
Amanda masih terduduk dengan banyak pertanyaan menggelayuti isi kepalanya karna saat ini Dia benar-benar merasa tidak mengenal patrick.
"Lu gak pulang....?"tanya garry.
"hemm..Mama pasti nungguin aku.."jawab Amanda.
"ya udah gua anter ..."Garry menawarkan diri.
"gak usah ka..!
Ka garry di sini aja !kasian sheilla sendirian.."
" ya udah...hati-hati ya..!
Amada pun beranjak setelah berpamitan pada garry dan sheilla lantas bergegas keluar dari ruang rawat bagas.
baru saja keluar ruangan, amanda terkejut mendapati Patrick sedang duduk dengan kepala tertunduk dikursi sebrang pintu masuk.
"Wolf...?"Lirih Amanda.
"kamu mau pulang ? tanya patrick yang mendengar suara sapaan khas yang slalu diingatnya.
" kamu kok disini...kenapa gak masuk....? amanda terlihat heran.
"aku nunggu kamu...."jawabnya singkat.
"ayo..!
Patrick segera berdiri dan langsung meraih tangan amanda.
Mereka pun pergi meninggalkan rumah sakit dengan langkah gontai seolah memikul beban berat.
30 menit perjalanan....
mereka sudah tiba dirumah amanda.
" kamu masuk ya..!
__ADS_1
aku mau balik lagi kerumah sakit..."ujar patrick.
"enggak...aku mau kamu di sini dulu..!
aku mau bicara sama kamu...." amanda menahan dengan menarik lengan patrick.
Dengan raut wajah malas patrick menghempaskan tubuhnya diatas kursi taman didepan rumah amanda.
" Wolf..? "Perlahan Amanda menggenggam tangan patrick dengan lembut.
" apa kamu gak mau cerita soal latar belakang mu sama aku...." tanya amanda lirih.
Kedua mata Patrick mendelik sinis terlihat tidak suka dengan pertanyaan amanda.
" aku ini pacar kamu wolf tapi aku sama sekali gak tau seperti apa pacarku..?
aku juga gak tau latar belakang kamu ?
aku ngerasa gak tau apa-apa...."Kedua mata Amanda terlihat berembun.
"kamu cukup tau satu hal...!
"Aku cinta kamu amanda keysha...."
Kamu akan segera tau tanpa harus mendengar cerita ku..." ungkap patrick
" tapi aku mau mendengarnya langsung dari mulut kamu..! Ketus Amanda
" CUP.. "Patrick mengecup sekilas kening amanda.
"Nanti...nanti kalau waktu nya tepat ,aku bakal cerita semua nya..
Tapi untuk saat ini aku cuma bisa berharap kamu percaya sama aku.." jelas patrick.
Amanda hanya menganggukan kepala ,dia tak mau memaksa Patrick bicara karena dia tau pacar nya itu sedang sedih atas apa yang menimpa Bagas.
mereka pun kembali berpelukan sekedar meluapkan perasaan mereka yang sulit untuk dijelaskan layaknya teletubies yang baru bertemu.😆
__ADS_1
" Ehemmm.....
suara deheman menghentikan pelukan yang terasa tanggung itu.
"kalian gak mau masuk....? " tanya bryan yang menghampiri.
" ehh bro..lu gak ngantor ? "Tanya Patrick mencoba berbasa-basi.
" jam berapa ini ?
masa gua masih ngantor..?."ketus bryan.
Patrick hanya terkekeh sambil mengusap tengkuk nya.
"kaka tumben jam sgini udah rapih...? " selidik amanda.
" Kaka mau keluar dulu..ada janji sama temen...."bryan mendadak gugup.
"temen apa pacar nih..? "Ejek Amanda
"huss ...gak sopan kamu sama kaka..."Patrick menyelak meski sebenarnya merasa penasaran.
" kamu tuh yang gak pernah sopan sama kaka..." amanda menggerutu sambil mendengus sinis.
"Hahahaha...."Patrick malah tertawa lepas.
Bryan pun hanya geleng-geleng kepala melihat patrick yang terlihat menikmati gerutuan amanda.
" ya udah bro...kalo mau pergi buruan gih..!
Kita mau lanjutin pelukan nya didalem aja..hihihi.."Kekeh Patrick
" aww..aw..."Patrick mendadak meringis karna telinga nya dihadiahi jeweran oleh amanda.
Bryan hanya tersenyum melihat kelakuan mereka dan segera berlalu dari hadapan mereka dengan terburu-buru.
"Ka Bryan mau kemana ya ? kenapa buru-buru banget ? aku jadi curiga..
__ADS_1