor trauma yang pernah di alami ibuku yang di saksikan olehku dan kakakku.
Ibu bercerai dengan ayahku lantarab ayahku menikahi sahabat ibuku secara diam diam dan itu menurut ayah karna kecelakaan yang mengharuskan ayah menikahi sahabat ibuku,hingga aku pun berfikir sama dengan yang aku alami bersama kak Silvi ,apakah mungkin mas Brano menikahi Anaya karna kecelakaan!!.
Sungguh menjijikan bagiku Anaya tak lain seperti wanita murahan bisa saja dia menjebak calon kakak iparku demi harta mengingat Anaya juga berasal dari keluarga tak mampu ,dia hanya mempunyai seorang kakak yang sedang melanjutkan kuliah kedokteran itupun atas bantuan beasiswa kedokteran yang di dapatnya di sekolah terdahulu.
__ADS_1
Seperti biasa setelah aku berkenalan dengan Ainun aku mencoba menjadi orang baru di caffe milik kakak ku ,dan dia seperti tidak menyadarinya bahwa aku punya rencana ingin membuatnya hancur ,aku benci wajah itu ,wajah yang mengingatkan ku pada sosok Anaya.
Aku merencanakan sebuah penculikan dan penyekapan,aku berpura pura sebagai Radit lelaki yang menyukai Ainun lalu berhasil menculiknya.
Setelah aku berhasil membawa Ainun pergi jauh aku mulai melakukan aksi ku,ku robek paksa baju nya ku telanjangi dia dan ku renggut kesuciannya,walaupun dia terus memohon dan menangis agar aku melepaskannya justru malah semakin membuatku beringas,aku tertawa kencang menyaksikan sesosok perempuan berwajah menyedihkan itu,sungguh menyenangkan buatku.
Setelah beberapa hari aku koma dan akhirnya aku tersadar,aku melihat Ainun dia tampak berbeda sekali,perutnya terlihat agak membuncit walaupun tangan dan postur tubuhnya belum semuanya berubah tapi aku yakin ada sesuatu yang terjadi pada dia.
__ADS_1
Astaga, mungkinkah dia sedang hamil ,dan bayi yang ada dalam kandungannya adalah benihku,sungguh ini membuatku gila mengapa aku menjadi tak karuan apakah sekarang Ainun mengandung bayiku??.
Pertanyaan itu selalu membayangi fikiranku,apakah nanti dugaan ku benar,lalu apa yang harus ku lakukan?.
Apa aku harus menikahi nya? Tidak...tidak mungkin mana mungkin dia mau menerimaku sebagai suaminya setelah apa yang sudah aku lakukan padanya,dia pasti akan sangat membenciku.
Tak lama kemudian Rudy pun datang dia adalah dokter yang menangani Ainun dia menemuiku dan berkata denganku permintaan terakhir apa yang ingin aku sampaikan sebelum akhirnya aku menerima hukuman mati.
__ADS_1
Yah,memang aku telah di vonis hukuman mati atas kasus yang telah aku perbuat itu sangat memberatkanku,tapi apa mau di kata nasi sudah menjadi bubur menyesal pun tidak berguna karna sekarang ini yang bisa ku lakukan adalah bertobat dan meminta maaf pada Ainun atas semua dosaku padanya.