
" Arkana sagara.
Pebisnis muda berusia 27 tahun yang sukses merambah bisnisnya dalam dunia bisnis makanan, Dan beberapa pabrik. tidak hanya itu , tahun ini perusahaan nya hendak membuka bisnis baru di bidang pariwisata . dalam kesehariannya dia adalah pria yang sangat sibuk. dia tidak menyukai wanita, Bukan karena dia tidak tertarik.
Tapi pertimbangan nya cukup banyak setelah wanita yang teramat dicintainya meninggalkan Keisha dan dirinya , ketika dia membutuhkan dukungan.
" setelah bercerai dengan Kanaya, dia tidak ingin Lagi berkencan apa lagi menikah. Trauma yang dia rasakan waktu itu, membuatnya tidak mau lagi Menjalin hubungan, Kanaya berselingkuh dengan sahabat masa kecilnya sendiri, dan itu sangat mengecewakannya . dia tak menerima wanita sebaik , atau secantik apapun, untuk bisa menjadi istrinya hingga kini. Wanita manapun yang hendak dipertemukan maminya selalu di tolak olehnya. Dia tak ingin lagi mencintai seseorang, dan mengalami Kehilangan yang menyakitkan. apalagi anaknya juga Masih kecil saat sang istri meninggalkan mereka.
beruntung, ada mami dan bik Ratih yang merawatnya. Mami juga pernah perkejakan pengasuh, namun saat itu ternyata tujuan mami lain adanya. Ternyata pengasuh itu adalah seorang wanita yang hendak di jodohkan dengan arkana, Berharap arkana akan mempertimbangkanya menjadi calon istri, ternyata gagal karena wanita itu tidak cocok dengan Keisha.
Sejak mengetahui tindakan mami tersebut, Dia memutuskan untuk tidak memperkerjakan lagi seorang pengasuh. Mami menginginkan arkana segera mengakhiri masa lajangnya.
Beliau tak percaya bahwa arkana benar-benar ingin Untuk melajang selamanya. Hidupnya masih muda, dan lagi Keisha membutuhkan sosok mama untuk bertumbuh dewasa.
Toktok!
"Pintu ruang kerjanya baru saja di ketok, dan setelah terlihat sebuah leher menjulur memperlihatkan sosok David diikuti Rendy .
" Hm, mereka? batin Rendy.
"Hey! ini jam makan siang hey! " Sindir David pada bos.
Arkana lupa kalau waktu sudah masuk jam makan siang akhirnya datang. " Kalian kenapa Datang kesini? " Setahunnya, mereka terlalu sibuk Untuk hanya sekedar mengajak makan siang.
" kenapa ya? " Rendy mengulang pertanyaan sang direktur itu ketika sampai kursi persegi yang saling berhadapan di depan meja kebesaran arkana. David juga mengikuti Rendy dan berkata".
Pengen mampir saja.. "
arkana mengernyitkan kening, kata mampir hal yang jarang di sebut kedua temannya yang super sibuk itu. " Tumben ? Tanya arkana.
Ya buka mampir aja sih . Kita mau interogasi kamu" Jelas Rendy , Merentangkan tangannya pada bahu Sopa. Arkana menutup laptop di depannya. dia Langsung menghubungi sekretarisnya di depan lewat telpon, Mode speaker.
"Anggun? "
" Iya pak CEO" Jawab Anggun di telpon itu.
"Pesankan kami dari restoran Chinese yang biasa. satu lagi, Jangan biarkan ada yang masuk selama jam istirahat"
"Baik Pak ! " jawab Anggun.
__ADS_1
Tut, arkana menutup sambungannya.
"pantesan aja freya enggak berhasil merayu kamu, Ternyata... ada yang bening di rumah ? Sejak kapan?" David langsung to the point menimpali.
" apa maksud kamu? "arkana menatap menyelidik Dari tempatnya.
Gausah di singgung begitu. langsung saja to the point babak dua Vid, " Sela Rendy, yang di sela kunjungannya masih membawa ipad -nya .
"Kamu udah nikah yah kan? "
arkana terdiam seribu bahasa di tempatnya. sepertinya keduanya sudah tahu, karena mereka yang mengantarkannya tadi malam. Ya, mereka Pasti melihat Safira di rumah.
awalnya kami gak percaya, Tapi cincin yang kamu Pakai sama banget dengan punya gadis , eh gadis...
Maaf Pak arkana, sama dengan cincin bu Safira ...
Yang kami temui tadi malam. " Tambah David.
Spontan arkana melihat cincin di jari manis kanannya, cincin yang membuat Rendy dan David jelas curiga . "Kalian ketemu Safira? "
" Whahhaahahahahaha !
Gilaaaaa! Dia beneran nikah Dy ! "
Kekeh David dengan suara lantangnya.
kecilkan suaramu Vid! " Hardiknya. seketika David menutup mulut dengan tangannya. decakan sebal keluar dari mulut Rendy, dan sepertinya dia memang tak bisa menyembunyikan pernikahannya Lagi.
