Izinkan Aku Merasakan Kasih Sayang Mu

Izinkan Aku Merasakan Kasih Sayang Mu
asma


__ADS_3

Seminggu berlalu setelah kedatangan teh Ani bersama suami dan anak nya. Rumah sederhana itu terasa begitu penuh. Rumah dengan kamar 4 berderet memanjang. Kamar yang hanya muat tempat tidur kecil dan satu lemari kecil. Mia dan Asep harus mengalah pindah ke kamar paling belakang berdekatan dengan kamar mandi. Rumah Asep dibangun setengah permanen terpaksa harus dijebol sedikit dinding dari anyaman bambu itu ke arah luar agar cahaya bisa langsung masuk ke kamar Mia karena mereka mempunyai bayi.


Alasan nya karena teh Ani mempunyai penyakit asma , tidak bisa kena udara lembab.


Seperti biasa Mia mengawali rutinitas dengan membantu menyiapkan jual kue dan sekarang ditambah menyiapkan bahan - bahan untuk berjualan es kelapa suami nya . karena sudah tiga hari ini mereka sudah mulai berjualan.


Tetapi teh Ani dan suami nya tidak pernah bangun pagi , mereka akan keluar jika perut mereka merasakan lapar . Walaupun anak nya sudah bangun , dan udah mandi dan disuapin sama teh Ana.

__ADS_1


Sebelum mulai berjualan Mia tak merasa kesel , tapi sesudah mulai jualan mereka tetap seperti itu. Bangun hanya jika perut mereka lapar . Teh Ani hanya bantu mencuci piring karena kata dia 'kalau bersih - bersih takut debu dan asma nya kambuh'.


Sedangkan mencuci baju masing-masing .


Di situ mulai sering terjadi perselisihan. Mula nya antara Mia dan Asep. Karena Mia merasa cape harus masak lebih banyak merapikan lebih ekstra karena dirumah ada anak usia tiga tahun yang sedang aktif - aktif nya. Ditambah lagi Mia kan harus mengurus bayi mereka. Asep bukan menenangkan Mia malah mengadukan keluhan Mia kepada teh Ana. Teh Ana tidak terima dan memarahi Mia . ' Mia tidak tau diri udah numpang juga banyak ngeluh ' itu yang diucapkan teh Ana.


Orang tua Asep pun menengahi, karena semua orang di rumah itu bergantung pada jualan kue maka semua yang tinggal harus membantu. Itu keputusan orang tua Asep.

__ADS_1


Teh Ani juga kadang gantian dengan teh Ana berjualan.


Mia kadang merasa risih dan kesal saat teh Ani mengunjungi kios mereka sedangkan suami nya teh Ani belum bangun. tiba - tiba mas Yanto bangun dan kadang minta dibuat kan kopi atau minta di siapkan makan .


Mungkin sekali - kali tidak masalah tapi udah hampir dua minggu dari kejadian teh Ana marah sama Mia . Teh Ani kalau sudah selesai menyiapkan kue untuk jualan lalu membantu Mia memasak setelah itu langsung mandi dan pergi ke kios membawa anak nya yang sudah rapih dimandikan oleh teh Ana sebelum berangkat ke kios bersama ibu nya dan juga Asep. Alasan nya biar Mia fokus bersih - bersih nya.


Dari situ Mia pun selalu cepat - cepat merapikan rumah sebelum suami kakak ipar nya bangun , dan langsung pergi menuju kios mereka membawa bayi nya . karena usia bayi Mia juga sudah menginjak dua bulan, sudah bisa dibawa keluar. Alasan Mia ingin membantu Asep jualan. Terpaksa teh Ani harus balik lagi ke rumah, karena takut suami nya bangun dan tidak ada yang menyiapkan makan.

__ADS_1


sebulan sudah berjalan dan saat sedang dikios mereka suka membicarakan suami nya teh Ani yang kerja nya hanya makan dan tidur saja. Dan tanpa sengaja di dengar oleh teh Ani yang meyusul ke kios mengantakan anak nya ingin bermain di kios mereka. Teh Ani tak terima suami nya di jelek - jelekan dan menuduh Mia ngadu yang tidak - tidak . Padahal Mia tidak berbicara apa pun.


Karena tidak terima dituduh yang tidak Mia lakukan, Mia juga merasa sudah merasa cape menghadapi sikap keluarga Asep. Mia memutuskan untuk sementara menginap di rumah orang tua nya.


__ADS_2