
Udara malam semakin dingin menembus kulit dua sejoli yang masih berpelukan dikursi taman dipinggir danau yang berkabut itu.
"Wolf..Pulang yuk ! cuaca nya makin dingin.." ajak amanda.
"Kalo kamu kedinginan ,Peluk nya dari depan dong jangan dari samping.."Ledek Patrick.
"Haisshh..Dasar srigala mesum.."ketus Amanda.
"Ya udah, ayo kita pulang , kalo kelamaan disini kamu bisa masuk angin karna gak mau dipeluk..." Kekeh Patrick.
Amanda hanya memutar bola mata malas dan melipat bibir nya menanggapi ocehan patrick.
" Bibir nya dikondisikan dong..aku bisa khilaf nanti.."Ledek Patrick.
Patrick langsung menggandeng tangan Amanda tanpa perduli pada ekspresi kesal gadis cantik itu dan bergegas menuju kuda besi nya.
"Ayo naik dan jangan lupa pegangan yang kenceng..! Ajak patrick.
Karna cuaca yang semakin dingin dan ingin cepat pulang , Amanda tak menghiraukan ocehan patrick dan langsung duduk nyaman dibelakang patrick.
Kuda besi pun melesat membelah malam menapaki jalan raya membawa dua kekasih dadakan yang sedang berbunga-bunga.
"Kenapa aku bisa jalan sama dia ya ? cuma bisa nurut aja ? bahkan gak bisa marah waktu dia cium aku ?
Amanda terus saja berkutat dengan pikirannya yang tak sejalan dengan hatinya itu, dan tanpa dia sadari tangan nya telah melingkar diperut Patrick sementara tubuh dan wajah nya bersandar punggung lelaki tampan itu.
"Rasanya Nyaman sekali... "Batin Amanda.
Patrick hanya tersenyum merasakan tubuh Amanda yang menempel dipunggungnya dan berusaha tetap fokus mengendarai si kuda besi.
" Krucukkk...
Nada fals terdengar sumbang keluar dari perut Amanda.
"Hey ..Panda ku masih lapar ? "Kekeh Patrick.
" Hmmm...
Amanda hanya bergumam malas.
" kita mampir dulu yah..didepan sana ada warung pecel lele yang enak.."ajak patrick.
"gak usah wolf..kita langsung pulang aja ..!
gua udah ngantuk.."jawab amanda malas.
" gua gak mau lu sakit karna menahan lapar..
jadi gak usah banyak alesan.."Tegas patrick.
Dan si kuda besi pun berhenti didepan sebuah warung makan yang kecil dengan tampilan desain klasik tapi terlihat nyaman.
"Kita makan dulu disini...biar kamu gak masuk angin.." Kekeh patrick.
Pasangan dadakan itu pun langsung masuk dan duduk tenang sambil membaca menu makanan.
"Lu mau makan apa beib..?"tanya patrick.
"Hemm.. gua mau bebek cabe ijo aja..
sama teh manis panas..."pinta amanda.
Oke .. Siap Tuan putri.."kekeh patrick.
"Woy Mang. . .bikinin gua bebek cabe ijo sama teh manis panas dua yah.."teriak patrick.
"Haisss..bukannya bangun malah teriak-teriak "Ketus amanda.
" kayaknya gua gak bisa jauh dari lu.. bukti nya gua susah gerakin badan buat pesen makanan.."Kekeh patrick.
" Modusss..emang dasar Lu nya aja yang males.."ketus amanda.
Hanya dalam beberapa menit saja makanan pun sudah dihidangkan diatas meja.
patrick langsung menggeser tubuhnya mendekati amanda membuat tubuh mereka tak berjarak lagi.
"Haissshh.. ngapain sih deket-deket ? lu makan disitu aja ..."Ketus Amanda kesal.
" gua cuma pengen makan deket lu aja..kali aja lu mau suapin gua.."kekeh patrick.
"Jangan kaya orang sakit ..segala pengen disuapin.."ejek amanda.
__ADS_1
"ishh.. kamu gemesin banget sih beib.." ucap patrick seraya tangannya mencubit gemas hidung Amanda.
" jangan macem-macem deh..gua mau makan nih..jangan ampe nih makanan gua lempar kemuka lu.."Amanda mendengus kesal.
