
Nana berpamitan kerena dia sudah ada suami takut dia bakal mengadu pada sang kakek kerena meninggalkan sendiri.
Nana berjalan ke ruangannya dan membuka pintu melihat kopernya sudah berantakan dan kembali Nana keluar tanduk nya
"DEVAN SIALAN !!!!!"
Devan kini keluar hanyalah mengunakan
handuk sembari kepala nya penub bisaa
"ada apa kau berteriak-teriak seperti orang gilaa dan berani sekali kau mengumpat kepada ku" kini Devan yang kesal itu kembali menjawab Nana
"kau lihat ini bgst baju ku sema nya berserakan di depan pintu kau kira kau siapa!!!!" kini Nana semakin mengamuk kerena Devan tak mau kalah olehnya dan tak mengakui kesalahannya
"kau tanya aku siapa aku suami mu dan bukan pembantu muuu tinggal kau bersihkan saja kau membuat heboh satu dunia kerena suara muu dasar wanitaa" Devan masuk kamar mandi dan membanting pintu kamar mandi nya
"hey sialan jika pintu ku rusak kerena mu kau tau slah satu bagian dari tubuh mu ku buat bengkok!!!!!" kini Nana tak kuasa menahan emosi nya dia melihat kopernya sudah jebol dan berantakan Nana kembali menyusun barang"nya alat mekup nya di kamar satu lagi. agar tak melihat muka Devan terus menerus biar pagi nya yang cerah tidak rusak oleh Devan.nana membuang kopernya yng sudah bolong di tendang oleh Devan.
...****************...
__ADS_1
...****************...
kini di Indonesia kedua orang tua sedang membhas nama cucu mereka yang akan segara ada di dunia
"axor bagai mana jika mereka tidak akan mempunyai anak"
"emang sebuah pernikahan harus mempunyai anak ya biarkan Saja dulu mereka hidup dengan bahagia kita hanya bisa mendoakan saja"
kini mereka tertawa bersama dan meminum teh melihat wanita sexy di pantai Bali mereka kabur dari sang istri untuk berlibur
"axor kau lihat wanita bekini itu mengingat aku pada istri ku saja"
"ahkk tidak²aku bisa mati kerena velena kau tau dia tak berubah sama sekali dari awal kami menikah auranya sangat mematikan"
"akhqq iya sama seperti alenda jika aku berbuat salah maka aku bisa di habisi dan di gantung atas menara rumah"
kini dua pria itu geleng-geleng bersama mengingat betapa kejamnya istri mereka
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Nana kini sudah ada di kamarnya merapikan semua nya seperti kamar tidur yang Cukup enak dan tidak akan merasa lelah jika sudah di kamarnya.nana beranjak untuk mandi dan menyetel lagu kebangsaan nya dia sudah menulis di Twitter kalo di akan mandi berati tidak ada yang boleh menganggu nya mandi siapa pun itu.nana mandi dengan hikmat sampai akhirnya Devan menggedor pintu kamar Nana dengan keras dan berteriak keras
"akqqq sialan kenapa dia lagi menganggu ku" nana bangun dari Bethup nya dan mengambil mantelnya membuka pintu kamar sudah apa Devan yang tetiba melamun melihat Nana
"ada apa kau sampai berteriak di kamar ku,ak lagi mandi jangan menganggu ku mengerti!". *Nana hendak menutup pintu kembali tapi di tahan Devan tetiba Devan memeluk Nana dan mencium Lembut leher Nana.
Nana kaget akan tingkah Devan mendorong badan Devan*, "cabull kau" teriak Nana menyadarkan Devan yang tertiba terhipnotis oleh Nana
"kenapa kita tidur terpisah aku akan satu kamar dengan mu & aku lapar"
Devan memasukan kopernya dan langsung di tahan Nana dan menahan Devan
"tidak kita akan tidur terpisah kau mengerti,aku akan masak setelah aku mandi paham".
Nana langsung menutup pintu kamarnya dan memegang lehernya yang di kecup oleh Devan membuat Nana semakin kesal oleh Devan. Nana langsung masuk kamar mandi dan menyikat nya sampai tidak ada bau jigong nya Devan yang menempel
__ADS_1