ISTRI YANG TAK KAU INGIN KAN

ISTRI YANG TAK KAU INGIN KAN
Safira dan Rendy kepergok...


__ADS_3

Pak Rendy... " panggilan itu membuat kedua mata Rendy berfokus pada wajahnya. " Oh, ..ya? " Hampir saja dia salah tingkah karena matanya menjelajahi pesona nya beberapa detik lalu.



katanya ada yang bapak mau obrolan kan? "


" benar ,ada " Jawab Rendy . " tapi lebih daripada itu, pesanlah sesuatu, ini adalah kafe miliki. Arkana dan David sering datang kemari, dan menikmati secara Bebas... kamu juga adalah istri temanku, jangan sungkan " Tidak, terimakasih.... " jelas Safira masih sungkan. Oh..ya... mengenai beasiswa itu. aku sudah mengurusnya"


Mendengar itu kedua mata bulat di depannya itu berbinar. " Maksud bapak? "


iya, aku sudah memastikan kerja sama masih berjalan baik" jelasnya. saya terkejut, ternyata ada konfirmasi penghargaan beasiswa di tunda" jelasnya. " Oh... jadi sebetulnya ditunda? "wajahnya memerah, manis. sebahagia inikah mendengar berita beasiswa nya telah di luruskan?


Ternyata ada miskomunikasi dari pihak humas perusahaan kami. Tidak ada penundaan aliran dana beasiswa. kami hanya menghentikan untuk tahun ini. Untuk tahun sebelumnya sudah berjalan tetap akan berjalan"


"Ah... syukurlah.... " Dia begitu bahagia, bahkan caranya mendekap kedua tangan ke pusat tubuhnya Sangat manis untuk dilihat. apa di rumah dia juga menunjukkan sisi seperti ini pada suaminya? baru aja Rendy bertanya dalam dirinya sendiri, dia tersadar untuk bertanya sesuatu.


Kamu sempat putus kuliah ya karena beasiswa itu? " Iya pak. beasiswa itu harapan saya. biasanya saya akan mencari kerja sampingan. karena saya harus pokus mempertahankan IP, pada akhirnya saya mengandalkan beasiswa. " paman dan bibinya tidak punya uang untuk melanjutkan kuliahnya. meski sepupunya Rachel berkuliah di universitas mahal, yang mereka bukan haknya. itulah yang dikatakan pamannya.


Rendy mendengus dan menyentuh kan batang jari telunjuk pada bibir. arkana benar-benar melepas tanggung jawab pada istrinya. sesaat kemudian dia menggaruk - garuk satu alisnya. " Safira... "Sahutnya Maaf aku lancang... Tapi bagaimanapun arkana adalah sahabatku. "



Bisa Rendy lihat, bila tubuh Fira mendadak tegang apalagi wajahnya, karena membahas arkana. Fira memilih menundukkan pandangan dan mendengarkan. " Aku dan David tahu, kalau kamu istrinya Arkana sagara"


Wanita muda itu menelan ludah. Sesaat, keheningan tercipta hingga membuat Rendy jadi canggung untuk melanjutkan.


__ADS_1


"Pak Arkana udah cerita ya pak ? " Tanya Safira.


Tanpa bercerita pun saya dan David sudah menduganya" Wanita itu menunduk lagi mengenggam salah satu lengannya. " di rumah Arkana tiba-tiba ada seorang wanita dan lagi dia memakai cincin yang sama dengan Arkana... Siapa lagi kalau bukan istri nya? "


senyum kecut itu tersibak di wajah kecil Safira.


Meski begitu saya bukan istri sesungguhnya. kami menikah karena terpaksa. "


Rendy mengambil gelas mocachinonya dan menyesapnya dengan sekali teguk. Arkana pernah Mengalami trauma cinta dengan seorang wanita. " Entah ini pantas di jelaskan atau tidak, tapi menurut Rendy Safira layak tahu. " Mantan istri Arkana pergi Meninggalkannya karena pria lain. saat itu Arkana belum sesukses saat ini, istrinya selingkuh denmeninggalkany, meninggalkanya dengan Keisha yang berumur satu tahun saat itu. "


Hampir saja Safira di buat menganga oleh penjelasan ituitu. Namun dia segera memperbaiki mimik mukanya. "Kenapa bapak menceritakan itu pada saya? "


karena kamu istrinya. saya rasa kamu berhak tahu kenapa sikap Arkana begitu. Tidak hanya kamu, semua wanita yang mendekatinya selama ini mendapat perlakuan yang sama"



Fira terdiam. " saya harap bapak bisa merahasiakannya. pak Arkana tidak mau pernikahan ini di dengar orang lain"


itu juga yang di katakan Arkana. "Ya, sesuai permintaan kalian... kalian yang menjalaninya " satu pertanyaan lagi yang membuat Rendy penasaran.


mumpung masih bersama istri sahabatnya ini, dia akan bertanya. "Kenapa kamu menggunakan beasiswa? bukannya ada Arkana yang akan membiayai kuliahmu? "


Saya tidak mau merepotkan pak Arkana! "


merepotkan ? bisa Rendy bayangkan sekaku apa Safira di rumah. Arkana bukan hanya menjaga jarak, namun juga tidak mau bertanggung jawab.


"...... Oke. kamu tinggal mendaftar ulang untuk semester depan saja nanti semuanya pasti akan di proses dikampusmu" sepertinya tidak perlu bertanya lagi, gadis ini sangat segan untuk mempertanyakan haknya pada Arkana.

__ADS_1


"Terimakasih.terimakasih pak Rendy" sunggingan senyum itu membuat Rendy sangat terpuji. Membantu istri teman yang kaya raya , baru pertama kali. " Sama-sama . " Ucapnya .nasibnya sungguh malang bertemu Arkana yang tak suka mengikat hubungan dengan wanita . " Maaf bertanya seperti ini, ... apa Arkana bersikap baik padamu, saat di rumah? "


Fira terkejut, mendapat pertanyaan seperti itu, dari orang yang pertama kali kenal"


.... begini... maksudku. .. "


Fira meminum kopi nya karena dia ketahuan gugup, dan saat menurunkannya, benda itu malah tersenggol gelas cangkir. Tang!


Ah, astaga . cangkir itu jatuh keatas meja, namun cairan kopinya meluncur ke kakinya Rendy, mengenai celana berbahan mahal itu.


Ya, ampu maaf pak! "


dengan segera Safira mengambil tisu dari tasnya dan berlutut dihadapan Rendy. Rendy membelakan mata karena terkejut. " A, apa yang kau lakukan? "


Maaf , saya tidak sengaja pak.. maaf kan saya! "Seakan tak peduli. Safira terus mengelap kencang, Hingga Rendy kikuk di depannya, dan berdiri.


Jangan, tidak usah ! aku bisa menggantinya " Lerai Rendy.


Tapi saya tidak enak pak! "


Jangan Safira, Tak perlu-"


"Apa - Apaan ini ? " baru saja Rendy ingin mengambil kedua lengan Safira untuk berdiri"Apa yang kalian lakukan di sini? "suara bass itu dari samping Rendy membuat Safira terlonjak dari tempatnya. pria itu berdiri dengan perangai mendominasi, dan tatapannya tertuju pada Rendy yang juga tercengang, terakhir.. dia menatap gadis muda itu lekat - lekat seakan hendak memakannya. " Apa yang kamu lakukan di sini, Safira? "


Pak.. pak Arkana?


*****

__ADS_1


__ADS_2