
...--------------...
..."bon kau tau laki-laki tuli tadi yang menghancurkan mobil ku di kira siapa dia berani besar suara kepada ku.malam ini kau lembur bon teman kan aku bertemu dengan si Tuli itu"...
Boni yang sedang makan tersedak,kerena mendengar ucapan sang boos yang sesukanya itu tapi bos tidak bisa di lawan bukan.
Boni melanjutkan makannya yang tersisa kerena mereka baru selesai meeting. "bon gimana dengan dua perusahaan tadi.menurut mu apa mereka pantas dapat suntikan dari ku" sambung Nana masih kurang yakin akan hal itu. Boni meletakan sendok nya " jika anda ragu anda bisa tolak kerja sama nya," ucap Boni kembali'mengunyah
makananan nya itu.nana berfikir keputusan tiba tiba datang.membuag Boni tekejot
"Bon setujui semua kontrak yang ada,dengan satu syrat 80:20 jika mereka mau lanjutkan" ucap sang bos yang membuat nya terngangak begitu saja, "bos mana mungkin mereka mau itu hal yang sangat sulit bagi pengusaha" jawab Boni yang heran pada bos nya, "pasti ada yang mau di antra mereka itu lah yang akan berkeja sama dengan ku" jawab simpel sang bos langsung berdiri dan berjalan keluar,sang sekretaris malas untuk berbicara Hanya mengikuti ke mauan sang bos.nana melihat banyak sekali pasangan muda mudi bermesraan.*ya tuhan bocorkan motor mereka kerena berani menganggu pemandangan ku* ucap Nana dalam hati,apa yang salah jika Nana melajang jika di pikir bukan sekali dua kali kakek meminta nya untuk menikah kerena hal hal konyol seperti,teman teman nya membicarakan tentang cicit,menantu cucu mereka,akan kala Nana memasak pun di sindir, hanya sang nenek yang membela diri nya..Nana pun masuk ke dalam mobil menunggu sang sekretaris yang seperti bekicot jika makan.baru saja dia buka layar handphone nya sudah ada notice dari sang kakek
-*malam ini pulang cepat kita akan bertemu calon suami mu jika tidak, Minggu depan kau langsung menikah'
'apa!!! sang tua berani sekali memutuskan sepihak, baiklah akan ku turuti ke mauwan mu kakek,jangan sampai menyesal* ' senyum Nana buat bulu kuduk sang supir naik hawa di mobil semakin mencengkram,tak lama sang bintang idola datang masih menenteng makanannya sembari tersenyum."apa ada yang ku lewatkan" tnya boni melihat sang bos,tak lama sang supir angkt bicara"seperti biasa bos,acara perjodohan lagi"bisik sayang supir pada Boni, langsung buang muka ke depan instruksi untuk jalan.
...----------------...
...----------------...
Devan melaju dengan ke cepatan sedang masih memikirkan ucapan Wanita gila itu bisa-bisanya dia meminta ganti rugi pada Devan,mobil yang dia kenakan bukan lah mobil biasa di jual sembarangan,dan hanya ada lima di dunia
__ADS_1
"bagai mana bisa mobil ternama dan hanya berapa dia kenakan,apa dia, mami-,mami yang menjual wanita," pikiran negatif pun muncul di benak Devan tentang Nana si wanita gila,tak lama telvon Devan kembali bersuara kini sang kakek yang mengirim kan pesan.
_'Devan malam ini ikut kakek,tidak ada lagi untuk menolak kakek tunggu jam 6, jika kau tak hadir siap siap lah menikah dengan si Marni
ucap sang kakek membuat Devan hampir mengerem mendadak siapa yang tak kenal Marni wanita yang suka brondong, dari pada di nikah kan dengan si Marni mending Devan datang,cukup Kawanya menjadi simpanan si Marni ompong.devan mengingat,saat masa-mass sma Marni menyentuh dirinya dan Kawanya bukan nya lari malah kawan nya ke senangan.
Devan pun melanjutkan perjalanan.ke kantor
sampai nya di kantor Devan melihat Brian masih mengacak-acak rambutnya kerena furtasi semuanya belum di kerja kan oleh boos nya.
"lepas kan saja kau tak sanggup mengerjakan semuanya dalam semalaman, hari ini aku akan pulang cepat ada urusan jadi akan ku kerja kan dulu sampah'ini"
sapa sang bos buat Brian terharuu.
...----------------...
...----------------...
Nana mengirim kan pesan pada pria tuli.
_*Hay pria tuli besok saja kau datang ke kantor ku,aku ada urusan jadi tidak bisa, jangan harap kau akan bebas,👊
teks itu mampu membuat Devan terdiam dan membuang jauh jauh ingatannya tentang wanita gila bermata hijau.
__ADS_1
jam menunjukkan pukul 5 sore,Nana pergi cepat kerena ingin merubah gaya penampilan nya.ke salon langganan Nya.tak butuh waktu lama untuk ke salon, seperti biasa Nana akan buka pintu dengan sekuat tenaga seperti akan hancur salon sang banci.dia duduk di ruang VIP, tak lama datang seorang pria agak anggun liy menghampiri Nana
"ingin ku buat seperti apa hari ini"
tnya pria setengah matang itu,
"aku ingin kau sangul rambut ku dan beri hiasan lipstik hari ini harus merah agar cocok dengan pakaian ku" seperti sudah mengetahui apa yang sang penghancur inginkan tak butuh waktu lama Nana berubah menjadi
wanita tanpa belas kasih menonjol kan pribadi nya yang sesungguhnya,
"sudah ku transfer untuk mu dan bonus kerena sudah mencapai ke inginan ku"
Nana masuk ke mobil dan melaju ke tempat sang kakek maksud kan.
*liat saja siapa saja calon ku,akan ku buat dia menyerah sendiri*
Nana kemabali fokus ke jalan,
Â
Seorang pria mengunakan jas dan belzer nya tak luput akan jam dan parfum merapikan stell baju nya dan langsung pergi ke tempat di mana sang kakek sudah menunggu nya.
__ADS_1