
Devan dan Nana masih terduduk lemas di atas panggung, betaoa gemetar kaki mereka dan jantung mereka saat adegan part kiss.tak lama para tamu naik ke atas, untuk memberi selamat dan memberikan hal hal aneh alat kontrasepsi,dan lain lainya,membuat pasturi itu malu setengah mati,tak lama sesi foto pun tiba waktunya sang pasturi berfoto akan di pajang kan di gereja dan di rumah mereka nanti,
sang fotografer pun memberikan arah untuk pasangan itu
__ADS_1
semua berjalan lancar, rasanya sangat lelah bersandiwara di depan seribu mata yang menyaksikan mereka berdua,. Nana pun langsung turun dari aula tak lama sang kakek menarik tangannya," mau ke mana cucu kesayangan ku, malam ini kau langsung terbang ke Amsterdam" ucap sang kakek Dengan senyuman.nana pun sudah tak ada tenaga lagi untuk melawan sang kakek dia pun hanya mengikuti apa kata sang kakek,Nana pun kembali berjalan menuju ruang ganti,dia melepas kan semua atribut yang menempel di tubuh nya sejak pagi hinga malam,Nana pun berendam di dalam air ,Nana kembali menangis memeluk tubuh nya, tak lama Devan menyusul sang istri ke kamar untuk berganti baju dan mandi tapi baru saja dia merebahkan tubuhnya terdengar suara Isak tanggis di dalam kamar mandi,Devan pun langsung terbangun dari baring nya dan mengetuk pintu." hey kau kenapa,mengapa kau menangis" tak ada jawaban apa pun dari dalam hanya terdengar suara tangis semkain kencang Devan pun langsung membuka pintu kamar mandi itu.terlihat tubuh sang istri yang putih bersih, rambutnya jatuh ke bawah menutup wajahnya,Devan pun tak kuasa melihat sang istri langsung ikut masuk ke dalam tub,
" hey kau kenapa" Devan menggoyang -goyangkan tubuh sang istri. "kenapa kau bisa masuk ususus" tanya Nana "kau kenapa "
"maaf kan aku, mungkin kau tak akan membiarkan ku,hidup walaupun seditik kerena ada seseorang di dalam hati ku,maaf" Devan memeluk badan sang istri ternyata Nana tertidur kerena ke lelehan mengais,Devan pun langsung mengangkat tubu Nana dengan ala bridal stell,Devan membawa tubuh sang istri ke kasur untuk di pakaikan baju tidur, devar membuka koper Nana betapa terkejutnya dia melihat barang-barang istri nya beranekaragam,Devan ingin ketawa keras tapi melihat kondisi Nana saat ini semakin membuat nya ingin ketawa brutal.akhirnya terpilih baju tidur keropi hijau, Devan memasang kan baju sang istri sambil menahan nafsunya.*tahan Devan ini hanya wanita Gila,kau tak akan melakukan nya hingga dia mau*Devan terus menguat dirinya tapi ap kata dia semakin tak bisa menahan hasratnya jika bersama Nana."maaf kan aku,aku tak tahan lagi" Devan memulai adegan panas nya,Nana yang tak ada tenaga untuk melawan sekedar buka mata saja tak mampu,hanya mengular kan suara deshan saja,Devan semakin brutal,bulan madu mereka di undur besok kerena Devan ingi. tak ingin melepaskan Nana begitu saja.akhirnya Devan pun tak sanggup lagi dia berdiri untuk membersihkan badan nya tak luput juga badan Nana dia kenakan baju dan Menganti seprainya yang baru agar dia tak benci pada Devan,semua sudah beres Devan merebah kan tubuh nya di samping Nana sambil memeluk nya,"terimakasih" *ucap Devan dan menutup matanya
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
jam menunjukkan 12 siang,Devan sudah bangun duluan kerena ada hal yang di urus,halasil,Nana membuka matanya. melihat jam hp nya dia langsung berlari tiba-tiba di daerah bawah terasa berdenyut. tak lama Devan datang membawa nampan berisi sarapan,Devan menyerah kan Kepada Nana,"letak saja di situ" pinta Nana,Devan melinag sang istri ke sushan untuk berjalan menawarkan diri untuk bantu Nana berjalan* "tidak perlu jangan sentuh" kini Nana berusha berjalan akhirnya sampai ke kamar mandi dengan jirih payah nya.tak lama handphone Nana berbunyi dari notice kantor dengan cepat Nana langsung membuka koper nya mengambil iPad nya.membuka pesan email nya dan duduk di sofa sambil mengunyah makanan nya, kehadiran Devan tak terlihat di mata Nana jika sang macan dalam mode berkeja.
__ADS_1