ISTRIKU YANG GALAK

ISTRIKU YANG GALAK
Draft


__ADS_3

"Hay kau tak lihat suami mu di sini" panggil Devan yang di balas dengan tatapan mata kesal sayang istri.devan pun kini mendekati Nana,dengan cepat Nana berdiri dan menarik kopernya ke depan pintu mebuat Devan heran


"para wartawan sudah menunggu di bawah kita akan bulan madu di Amsterdam,eh bukan bulan madu jatuhnya hanya liburan untuk menambah KERJAan ku saja"


Devan kini mengerti kerjan nomor satu di kehidupan Nana,dan Nana tidak seperti wanita lainya yang hanya meminta ini itu pada pria dan lebih bisa mengandalkan diri nya sendiri.


Nana hanya melihat Devan melamun entah memikirkan apa, "kau mau pesawat pribadi nya sudah di pakai orang dengan melamun begitu kita tidak akan sampai" tegur sang istri yang membuat Devan tersadar dan mengambil kopernya.


mereka berjalan menuju lift hotel Nana masuk dan memencet lantai 1.hening tanpa suara di dalam lift Hinga mereka sampai di lantai 1 sudah di sambut oleh kedua kakek² yang penasaran mengapa mereka menunda penerbangan semalam apa mereka sudah mencicilnya

__ADS_1


"mengapa Kakek ada di depan pintu lift kami mau kelua," Devan membuka pembicaraan dan Nana langsung menarik kopernya keluar,


dan membalikkan badannya


"kakek jangan berfikir yang tidak² kami sama sama kecapean maknya kami menunda penerbangan semalam,dan yahh aku harap kakek menjaga diri jangan sampai sakit, selama ak pergi paham"


ucap Nana membuat sang kakek terkejut kerena sang cucu sudah paham apa isi kepala mereka.nana dan Devan berpamitan dan langsung menuju loby yang di mana sudah penuh dengan reporter yng kepo akan kisah cinta mereka mengapa tetiba menikah.


*ah sialan kepla ku kenapa pusing sekali apa kerena bau ketiak asam mereka membuat ku pening* Nana kembali'mengoles kan minyak kayu putih di kepala nya hidung nya untuk saja rasa sakit kepla itu hilang dengan sendirinya emang benar Nana pusing kerena bau ketiak dan keringat asam.

__ADS_1


kerena Devan masuk dalam kondisi pucat


"ah Gilak bauk bgt badan mereka ahhh" Devan menggeleng kan kepla nya agar dia tak merasa pusing Nana melihat Devan yang pening kerena bau asam membri koyo dan Minya kayu putih ke Devan. Devan melihat benda itu dan bertanya "benda apa itu gimana cara pakai nya" Devan kini bingung benda apa yang di gunakan istri nya itu


"benda nih buat orang jompo aja sini ku pakai kan" Nana meraik badan Devan dan memasang kan koyo di ujung pelipis dan menggosok kan Minya kayu putih di kepla dan hidung Devan "aku bukan jompo yaa ak masih kuat" grtu Devan kerena di bilang jompo, "kau sangat bising duduk lah dengan tenang" perintah Nana pada Devan,Devan langsung memsang muka ha serius.


" aku ini suami mu bukan kawan mu" pangil devan dengan dana sedikit menakan


"jika kau suami ku emang nya kenapa" Nana menjawab tak lama sang supir yang tau kondisi tak aman langsung angakat bicara "maaf tuan nyoyan kita sudah sampai di bandara" kini kedua nya menatap sang supjr dengan tatapn membunuh,mereka langsung keluar dan mengeluarkan koper mereka masing² dan menuju pemeriksaan

__ADS_1


"huuu syukur lah ak sudah terbebas dari dua mahluk mengerikan.mengapa mereka bisa bersatu tuhan" sang supir kini menggeleng kan kepla nya dan langsung menuju mobilnya


__ADS_2