
Semalam Mia dan Asep dan juga jagoan kecil nya menginap. Pagi ini Asep memutuskan untuk pulang karena ingin berjualan. Setelah berpamitan Asep langsung pulang.
Mia dan bayi nya menempati kamar paling depan yang digunakan adik - adik nya. Sedangkan semalam adik Mia tidur dikamar sebelah bersama ibu nya. Rumah itu hanya terdapat dua kamar tidur, ruang tamu yang disekat sebagian untuk ruang tv , dapur dan satu kamar mandi.
Awal nya Mia tidak ingin menceritakan apa yang terjadi dalam rumah tangga nya. Tapi kepekaan seorang ibu lebih kuat. Karena semenjak menikah dan diajak tinggal di rumah Asep, Mia tidak pernah menginap. Ibu Mia bisa menyimpulkan ada sesuatu yang terjadi dengan rumah tangga anak nya.
Bukan ingin ikut campur, seorang ibu hanya ingin tahu dan mungkin bisa memberikan solusi.
Mia hanya menceritakan bahwa kakak nya Asep yang sudah menikah tinggal dirumah mertua nya juga.
Akhirnya ibu nya Mia menyarankan Mia sementara tinggal dulu aja bersama mereka.
__ADS_1
Karena ibu Mia kadang suka sendiri di rumah. Bapak nya Mia sekarang mendapatkan pekerjaan di daerah Kabupaten tempat tinggal Mia . sedangkan adik Mia yang biasa disapa Eneng , banyak mengikuti kegiatan ( kegiatan seolah maupun diluar sekolah seperti teater) jadi terkadang dia menginap di rumah teman atau saudara. Karena rumah yang mereka tempati sekarang jauh dari sekolah Eneng. Harus dua kali naik angkutan umum dan kemudian naik ojeg.
Hampir satu bulan sudah Mia tinggal di rumah orang tua nya, Dua hari sekali Asep datang untuk mengunjungi istri dan anak nya. Asep datang terkadang hanya membawa susu buat anak nya dan kue - kue mungkin sisa jualan yang tidak terjual. Atau hanya memberi uang sebesar dua puluh ribu rupiah kepada Mia untuk makan Mia . Awal nya Mia sangat terharu diberi uang oleh Asep, karena itu pertama kali nya Asep memberikan uang sebagai nafkah kepada Mia. Tapi lama kelamaan Mia merasa malu sama orang tua nya, karena setiap hari harus numpang makan, karena uang dari Asep hanya cukup untuk sekali belanja itu pun hanya sayuran dan lauk pauk sederhana. Dan selebihnya ibu nya yang belanja. Syukur nya bapak nya Mia sedang ada pekerjaan.
Terkadang orang tua nya Mia bertanya kenapa Asep tidak coba melamar pekerjaan.
Mia berusaha menutupi bahwa suami nya sudah coba melamar pekerjaan tapi belum ada panggilan.
Hari ini Asep datang untuk mengunjungi istri dan anak nya. Asep selalu datang selepas isya. Selesai berjualan, membersihkan diri dan makan baru Asep menemui Mia dan anak nya.
" A , nginep? Bapak baru besok pulang" ucap Mia . Bapak Mia pulang ke rumah seminggu sekali kalau sudah mendapatkan uang dari hasil kerja nya.
__ADS_1
" ya , nginep. Tapi besok pagi kita pulang ya?" jawab Asep sambil bertanya kepada Mia.
Mia narik napas yang dalam tanpa menjawab pertanyaan Asep.
Asep tahu apa yang difikirkan istri nya
"Mas Yanto, pulang ke kota B ke rumah orang tua nya. Kemarin sempat di tegur bapak. karena tidak ada kerjaan nya, tidur terus." lanjut Asep.
" oh iya , sudah . Mia ikut aja..."
" teh Ani ikut? " lanjut Mia
__ADS_1
" Enggak, entar katanya kalau mas Yanto udah kerja lagi baru teh Ani di jemput." lanjut Asep lagi
Ke esokan pagi nya saat Mia mau pamit, di tahan sama ibu nya agar Mia pulang agak sorean karena di rumah ibu Mia tidak ada teman. Akhirnya Asep mengalah dan nanti sore ibu Mia sendiri yang akan mengantar Mia dan bayi nya pulang kerumah Asep.