
Gedung megah dengan dekorasi pengantin yang menawan di tambah hiasan bunga bunga nan cantik indah dipandang mata.
Mataku tertuju pada kak Radit,dia begitu tampan dengan setelan jas pengantin gaya klasik modern ,kesan tampan dan gagah terpancar dari dirinya,sungguh aku beruntung dapat bersanding dengan laki laki yang aku sayang meskipun sayang dan cintaku sempat terhalang suatu masalah namun rasa itu masih tetap ada untuk pria yang pertama kali menyatakan cintanya padaku,aku yang sedikit canggung di tatap balik oleh nya hanya tertunduk malu pipiku merona tersipu karna pandangan matanya yang membuat jantungku serasa copot.
Begitu pun dengan penampilan ku aku yang di pakaikan gaun pengantin modern pun tampak cantik seperti kami ini adalah sepasang raja dan ratu,hatiku sungguh berbunga bunga entahlah bukan karna harta dan ketampanan yang dimiliki kak Radit tetapi aku dapat melihat ketulusan hatinya untuk memilihku menjadi istrinya.
" Hey bro ,,selamat ya kalian udah resmi jadi suami istri sekarang,it's amazing'.
" Ok,Akmal thanks ya"
" Hai selamat ya untuk kalian ih jadi iri deh cewe kayak kamu bisa dapetin cowo setampan dan setajir Radit" .
" Aurell???".
__ADS_1
Sakit aku mendengar ucapan dari perempuan yang bernama Aurel yang dengar dari kak Radit dia adalah kekasih Akmal mantan kekasih kak Silvi,apa yang dikatakannya begitu mengena hatiku.
" Assalamualaikum ,,Ainun- Radit , selamat ya untuk pernikahan kalian semoga kalian berdua bisa mengarungi hidup dalam suka dan duka bersama dan menjadi keluarga yang sakinah mawadah warahmah,,aamiin".
" Aamiiinnn terimakasih mas Rudy atas doa doanya semoga Allah membalas semua kebaikan mas".
" hai nun ,dit selamat ya,semoga langgeng ya,kakak senang lihat Kalian akhirnya menikah".
" makasih Sil".
Semua undangan tamu mulai berdatangan mereka silih berganti saling mengucapkan selamat kepada kami berdua,sampai pukul 12 malam aku masih terus menerima tamu undangan tanpa aku sadari ada sepasang mata sedang mengintai kami .
Aku tidak begitu melihat siapa seseorang di balik tirai itu tapi mata itu menatap tajam ke arahku bahkan sangat menakutkan seolah ingin menerkam ku,tapi aku merasa dia tidak menyukai keberadaan ku disini,entah siapa dia mudah mudahan saja itu hanya perasaanku saja.
__ADS_1
-----------------------------------------------------------------
"Kak ,aku udah capek berdiri terus bisa gak aku istirahat duluan?".
" Kakak juga capek nun,kakak pikir yang datang cuma kerabat dekat aja ternyata mami sama papi juga mengundang rekan bisnisnya jadi selarut ini kita belum bisa istirahat,apa kakak bilang aja ke mami papi kalo pestanya di sudahi aja ya nun?".
" Terserah kak Radit aja tapi kalo menurut Ainun sih jangan kak ,Ainun takut orang tua kakak akan marah nanti kakak juga yang kena,kita sabarin aja kak mungkin sebentar lagi selesai acaranya".
"Yasudah kalo itu menurut kamu kakak ikut aja mungkin apa yang kamu katakan ada benarnya kamu tau sendiri kan sikap mami ke kamu seperti apa kakak juga takut kalo kamu nanti kena marah sama mami".
Jam sudah menunjukan pukul 3 pagi tetapi ini mungkin acara resepsi terlama yang pernah aku rasakan,semua badanku terasa pegal dan aku pun sudah terlihat tak bersemangat begitu dengan kak Radit yang mulai nampak gelisah sepertinya dia sudah sangat kelelahan dia butuh istirahat tapi bagaimana caranya kami bisa beristirahat sementara jam sudah menunjukan 3 pagi dan mungkin gak lama lagi akan masuk waktu subuh tapi aku dan kak Radit masih menjadi ratu dan raja seharian,sementara tamu undangan sudah pulang pulang hanya tersisa keluarga terdekat saja dan aku juga sudah tidak melihat kak Silvi dan Mas Rudy mungkin mereka sudah pulang karna memang pasti mereka butuh istirahat untuk bisa melakukan aktivitas esok harinya.
Secara tak sengaja aku melihat ibu nya kak Radit sedang berbicara dengan seorang perempuan yang usianya mungkin tidak terpaut jauh dariku hanya saja wajah nya menghadap membelakangiku sehingga aku tak dapat melihat wajah gadis itu,entah siapa dia seperti sedari tadi aku dan kak Radit menyalami orang aku belum bersalaman dengan orang itu ,Apa dia masih keluarga kak Radit?".
__ADS_1