
Selepas makan malam ,Bryan mengajak Patrick untuk membahas perihal hari pertunangannya.
Soementara Amanda masih setia dimeja makan mendengarkan curhatan dan nasehat dari Mama Shanty.
" Apa kamu benar-benar yakin soal pertunangan ini Manda ?
"Aku juga gak tau mah...Patrick nya juga gak bilang-bilang dulu sama aku.."
" Jadi beneran dia enggak kompromi dulu sama kamu ? kirain cuma becanda..?
" Dia itu selalu saja mendadak Mah...
" ya sudahlah..yang penting kamu harus yakin kalo Patrick itu serius !
"Aku sih percaya kalo dia serius mah bahkan aku juga percaya kalo dia setia sama aku...
Tapi kan..?
"Tapi apa..?
"aku belum sepenuhnya tau soal latar belakang dia Ma....
Siapa orang tua nya ? bagaimana keluarganya? saudara nya ?...
pokonya aku sama sekali gak tau Mah.."
" ini yang mama tunggu..Mama juga pengen tau soal ini..."
"sebenernya Mama yakin kalo nak Patrick itu orang baik tapi Mama juga harus tau asal-usul anak itu..
"Aku pernah tanya sama dia ,Mah..Tapi dia cuma bilang bakal cerita kalo sudah tepat waktu nya..."
"sepertinya pacar mu itu orangnya sangat tertutup ....
"Hemm..kebaikan nya aja ditutupin Mah...
dia lebih seneng disebut urakan daripada disebut anak baik-baik..malahan tadi siang aja semua sahabat nya sampe nangis minta maaf sama Patrick.
"minta maaf buat apa ?
"jadi gini mah...
pacar ku itu punya jasa besar sama sahabatnya tapi dia gak pernah bilang-bilang.
begitu mereka tau kenyataannya mereka langsung kelabakan nyariin Patrick buat minta maaf..
"menarik...? pacar mu itu bener-bener unik...
" isssh Mama...masa dibilang unik..?
"Hehehe..Jaman sekarang itu susah nyari orang yang tanpa pamrih...tapi pacar mu itu udah buktiin kualitas nya...
"Ya iyalah..calon tunangan ku emang the best..hihihi..
"Hadeuuhhh...anak Mama seperti nya bener-bener cinta mati...
"hahahaha....
Sesi tanya jawab antara Mama dan Amanda berakhir dengan suara tawa lepas mereka hingga terdengar sampai ke ruang tamu.
__ADS_1
" isshh...Si mama ngobrolin apa sih kayak nya seru banget...? Bryan penasaran.
" biasa bro..paling lagi ghibah..." sahut patrick.
"sembarangan luh..emak gua gak doyan ghibahin orang..."ketus Bryan.
"tapi gua yakin emak lu sama Manda lagi ghibah bongkar aib gua....."elak patrick.
"kalo itu wajarlah...hihihi " bryan terkekeh.
...
"kalian ngomongin Mama ya..?
Mama menghampiri sambil mendengus kesal mendengar ejekan mereka.
"ehh enggak kok mah..."elak bryan.
"bohong tante..."sahut patrick
"apa sih luh.... ?"Ketus bryan jengkel
" jangan bohong sama emak lu..dikutuk jadi batu baru nyaho lu.." ejek patrick.
"udah-udah..gak usah debat....
ada yang mau Mama obrolin sama patrick..
Mama Shanty pun lantas duduk dihadapan Patrick.
"Begini nak....to the point aja yah..!
Biarpun Mama yakin kalo kamu itu anak baik tapi Mama gak mungkin ngebiarin putri kesayangan Mama tunangan sama orang yang belum diketahui latar belakangnya..."
Patrick hanya tertunduk dan sesaat terdiam berusaha mencerna maksud ucapan Mama Shanty.
"Maafin saya tante...selama ini saya gak pernah cerita soal keluarga saya, karena saya memang tidak punya keluarga.."
"Saya yatim piatu dari kecil tante...Papa sama Mama meninggal waktu insiden kebakaran dirumah lama saya.."
