
Happy reading...
Setelah menempuh perjalanan kurang lebih satu jam setengah akhir nya mobil lexus LC bewarna putih itu baru saja sampai di sebuah villa mewah di kawasan elit yang masih di daerah kota A.
Sebelum keluar dari mobil nya alice mengikat rambut panjang nya terlebih dulu lalu ia keluar setelah seorang pria datang dan membukakan pintu mobil nya
“dimana dia?” tanya alice pada pria itu tanpa menoleh
“sudah kami amankan di dalam nona” jawab pria itu, lalu mereka berdua pun berjalan masuk ke dalam villa tersebut.
Begitu alice masuk ke ruangan tersebut semua anak buah nya yang berada di ruangan itu langsung membungkuk kan tubuh nya untuk memberi hormat kepada alice.
Pandangan alice pun tertuju pada seorang laki – laki yang sedang duduk di sofa dengan kedua tangan dalam kondisi terikat serta mulut yang tertutup oleh lakban hitam
“mike! suruh beberapa anak buah berjaga di luar dan cegah siapa pun orang yang datang ke sini, kalo perlu habisi mereka yang berani melawan” titah alice pada pria yang bernama mike tersebut
“baik nona” ucap mike yang segera menjalan kan perintah nona muda nya itu
‘apakah gadis kecil itu bos mereka?’ batin laki – laki yang terikat itu ketika melihat orang – orang membungkuk penuh hormat kearah alice
“hai paman apa kabar?” ucap alice sambil tersenyum polos ketika ia sudah berdiri di depan pria yang ia panggil dengan sebutan "paman" itu
“hmpphph….” Jawab pria itu dengan tidak jelas karena mulut nya masih tertutup lakban
“oh ya ampun, maaf paman aku lupa jika mulut mu sedang tertutup lakban” ucap alice dengan nada mengejek lalu ia memerintahkan salah satu anak buah nya yang berada di ruangan tersebut untuk membuka lakban yang menutupi mulut laki – laki itu
“ahhk…...” rintih laki – laki itu ketika lakban yang menutupi mulut nya di tarik dengan kasar
“apakah sakit?” tanya alice dengan tampang polos nya
“siapa kau? Berani sekali buat kerusuhan di villa ku, cepat lepaskan aku” ucap laki – laki itu dengan raut wajah marah menatap kearah alice
“paman tanya siapa aku?” tanya balik alice dengan salah satu alis nya naik
“sialan! berhenti lah memanggil ku paman. aku bukan paman mu” jawab laki – laki itu dengan meninggikan nada suara nya
Alice mengangkat satu tangan nya untuk memberi kode kepada anak buah nya untuk berhenti ketika mereka hendak memberi pelajaran pada pria itu karena telah berani meninggikan suara nya di depan bos mereka.
“coba tebak siapa aku?" ucap alice sambil memasuk kan satu demi satu peluru ke dalam pistol berjenis revolver yang sudah di siapkan oleh anak buah nya itu
"alice wiston?" tebak nya ragu - ragu
"precisamente! (tepat sekali)" jawab alice dengan menggunakan bahasa italia sambil tersenyum
__ADS_1
"cih! jadi kau anak dari orang haram itu" ucap nya
seketika ekspresi alice berubah menjadi menyeramkan bahkan para anak buah nya saja sampai bergidik ngeri melihat nya
lisa yang berdiri di belakang bos nya itu langsung melirik kan mata nya kearah mike yang juga melirik kearah nya, mereka berdua adalah tangan kanan alice yang paling ia percayai
'seperti nya pria tua itu ingin secepat nya bertemu dengan malaikat maut' batin lisa yang berbicara lewat mata nya, mike menganggukan kepala nya seolah mengerti apa yang sedang di pikirkan oleh wanita di sebelah nya itu walau hanya dari tatapan nya saja.
alice yang mendengar ucapan dari laki - laki itu langsung menghentikan kegiatan nya yang memasuk kan peluru, lalu beralih menatap kearah pria di depan nya itu"siapa yang kau sebut 'orang haram itu' jastin?" tanya alice dengan raut wajah menyeramkan nya
yaps! laki - laki yang terikat itu bernama jastin pattinson, ia adalah kakak dari wiston ayah alice.
jastin meneguk saliva nya. entah kenapa ia merasa sangat takut dengan wanita muda di depan nya itu ketika melihat tatapan dan aura dari wanita itu
"siapa lagi kalo bukan wiston ayah mu yang menjadi aid bagi keluarga pattinson" jawab nya yang berhasil menutupi rasa ketakutan nya itu
brukk
alice yang tidak terima karena nama sang ayah di sebut itu pun langsung memberikan tinjuan keras di perut justin sampai pria itu terjatuh ke lantai dengan nafas memburu alice segera menarik kerah baju laki - laki itu dan menghajar nya habis - habisan melampiaskan rasa amarah nya.