Hahahaha....
Patrick hanya tertawa mendengar ancaman Amanda yang terkesan menggemaskan baginya.
Mereka pun mulai menyantap makanan nya dengan lahap dan sesekali saling meledek.
Sementara patrick terbius dengan pemandangan bibir mungil amanda yang nampak merah merekah dan basah karena sensasi pedas dari sambal ijo.
"Astaga..!! Bibirnya bener-bener seksi..
gua bisa khilaf terus..."batin Patrick.
Baru saja amanda meletakan gelas minumannya diatas meja gadis itu langsung terbelalak dan terkejut.
C U P . . .
Bibir patrick dengan cepat menyambar Bibir mungil Amanda membuat sang pemilik bibir itu marah dan mendorong kepala patrick.
"Lu tuh ya ... maen sosor aja .."amuk amanda sambil menjambak rambut patrick.
"Maaf..maaf..!
Gua gak tahan liat bibir lu yang gemesin itu.." Kekeh patrick meringis karna rambutnya dijambak kencang oleh Amanda.
"Dasar srigala mesum..gak ada kapoknya lu yahh.."ketus amanda dan tangan nya berpindah menarik telinga patrick.
"aww sakit sayang..Elu kok bar-bar banget sih Beib.."kekeh patrick.
"Bodo amat..."Ketus amanda.
"Lepas dong sayang ! Kuping gua sakit..!
Kalo kamu gak mau lepasin tangan kamu..aku bakal cium kamu didepan mamang itu.."ancam patrick dengan senyum licik.
Mendengar ancaman patrick dan menyadari kelakuan nekad nya yang slalu nyosor itu membuat nyali Amanda menciut dan melepaskan tangannya dari telinga patrick.
"Nah gitu dong.. "kekeh patrick.
CUP...
"sebentar aku mau bayar makanan nya dulu yah..nanti kita lanjut lagi.."Ledek patrick sambil mengedipkan sebelah mata nya.
"Dasar gila ..Wolf stressss.. "Pekik Amanda kesal dengan kelakuan pemuda tampan itu
Patrick tersenyum puas melirik amanda sambil menyelesaikan urusan nya dimeja dikasir.
" Ayo kita pulang Beib..!
udah kemaleman nih
gak enak sama Mama kamu.."ajak patrick.
"Hmm...
Amanda hanya berdehem dengan tatapan kesalnya.
Mereka pun kembali melanjutkan perjalanan pulang menunggangi si kuda besi.
kali ini amanda langsung memeluk punggung Patrick tanpa harus dipaksa.
15 menit perjalan ...
akhirnya mereka tiba didepan rumah amanda.
sementara Amanda masih terduduk dibelakang dan memeluk erat punggung patrick seolah tak ingin lepas darinya.
"kamu gak mau turun beib..? udah nyampe loh.." ledek Patrick.
Amanda masih saja memeluk lelaki tampan itu seolah tak mendengar ucapan patrick.
"Aku nyaman sama kamu Wolf.."ucap Amanda pelan namun masih bisa didengar patrick.
Patrick tersenyum senang dan meraih tangan Amanda yang melingkar diperutnya.
"turun dulu yuk..gak enak sama Mama kamu " ajak patrick.
Amanda pun melepas pelukannya dan turun dari si kuda besi dengan malas seakan tak rela terlepas dari punggung nyaman patrick.
__ADS_1
"Ayo aku antar kamu masuk..sekalian pamit sama Mama kamu.."ajak patrick.
"Gak usah Wolf..Mama pasti udah tidur.."cegah Amanda.
"Kalo gitu aku langsung pulang yah..biar kamu bisa cepet istirahat.." ucap patrick.
Baru saja Patrick menghentikan ucapan nya tiba-tiba Amanda merangkul leher patrick begitu cepat.
CUP...
Amanda langsung menyambar dan melahap bibir patrick menekan nya kencang dan sedikit bergerak turun.
Patrick yang mendapat serangan dadakan dari Amanda tanpa pikir panjang langsung melingkarkan tangannya dipinggang ramping Amanda langsung membalas pagutannya dengan melahap cepat bibir mungil Amanda dengan menggigit kecil area bibir itu sehingga lidah nya bisa masuk menjelajah mulut Amanda yang terbuka karna gigitan kecil itu.