"Tadinya kamu mau sembunyikan dari kita? " Tatapan Rendy jadi serius, di dukung David yang berjanggut - manggut . pria itu menghela napas sebelum memulai kalimatnya. " Oke aku akan ceritain" Mendengar Jawaban itu kedua sahabat arkana saling mengedipkan mata. sementara Arkana bertolak pinggang. Entah dari mana masalahnya ini
harus di ceritakan.
\*\*\*\*\*
" Assalamualaikum" Suara khas paru baya Mami Arkana terdengar dari pintu utama rumah arkana. Safira yang sedang menyirami bunga. di belakang,
Dan seketika samar- samar mendengar suara . " Walaikum salam " dia langsung mematikan Pancuran air itu lalu segera mengarah ke ruang tengah.
"Kamu sedang apa Safira ? " Mami mengetahui keberadaan Safira setelah bertanya dari bik Ratih, Dan bertemu Safira tepat di pintu ruang tengah Menuju taman.
"Assalamu'alaikum mami" Sahut Safira, memberi salam sungkem pada mertuanya ." Habis nyiram Tanaman Mi .
"Keisha tadi di antar siapa ? "
Sama supir, Kata bapaknya besok saya ada, dan bisa Antar Keisha"
__ADS_1
"Oh, bagus - bagus. Safira, sini ...Mami mau bicara dulu" ajak menuju sopa ruang tamu.
"selama ini kamu kuliah kan? kenapa kamu memilih menjadi guru les ketimbang melanjutkan kuliahmu? "
"Mm, " Sebetulnya Fira malu menjelaskan ini. " Sebetulnya Safira lagi cuti kuliah bu, Sponsor beasiswa Safira tiba-tiba menghentikan pembiayaan Tanpa sebab. Saat Safira dan teman - teman mengkonfirmasi apa, bagian humasnya tidak merespon. Jadi Fira cari dulu tambahan dengan memberi Les"
Mami bermanggut - Manggut . " mulai saat ini kamu gak perlu cari beasiswa. ada suamimu yang akan membiayai biaya kuliahmu"
"Enggak Mi, enggak perlu . "
Entah apa reaksi arkana bila mendengar ini.
Nanti Mami yang akan bilang sama arkana. Bagaimanapun kamu harus menyelesaikan gelar Sarjana, makanya kamu mengajar les kan.
"Enggak Mih, enggak usah. Safira benar-benar ingin mengusahakan dari jalur beasiswa dulu"
\*\*\*\*\*
"Apa ? kamu belum nyentuh dia ? " Tanya David dengan mengebu - ngebu . Meja tamu CEO telah di sulap menjadi meja makan oleh ketiga pria itu. "
kamu itu lelaki tulen bukan? " Tanya David kemudian.
"Aku menikah karena perintah orang tua ku" jawab arkana lugas, ketika kedua temannya saling berpandang Tanya. " kami menikah karena melakukan kesalahan yang tidak aku lakukan.
tapi yang sudah menikahi seseorang, ya kamu harus halalkan! " David menimpali lagi, dan itu membuat arkana terdiam. diamnya pria itu membuat
kedua sahabatnya tak berani berkata-kata lagi.
"kalian tidak usah mengurusi pernikahanku. yang meminta dari kalian adalah bantu aku merahasiakannya. " Minta arkana tanpa melihat kedua sahabat yang sedang menatapnya itu.
"Tapi-'
" Aku gak mau dengar alasan. kamu tahukan aku tidak mau menikah.. Aku ngelakuin ini semua karena mami. " Lagi - lagi kalimat yang keluar dari mulut arkana membuat mereka terdiam seribu bahasa.
Memang, dari tatapannya pria itu terlihat masih dalam fase denial. David yang biasanya bercanda pun akhirnya mengangkat tangan, tanda menyerah
"Oke.. "David berjanji tidak akan memberi tahu siapa-siapa. " tapi bagaimana kalau ada yang bertanya dengan cincinmu itu? "
"Kalau ada yang bertanya akan kujawab . kalau tidak, biarkan mereka berspekulasi" Jawab arkana, Terkesan acuh tak acuh.
Oke, sepertinya Rendy juga ikut sepakat untuk tetap diam. untuk sementara ini, Rendy dan David sepakat diam, tak membahas dalam - dalam urusan pribadi arkana yang terdengar rumit ini. Melihat bagaimana Safira yang begitu sopan dengan mereka kemarin , mereka yakin , arkana tidak mungkin tidak tunduk pada wanita cantik yang ayu itu. Yah, mereka akan melihat sambil berjalan . entah kenapa , mereka tak yakin bila sikap arkana yang teguh tak Menginginkan wanita, akan bertahan selamanya.
__ADS_1
*****