Izinkan Aku Merasakan Kasih Sayang Mu

Izinkan Aku Merasakan Kasih Sayang Mu
Prolog


__ADS_3

Tidak ada satu pun wanita di dunia ini menikah merencanakan untuk berpisah .


Begitu pun dengan Mia , tak pernah terlintas dalam pikirannya pernikahan nya yang baru berjalan dua tahun dengan pemuda kampung sebelah bernama Asep harus berantakan.


Mia anak pertama dari tiga bersaudara. Kedua adik Mia perempuan. Mia dengan adik pertama nya hanya selisih satu tahun. Dan dengan sibungsu selisih enam tahun.


Ayah Mia bekerja sebagai buruh bangunan. Ibu nya terkadang berjualan makanan didepan rumah, untuk membantu perekonomian keluarga. Ayah Mia orang nya temperamen jika marah, akan melempar barang yang ada disekitarnya. Karena sifat ayah nya itu Mia dan adik-adik nya tidak begitu dekat dengan ayahnya. Bahkan cenderung takut jika berdekatan dengan ayahnya. Ibu Mia orang nya sabar walau kadang cerewet terhadap anak-anaknya. Mia dan adik-adiknya memiliki wajah yang cantik. Dibandingkan dengan adik-adiknya wajah Mia lebih cantik tetapi Mia memiliki tubuh lebih kurus bahkan terkesan lembek karena Mia memiliki penyakit bawaan lahir. Yang tidak membolehkan Mia terlalu cape. Tapi Mia tak pernah mengeluh dengan keadaan dirinya , dia selalu merasa badannya sehat seperti saudara - saudara nya yang lain. Dan orang tua mereka pun tidak pernah membedakan sikap mereka.


Mia dan Asep pacaran dari mereka masih sekolah menengah atas semester akhir. Mereka satu tingkatan yang sama tetapi berbeda sekolah.

__ADS_1


Sampai akhirnya mereka lulus sekolah menengah atas, Mia memutuskan langsung bekerja. Kebetulan Mia mendapatkan tawaran pekerjaan dari kerabat nya sebagai SPG di sebuah mall. Walaupun Mia tinggal di daerah tetapi tempat tinggal Mia termasuk sudah maju.


Setelah bekerja beberapa bulan Mia dan Asep memutuskan untuk menikah.


Pernikahan Mia sama Asep diadakan sangat sederhana , hanya akad nikah dan syukuran kecil - kecilan dirumah Mia. Karena saat itu Asep belum bekerja.


Satu bulan sudah pernikahan Mia dan Asep. Selama satu bulan ini Mia dan Asep tinggal di rumah orang tua Mia. Atas desakan orang tua Mia , Mia dibawa Asep ke rumah orang tua Asep. Alasan orang tua Mia , istri harus dibawa suami. Setelah menikah Mia tetap bekerja karena Asep belum mendapatkan pekerjaan yang cocok hanya bantu - bantu di kios ibu nya yang berjualan makanan. Sedangkan ayahnya Asep berkerja sebagai PNS. Tetapi gajih dari menjadi PNS jarang diberikan kepada ibunya Asep dengan berbagai alasan yang disampaikan kepada ibunya Asep.


Ternyata ayahnya Asep senang bermain perempuan.

__ADS_1


Dibulan kedua pernikahan nya Mia dan Asep mendapatkan kabar bahagia. Mia positif hamil. Walau dengan kondisi hamil muda Mia tetap bekerja. Tetapi Mia bersyukur kehamilan nya tidak begitu rewel. Hanya mual di pagi hari saja dan itu pun tidak sampai muntah - muntah.


Disini penderitaan Mia dimulai diusia 19 tahun di kehamilan mamasuki lima bulan, suami nya sering keluar malam bersama teman - temannya. Tidak pernah mengantar Mia bekerja atau pun kontrol kehamilan nya.


Mia harus memenuhi kebutuhan rumah tangga nya sendiri. Yang sudah ditentukan oleh orang tua Asep , karena Mia masih menumpang dirumah mertuanya. Belum lagi membayar hutang suami nya kepada teman - temannya . Entah dipakai untuk apa uang nya itu. Mia harus kuat karena ini sudah menjadi keputusan nya mau menikah muda dengan Asep. Mia tidak pernah menceritakan permasalahan rumah tangga nya kepada orang tua nya ataupun adik- adiknya disaat mereka bertemu.


Karena Mia selalu berkunjung kerumah orangtuanya disaat libur bekerja.


Karena kondisi Mia yang memiliki riwayat penyakit bawaan lahir dan disaat awal - awal kehamilan tidak ada konsultasi dengan dokter spesialis nya , memasuki usia kehamilan tujuh bulan kehamilan Mia mulai merasa berat kondisi badan nya sering cape , lelah dan sesak . Akhirnya Mia memutuskan berhenti bekerja.

__ADS_1


__ADS_2