
Setibanya di Caffe , Patrick langsung memarkirkan motornya diantara barisan motor pengunjung lainnya.
sementara Garry nampak tersenyum berdecak kagum melihat suasana Caffe yang disesaki pengunjung.
"WOW...
Garry semakin antusias memperhatikan beberapa wanita cantik mengisi meja caffe.
" Kayaknya gua bakal sering datang kesini.." Ucap Garry sambil menatap liar ke arah gadis sexy yang duduk cantik diantara pengunjung lain nya.
"Mau masuk gak nih..?
Apa mau berdiri aja disini sambil nunggu mata lu copot ..?"Patrick mendekat sambil menepuk kepala Garry
isshhh...lu ganggu fantasi gua aja sih..'
keluh Garry sedikit kesal
"Bacottt... "Pekik Patrick dengan tatapan sinis
WOYYY BRO...SINI !!!
terdengar suara panggilan Samuel (Semar) sang owner dari caffe tersebut.
Patrick dan Garry bergegas menghampiri samuel dan langsung duduk nyaman diatas sofa empuk disudut caffe itu.
"Caffe lu keren juga ,Sam.." Garry memperhatikan sekeliling caffe yang baru direnovasi itu.
" ya iya lah..." jawab Samuel sombong
..Halllaaaaahhhhh. . .gua yakin lu minim peran,Sam... Pasti si Bagong yang kerja keras ngurus caffe ini. .." cocot Garry mengejek samuel.
"Haiisssh...justru gua peran utamanya, karna gua yang punya modal.." jawab Samuel sambil memutar bola mata malas.
sementara Patrick hanya duduk diam dengan ekspresi wajah datar mendengar ocehan unfaedah dua sahabatnya itu.
__ADS_1
" si petruk kenapa bro ? muka nya asem bener.."Tanya samuel sambil menyikut garry.
" I dont know..
Mungkin lagi PMS..."Jawab Garry asal.
Gua kira kesurupan setan gagu..hihihi." celetuk samuel menimpali.
"Bisa jadi Bro..."Bisik garry antusias
Garry dan Samuel tersenyum tipis sambil melirik ke arah Patrick yang tengah fokus menghisap rokok dan bersandar nyaman disoffa.
"Udah puas lu berdua ng'Cengin gua ? "Patrick bangkit dari soffa mendelikan kedua matanya dengan tatapan sinis.
melihat patrick yg mulai membuka suara, Garry pun langsung tersenyum dan mengedipkan mata kiri nya ke arah samuel dan dijawab dengan acungan jempol samuel.
"Ehh ..udah siuman ? kirain masih pingsan.." Ledek Samuel.
"Ya udah..Ayo kita mulai arisannya sambil ber ghibah Ria.."" cocot Garry melambai meneruskan umpan lambung dari samuel.
" BACCOOOTTT. . .
ditengah perseteruan unfaedah ketiga makhluk slenge'an ini, terdengar suara sapaan hangat dari seorang wanita.
"Hallo Honey..Udah lama nunggu yahh? "Keyla kekasih samuel terlihat buru-buru menghampiri mereka.
"Maaf ya Sayy...Tadi aku mampir dulu ke salon.." Seru wanita itu manja sambil mencolek dagu samuel.
"Gak apa-apa honey..Aku slalu setia dan sabar menunggu kamu ..hihihi .."
Samuel menggombal sambil berusaha menahan tawa nya.
"Hooeekk...pengen muntah gua denger lu ngomong kaya gitu ,Semar.." Cibir Garry jijik
Hahahaha.. iri bilang bos.." ejek Sam.
__ADS_1
"Haiisshh..Apa sihhh ?
cowo aku ko dipanggil semar ? sembarangan aja lu ngomong kaya sampah.." Ketus Keyla
"Lu liat aja tuh perut buncit nya si Sam , makin bulet aja udah kaya celengan Semar.." ucap Garry sambil menunjuk perut Sam yang sudah seperti wanita hamil.
"Haiissh...Perut honey ku itu SekSehhh tauuuu..." ucap Keyla sambil tersenyum manja pada Samuel.
"Cih...Pabrik Sampaah...
gumam patrick mendengar celotehan orang-orang tak bermutu dihadapan nya.
Keyla yang mendengar cibiran dari Patrick langsung menatap tajam ke arah pria tampan yang tak pernah menerima cinta nya itu hingga membuat keyla terpaksa menerima cinta nya Samuel.
"Kenapa lu ? marah-marah gak jelas..." Keyla nampak heran dan penasaran.
Sementara Patrick hanya terdiam membuang pandangannya kesamping kanan.
"SsstTt... " titah Garry sambil menutup bibirnya dengan jari telunjuk.
" Biasa ..obat nya lagi abis jadi mulai ngaco.."Bisik Sam ditelinga keyla
"Kayaknya lagi banyak masalah..."Batin keyla cemas
Patrick yang merasa jengah dan bosan berada diantara mereka akhirnya terbangun dari duduk manisnya bergegas pergi dari hadapan sahabat rusak nya itu.
"Ehh mau kemana lu nyet? tanya Garry dengan raut wajah panik.
"iya bro..Lu mo kemana ? lu kan belum nyobain makanan di caffe gua ini.."Sambar Samuel ikut bertanya
" He'eh sih..Lagian masih sore .."timpal Keyla mencoba menahan kepergian Patrick.
Patrick yang sudah berdiri pun kembali duduk dan merebahkan punggungnya disoffa dengan raut wajah datar tanpa ekspresi.
Oh iya.. Kalian Mau minum apa? Gua lupa belum nunjukin menu di caffe gua.." Tanya Samuel
__ADS_1
"Dasar Pengusaha diktator..tenggorokan gua udah kering , Lu baru nawarin minum.." jawab Garry kesal.
"Gua minta Vodca aja ,Sam..!!! Ucap Patrick dengan sorot mata tajam.