"Hemmph..Emmphh..
Mereka pun larut dalam permainannya saling melahap dengan rakus hingga Amanda mulai tersengal merasa kehabisan napas dan perlahan melepaskan pagutan nya lantas membenamkan wajahnya diatas dada bidang patrick.
"Kamu mulai nakal.." ucap Patrik pelan sambil mengelus rambut amanda.
"Jangan tinggalin aku Wolf..aku gak mau kecewa.."Lirih amanda bergetar dalam pelukan Patrick dan sontak membuat hati patrick terasa dicubit kencang.
"Apa cewe ini yang bisa mengakhiri perjalan cinta gua yang brengsek ini..? batin Patrick
Patrick meraup pipi mulus Amanda menatap intens kedua bola mata lentik itu.
"Gua gak kemana-mana..!
gua bakal slalu ada buat lu..jangan pernah berpikir gua ninggalin lu karna mulai hari ini Lu udah jadi bagian dari hidup gua.." ucap patrick tegas.
"Ehemmm...."
Suara deheman membuyarkan romantisme pasangan dadakan itu dan spontan membuat wajah Amanda gugup dan panik.
"Kaka..? Kaka kapan datang ?."tanya amanda gugup.
Sementara patrick hanya tersenyum menatap lelaki didepan nya yang sedari tadi melotot memperhatikan nya.
"Kamu darimana Manda ? tengah malam baru pulang.."Tanya sang Kaka dengan ekspresi horror.
"ng ..ng.. anu Ka...."Amanda semakin gugup dan kesulitan menjawab pertanyaan Kaka nya.
"Kita abis makan di Caffe ,bro..
Maaf pulangnya kemaleman..Tadi mampir dulu gara-gara kehujanan.." ucap patrick mewakili amanda yang gugup.
"Ohh...
Sang kaka hanya ber OH ria..sambil menatap ke arah adiknya yang sedang gugup.
"Kalo gitu gua pamit dulu bro..Sekali lagi gua minta maaf karna pulang nya kemaleman.."Ucap patrick sambil mengulurkan tangan nya.
"Hemmm...
Sang Kaka hanya berdehem dan menjabat tangan patrick.
"Gua pulang dulu yah beib..lu langsung masuk yah jangan lama-lama diluar.."pamit patrick.
"Kalo calon kaka ipar gua ini macem-macem sama lu..bilang ya sama gua.."Ejek Patrick sambil melirik kearah sang Kaka.
"Dan jangan lupa merawat bibir favorit ku itu yah..!!!"Bisik patrick pelan ditelinga Amanda membuat wajah gadis manis itu mendadak blushing dan semakin gugup.
"Gua pulang dulu..! Bye Panda ku...!
"pamit patrick sambil menundukan kepala dan punggungnya layaknya pangeran memberi salam pada seorang putri.
Amanda hanya terpaku tersenyum tipis kaku dan gugup tak mampu berkata-kata menyaksikan kelakuan patrick yang begitu romantis dan tidak menghiraukan keberadaan sang Kaka.
Dan patrick pun berlalu meninggalkan kedua adik dan kaka yang masih canggung dengan apa yang baru saja mereka saksikan.
"Dia Pacar kamu, De ? "Tanya Bryan Kakanya Amanda yang sedari tadi mendengus kesal melihat tingkah Patrick.
"Hemmm..i..i.. iya Ka "jawab amanda gugup.
"Kacau..."Gumam Bryan pelan.
"Udah sana masuk ..udah malem, De !! "Titah sang Kaka.
Amanda pun hanya menganggukan kepala dan bergegas masuk rumah dengan isi kepala yang terus memikirkan kelakuan patrick yang ajaib dan nyeleneh itu.
"Dasar Wolf mesum...masih aja dia inget sama bibir gua.."gumam Amanda.
__ADS_1
Malam ini Hati dan perasaan Amanda porak poranda karna segala rasa bercampur jadi satu.
Dia merasa senang , tenang ,nyaman, marah, jengkel dan tidak mengerti dengan isi kepala nya yang tak lepas dari bayangan wajah Patrick.