baik mike, lisa ataupun para anak buah nya yang lain hanya bisa menonton dan menelan saliva nya saja saat melihat betapa beringas nya bos mereka ketika marah. walaupun ini bukan pertama kali nya mereka melihat bos nya melakukan itu tapi tetap saja mereka takut melihat kemarahan dari bos nya bahkan mereka pernah menyaksikan adegan yang lebih mengerikan dari pada ini.
kemarahan alice akan memuncak ketika ada seseorang yang berani menjelekkan nama kedua orang tua nya. ketika orang tersebut menjelekkan nama kedua orang tua nya apalagi tepat di depan nya artinya orang tersebut menyerahkan dirinya untuk menjadi sasaran amukan alice.
setelah puas menghajar jastin alice pun memerintahkan anak buah nya untuk mendudukkan kembali pria itu di kursi
"baik bos" jawab serempak kedua anak buah alice, mereka berdua pun mengangkat tubuh jastin yang sudah pingsan di lantai dengan darah segar yang keluar dari mulut dan hidung nya serta wajah yang sudah babak belur akibat di hajar habis - habisan oleh alice
"apa dia sudah mati?" bisik lisa di telinga mike ketika melihat pria yang habis di hajar oleh bos nya itu tidak bergerak sama sekali
"kau kasihan?" balas mike yang berbalik bertanya
"tidak! aku cuma menyayangkan nya saja jika ia mati sekarang" jawab lisa sambil berbisik
"kau benar, terlalu mudah bagi nya jika mati sekarang" ucap mike berbisik
alice pun menduduk kan tubuh nya di sofa empuk yang berada di ruangan itu untuk menenangkan nafas nya yang sedikit terengah - engah itu.
senyum puas terukir di bibir alice ketika melihat ruangan di villa itu yang tadi nya mewah dan bersih kini berubah menjadi berantakan bahkan bercak darah di mana - mana dan tumpukan mayat dari pengawal jastin yang sudah di bunuh lebih dulu oleh anak buah nya itu menjadi pamandangan indah di mata alice
"siapa perempuan itu?" tanya alice menatap ke arah lisa dan juga mike secara bergantian ketika ia baru menyadari kehadiran seorang wanita yang berpakaian sangat ketat itu sedang duduk di pojok ruangan dengan kedua tangan dan kaki terikat.
"dia lea wanita yang di sewa oleh tuan jastin nona" jawab lisa
__ADS_1
alice pun bangkit dari duduk nya dan berjalan mendekat kearah wanita itu, ia pun mensejajarkan tubuh nya dengan wanita itu.
"ahhk,,," rintih nya saat alice membuka lakban yang menutup mulut nya dengan kasar
"oh! ternyata dia seorang ******" ucap alice dengan senyum mengejek
"lepaskan aku" ucap wanita yang bernama lea itu dengan wajah marah menutupi rasa ketakutan nya
"kalo aku tidak mau?" tanya alice dengan satu alis nya naik
"maka aku akan melaporkan mu ke polisi dan kau beserta anak buah mu itu akan masuk ke penjara" jawab nya yang penuh percaya diri
'kenapa dia tidak takut dengan ancaman ku?' batin lea ketika melihat ekspresi alice yang tidak terlihat ketakutan sama sekali justru malah tersenyum yang menurut nya senyuman itu sangat lah menakut kan
"sebelum kau melakukan itu maka peluru ku ini sudah terlebih dulu menembus kepala mu, ******!" ucap alice sambil menodongkan pistol yang telah ia isi peluru itu tepat di kepala lea
"ka - kau tidak akan bisa melakukan nya" ucap lea dengan raut wajah ketakutan
"kenapa tidak bisa? aku tinggal menekan palatuk nya lalu ....." ucap alice yang sengaja menghentikan kalimat nya
"tu - tunggu, ji - jika aku mati maka keluarga ku tidak akan melepaskan mu" ucap nya yang membuat alice ketawa
"kenapa kau tertawa?" tanya lea dengan bingung
"kau pikir aku takut?" tanya balik alice
"maaf nona, karena kau telah melihat wajah ku maka aku tidak bisa membiarkan mu hidup" sambung alice
"aku tidak akan memberitahu pada siapa pun asal kau biarkan aku hidup" ucap lea dengan cepat
"aku percaya" ucap alice yang membuat lea tersenyum lega
'dasar bodoh! lihat saja nanti jika aku sudah kabur dari sini, aku akan menyuruh bawahan kakak ku untuk membunuh mu beserta orang mu' batin lea
"tapi setelah kau menjadi mayat" sambung alice yang membuat wajah lea langsung berubah menjadi pucat
"kau ~ "
Dorr....
ucapan lea terhenti saat alice sudah menembak wanita itu tepat di kepala nya.
Bersambung...
__ADS_1
**sorry guys author lama up nya hehehee😅
lanjut besok up nya😘**