ISTRIKU YANG GALAK

ISTRIKU YANG GALAK
SINGA BETINA


__ADS_3

***DEVAN melajukan mobil nya dengan kecepatan di atas rata rata, pikiran dan hati Devan sudah tak menentu membuat Devan tak fokus menyetir. dan ya Devan menyerempet mobil berwarna hitam terang.


Devan ingin** meminta maaf dan ingin ganti rugi siapa sangka yang punya mobil itu menggila.


seorang wanita berambut panjang sebahu, berwarna coklat,bermata hijau terang,sudah turun duluan dan memukuli mobil Devan*,


"hay bede**h turun kau.atau aku pecah kan kaca mobil mu ini,"


teriak wanita itu sambil melihat mobil nya yang lecet parah,


tak lama Devan pun turun dari mobilnya dalam kondisi masih linglung


"hay sia**n bagai mana kau ganti rugi mobil ke sayangan ku ini,kau tau betapa sulit nya ak buat beli dia,dan se enak'nya kau menabrak nya kau lihat itu bemper mobil ku hampir lepas bang**t"


Devan Masih diam seribu bahasa kerena pertama kali dia di umpat seorang wanita cantik tapi kelakuan seperti singa ke laparan


tak lama datang seorang pria untuk menenangkan wanita itu Hingga dia masuk mobilnya lagi.


"maaf tuan saya sekretaris wanita tadi" sapa seorang pria yang menepuk lengan Devan agar tersadar dari lamunannya


"ahh iya maaf kan saya,tadi saya terburu-buru,tak melihat mobil bos Anda,untuk kerugian yang saya buat ini ada nomor saya dan perusahaan saya tertulis di situ" ucap Devan sambil memberikan kartu perusahaan milik nya.tak lama sekretaris itu mengambil kartu itu dan memberikan kartu nya juga


"saya harap anda datang ke perusahaan bos saya kerena kami tak akan datang ke perusahaan anda tuan.mohon pengertian nya saya tunggu,permisi"


sang sekretaris masuk ke dalam mobil dan melaju meninggalkan Devan yang masih terpaku melihat wanita tadii


"ah ya sudahlah nanti ku urus itu, yang penting kakek dulu"

__ADS_1


Devan masuk ke mobilnya dan langsung berjalan


tak lama mobil Devan sudah berhenti di rumah sakit.dia berlarian ke sana ke mari perasan sudah tak karuan.devan berhenti kan langkah nya ketika yang di carinya keluar dari ruangan UGD. Devan menghampiri sang nenek yang masih lemas,


"kenapa kakek nek kok bisa bukanya tadi pagi semua baik baik saja" tnya Devan cemas pada sang nenek


"tadi pagi setelah Devan pergi om-om mu datang ke rumah tak terima kerena semua perusahaan jatuh ke tangan mu,kakek mu itu tetap di pendirian nya"


muka Devan kini berubah mejadi merah padam.


"nek dengar Devan,Devan tak masalah jika Devan tak dapat apa apa dari kakek,yang Devan ingin kan hanyalah ke sehatan kalian berdua dan selalu bersama Devan itu aja,jika mereka mau perusahaan itu ambil saja"


Devan kini memeluk sang nenek tak lama dokter keluar Devan dan nenek menghampiri sang dokter,


"pasien sudah bisa di jenguk"


...----------------...


"Bim kek mana tadi apa dia mau ganti rugi jika tidak aku akan buat dia menjadi rendang"


sang bos akan menjadi gila ketika mobil ke sayangnya di rusakk


"sudah bos tenang saja dalam waktu dekat dia akan ke kantor untuk bertanggung jawab dia sudah memberi kartu perusahaan nya"


mereka pun duduk di cafe moon di outdoor yang di suduh kan pemandangan pantai angin yang tenang,membuat pikiran Nana kembali normall.


"Bim ku akui kau paling oke untuk mencari tmpt bersantai, rasanya tak ingin pulang" sambut Nana yang menikmati' pemandangan

__ADS_1


"ini bos'kaca mata mu jangan lupa sarung tangan hitam mu kenakan kita sedang di luar" Bimo memberikan kaca mata hitam dan sarung tangan sang bos,kerena sang. bos akan kenakan benda benda itu ketika bertemu orang luar,


Nana pun mengambil benda benda itu dan langsung mengenakan nya


"Bimo pesan kan aku telur dadar nasi nya 3prosi pakek kuah rendang" ucap sayang bos tak sadar kalo mereka sedang di cafe.bimo langsung menepuk jidatnya


"bos di sini bukan rumah makan Padang,kita lagi di cafe tolong jangan buat saya malu"


"hahahah aku hanya becanda Bimo jangan di angap serius bodoh sekali otak mu itu, pesan kan aku yang ada nasi nya tapi buat 3porsi bim oke"


Bimo pun masih menggeleng kan kepla nya *ya bunda Maria apa kah bos ku ini adalah kuli bangunan kenapa makan nya ngeri sekali* ucap Bimo dalam hati dan berjalan menuju kasir untuk memesan


"mbak saya pesan rice bowl nya 4ya sama minum nya blu es"


tak lama pesanan Bimo datang di


"mass nya sanggup habis'kan semua ini mas kuli ya berkedok orang kantoran" tnya seorang wanita waiters yang penasaran terhadap pesanan Bimo "ya saya bisa habiskan semua jika perlu kamu saya makan hidup-hidup!!" Bimo mengambil nampan berisi pesanan nya dan langsung meninggalkan weiters itu yang masih terdiam._," *AJG bet dikira kuli ganteng gini apa mata día buta* Bimo kesal setengah mati.


Bimo memberikan pesanan sang bos


"muka mu kenapa Bim seperti cocor bebek" Nana mengambil nampan itu


"gara-gara bos saya dikira kuli"


Nana yang sedang mengunyah makanan itu tak sengaja meng sembur kan makanan nya ke muka Bimo


"hahahaha apa kuli,mata waiters itu ternyata masih suci dan bagus **hanya orang bdoh yang menganggap mu idaman mereka, padahal kau adalah manusia tak berbalas kasih,hahahah"

__ADS_1


"ya ga gitu juga bos gini-gini satu kantornya demen sama saya,liat bos umur udah segitu kagak kawin-kawin" ejek sang sekretaris membuat mata Nana menatap tajam ke bimo**


__ADS_2