..Dan Satu-satu nya saudara sedarah cuma om saya yang tinggal di Belanda tapi Dia gak pernah pulang lagi semenjak insiden itu.."
Patrick menghela napas panjang dengan sorot mata sendu menatap Mama dan Bryan.
"Kalian adalah keluarga baru bagi saya..
karena dirumah ini saya bisa merasakan kasih sayang seorang ibu..dan dirumah ini saya bisa merasakan hangat nya suasana makan malam bersama keluarga..dirumah ini juga saya bisa tertawa tanpa beban..."
"Saya mohon maaf tante...!
selama ini ,bukan nya saya gak mau cerita soal keluarga saya..Tapi saya gak kuat kalo membuka luka lama saya ini..."
Seketika tubuh Patrick bergetar menahan sesak didada nya dan hanya bisa tertunduk menahan tangis berusaha tetap tegar dihadapan Mama dan Bryan.
Mama Shanty tak bergeming,hanya mampu menatap sendu pemuda dihadapannya yang terlihat begitu sedih seakan-akan Mama bisa merasakan kesedihan yang dialami Patrick.
Bryan pun hanya terdiam menyimak setiap ucapan Patrick tanpa mau berkomentar.
"Sudahlah nak...!!
__ADS_1
Maaf yah tante udah bikin kamu jadi sedih..Huuhfh.."Mama menghela napas mencoba tenang menutupi perasaan nya.
"Siapa nama Papa Mama kamu nak?
Mama mencoba bertanya meskipun dia tau Patrick enggan menyebutnya.
" Jhon...
"Papa saya Jhon Paul Peterson
Mama saya Claudya Peterson
Patrick semakin tertunduk dengan kedua tangan mengepal dan tubuh yang semakin gemetar menahan kesedihan karena menyebut dua nama yang tak pernah dia sebut lagi.
"Hah...?
Elu anak dari keluarga peterson ?"Pekik Bryan terkejut dengan pengakuan Patrick.
"kamu tau keluarga peterson ,Bry ? tanya Mama.
"iya mah...
jhon paul petterson itu pengusaha hebat yang meninggal karena kebakaran yang tidak diketahui penyebabnya.
"jadi tuan muda petterson yang hilang itu Elu...?
Patrick hanya menganggukan kepala nya enggan berkomentar lagi.
"setahu aku..semua aset kekayaan Peterson jatuh ditangan adik nya yang bernama william petterson..itu berarti om lu yang dibelanda itu Tuan william..?
lagi-lagi Patrick hanya menganggukan kepala nya tanpa sedikitpun bersuara.
"pantas aja elu bisa kenal sama pak george...." ujar Bryan.
"Sebenernya George itu...?
kalimat Patrick terpotong karena Amanda berlarian dan memeluk Patrick erat sambil menangis histeris.
"Maafin aku sayang..!
aku sama mama gak ada maksud bikin kamu sedih..maafin aku yang gak tau masa lalu kamu...."
Amanda semakin erat memeluk patrick dihadapan Mama dan Bryan yang tak bisa mencegah adegan romantis itu karna mereka menyadari kesedihan yang dialami Patrick.
"Sudah lah sayang..!
jangan cengeng dong !
masa pacarku yang bar-bar ini mendadak jadi mellow sih...?
Patrick berusaha tersenyum tegar dan mencoba menenangkan Amanda yang masih saja terisak dalam pelukannya.
"Setelah kamu tau tentang keluargaku..Apa kamu masih mau bertunangan sama gelandangan yatim piatu ini..? "Patrick tersenyum getir perlahan melepas pelukan Amanda.
"kamu ngomong apa sih...?
aku sayang kamu Ka..aku terima kamu apa adanya.. jangan sekali-kali kamu ragu sama perasaan aku..! "Amanda mendengus kesal mendengar pertanyaan patrick.
Patrcik hanya menghela napas lega sambil mengacak-acak gemas rambut Amanda membuat sang mama tersenyum melihat keromantisan mereka.
__ADS_1
💕