Istriku Seorang Bos Mafia

Istriku Seorang Bos Mafia
Episode 24


__ADS_3

Happy reading...


Setiba nya di dalam mobil, alice memandang black card yang di berikan oleh Alexander pada nya tadi pagi yang berada di tas nya itu. 


Alice pun mengambil handphone nya lalu menelpon nomor seseorang


“hallo” ucap orang di sebrang ketika panggilan tersebut di angkat


“apa kau hari ini sibuk, jessica?” tanya alice


yaps! Seseorang itu adalah jessica


“tidak! Ada apa?” jawab jessica


“aku ingin mengajak mu shopping sekalian mentraktir semua barang belanjaan mu, apa kau tau di mana mall paling mahal di kota A?” ucap alice


“wow!!! Apa Alexander sudah memberikan uang tunjangan lima puluh miliar itu pada mu?” tanya Jessica penasaran


“tidak! Dia hanya memberi ku black card” jawab alice


“serius! Alexander memberikan black card tanpa limit?” tanya Jessica dengan suara teriakan melengking dari mulut nya dan hampir saja membuat gendang telinga alice rusak jika saja ia tidak segera menjauhkan telpon itu dari telinga nya


“iya, kau jadi ikut atau tidak?” ucap alice tidak sabaran


“tentu saja ikut!” jawab Jessica dengan bersemangat

__ADS_1


“kirim alamat nya, aku akan menjemput mu” ucap alice


“oke”


Setelah mendengar jawaban Jessica, alice pun langsung memutuskan panggilan telpon tersebut lalu menjalankan mobil nya menuju alamat yang telah Jessica kirimkan pada nya melalui aplikasi hijau.


Satu jam kemudian mobil alice sampai di sebuah salon tempat Jessica merawat rambut nya, Jessica mengernyit kan alis nya saat melihat alice masih mengenakan pakaian yang sama dengan kemarin di pakai nya


“kenapa kau masih masih memakai pakaian yang sama?” tanya nya saat sudah memasang seat belt 


“dua orang brengsek itu membakar semua pakaian dan barang – barang ku” jawab alice dengan raut wajah kesal


“maksud mu Alexander dan monic?” 


“iya, iyalah siapa lagi kalo bukan mereka” jawab alice


Jessica dan anna sudah bersahabat dari kecil. Keluarga nya dan keluarga William adalah kerabat, bisa di bilang ia dan anna adalah sepupu jadi ia tidak bisa membiarkan orang lain menggertak sepupu nya.


“baiklah, mari kita shopping sepuas nya dan membuat Alexander scott bangkrut” ucap Jessica menggebu – gebu


Alice melirik sekilas kearah Jessica dengan senyum tipis


Tidak butuh waktu yang lama akhir nya mobil alice berhenti di kawasan pusat perbelanjaan terbesar dan mewah yang terkenal di kota A


Alice dan Jessica pun turun dari mobil tersebut. 

__ADS_1


Mall yang berada di kawasan pusat perbelajaan itu di peruntukkan bagi kalangan kelas atas, itu terbukti dari deretan mobil – mobil mewah terparkir di parkiran besar mall itu. Beberapa orang baik laki – laki ataupun perempuan memakai pakaian berkelas masuk ke dalam mall.


“grand mall plaza di khusus kan untuk para kaum elite di ibu kota. Untuk gadis sederhana seperti kita menginjak kan kaki di tempat ini” bisik Jessica dengan sinis 


‘baiklah, nanti aku akan menyuruh mike untuk membeli mall ini’ batin alice sambil menatap mall itu


Keluarga Jessica hidup pas – pasan seperti keluarga William. ia hanya bisa mengandalkan dirinya sebagai model papan atas untuk mendapat kartu masuk ke mall tersebut


“ayo masuk” ucap Jessica sambil membawa alice masuk kedalam grand mall plaza itu setelah menunjukkan kartu keanggota nya pada petugas


Alice pun menunjukkan black card nya pada petugas itu saat petugas itu menatap nya dengan tatapan merendahkan ketika memandang pakaian yang ia kenakan sangat kasual dan murahan.


Petugas itu terkejut saat melihat kartu hitam tanpa limit itu. Setelah ia memastikan keaslian dari black card itu ia pun merubah raut wajah nya dengan penuh hormat mempersilahkan alice dan Jessica lewat tanpa pemeriksaan lebih lanjut.


‘apa di kota ini kalangan bawah selalu di rendahkan? cih! Sangat Menjengkel kan. Mau belanja saja ribet’ gerutu alice dalam hati


Mata Jessica berkilau penuh dengan kegembiraan saat melihat pakaian warna – warni, Ia pun bergegas menarik tangan alice untuk masuk melihat model terbaru merek toko favorite nya itu.


Di toko Louis vuitton terlihat dua orang wanita baru saja keluar dengan beberapa tas belanjaan di tangan mereka masing – masing.


“bukankah itu anna?” tanya salah satu wanita itu saat pandangan nya tidak sengaja melihat alice berada di dalam toko channel.


Bersambung...


jangan lupa tinggalkan jejak

__ADS_1


tembus 20 komen author janji besok dubble up :)


__ADS_2