
Happy reading...
"berbelanja?" ucap alexander sambil menyipitkan mata nya dengan tajam
"iya tuan" ucap siska
"segera panggilkan dia!" perintah alexander dengan dingin
tepat di saat alexander selesai mengatakan kalimat tersebut, pintu ruangan alexander itu pun di ketuk dari luar sebelum sosok monic masuk dalam ruangan itu.
terlihat raut wajah monic berubah cemas saat melihat alexander dan dua asissten nya itu sedang menatap ke arah nya dengan berbagai macam tatapan
"alex, maaf aku terlambat karena tadi sedang terjadi sesuatu di luar" ucap monic sambil tersenyum lembut sambil berjalan menghampiri mereka
"alex, apa kau sudah melihat video yang beredar di internet itu?" tanya monic dengan cemas
"hm,,," jawab alexander tanpa ekspresi
sudah ia duga pasti wanita itu lah yang sudah memberitahu kan nya pada alexander saat monic melihat handphone di tangan siska.
raut wajah monic seketika langsung berubah menjadi sedih saat menatap ke arah alexander dengan mata yang berkaca - kaca
__ADS_1
"alex,,, aku tidak tau kenapa anna sampai salah paham hingga menuduh kita berdua sudah berselingkuh padahal semua orang tau jika kita sudah dekat dari kecil tapi kata - kata anna ..." ucap monic sambil menahan isak tangis nya
'sebaiknya dia jadi aktris saja dan segera mengundur kan diri jadi sekretaris tuan alexander' batin siska kesal karena melihat trik menyedih kan monic
jujur saja baik siska atau pun ryan sama - sama tidak menyukai monic karena wanita itu selalu membuat mereka bekerja ekstra. sejak monic menjadi sekretaris alexander, ia selalu melemparkan semua pekerjaan nya pada mereka berdua dan memeras hasil kerja keras mereka.
"aku benar - benar sangat malu! semua orang di internet mencap ku sebagai wanita simp*n*n. alex! kita sudah berteman sejak kecil aku tidak menduga istri mu itu akan memfitnah ku seperti ini" lanjut monic sambil menahan dirinya agar tidak menangis karena ia tahu bahwa alexander membenci wanita yang menangis di depan nya. ia hanya harus berpura - pura tegar agar dapat menarik simpati dari alexander.
"jadi?" ucap alexander dengan dingin
"alex?" wajah monic berubah cemas saat mendengar ucapan dingin alexander
"kau adalah seorang sekretaris tapi malah memiliki banyak waktu luang di bandingkan ryan dan siska yang merupakan seorang asissten!" sambung alexander dengan sorot mata semakin tajam
"seperti nya aku sudah salah mempekerjakan mu" lanjut alexander yang berhasil membuat tubuh monic menegang
"alex, saat itu adalah jam istirahat. aku hanya mengambil waktu istirahat untuk sekedar bersantai sejenak" ucap monic dengan lembut
"apa itu salah?" sambung nya sambil menatap ke arah alexander dengan tatapan bersalah
"tanyakan itu pada ryan dan siska, apa mereka memiliki waktu luang untuk keluar dari perusahaan di saat jam kerja walaupun hanya sekedar menikmati waktu istirahat?" ucap alexander dingin
__ADS_1
monic pun langsung menatap ke arah ryan dan siska yang berdiri di samping meja kerja alexander dengan tatapan memperingat kan.
baik siska dan ryan menatap monic dengan tatapan tidak senang.
alexander adalah tipe orang yang sangat gila kerja dan sangat perfeksionis sehingga membuat membuat mereka berdua harus bekerja lebih ekstra daripada karyawan lain.
sifat monic ketika di belakang alexander selalu memerintah kan mereka berdua untuk mengerjakan pekerjaan yang seharus nya adalah pekerjaan monic
sedangkan ia hanya sibuk berada di sisi alexander setiap saat.
ryan dan siska diam - diam sangat membenci monic. mereka berdua sangat bekerja keras untuk bisa mencapai posisi sekarang ini tapi monic dengan mudah nya ia menempati posisi sekretaris karena melalui koneksi.
ryan dan siska memilih untuk diam, mereka tidak mengucapkan kalimat yang menyalahkan monic karena mereka hanya lah orang biasa yang tidak memiliki kekuatan seperti monic dan juga tidak berani untuk menyinggung nya.
"alex, ku akui aku bersalah. aku minta maaf dan berjanji tidak akan melakukan nya lagi." ucap monic dengan ekspresi bersalah
"kau tidak perlu minta maaf, cukup berhenti dari pekerjaan mu karena masih banyak orang yang lebih displin dan kompeten di perusahaan ini" ucap alexander dengan datar
Bersambung...
author up lagi ðŸ¤
__ADS_1