
Hari ini patrick begitu bahagia karena pacar manja nya sudah berada disampingnya , begitu pun Amanda yang merasakan kebahagiaan yang teramat sangat karna berhasil menemukan pangerannya yang telah hilang selama satu minggu.
"Kamu tau gak wolf selama seminggu ini aku kelimpungan nyariin kamu..."
Aku udah kayak pesawat tanpa pilot Oleng sana sini gak tentu arah.."
"sumpah demi apa pun juga aku kangen banget sama kamu.."
"kalo di pikir-pikir padahal cuma seminggu..?
"aku juga dateng ke rumah kamu sama Ka bagas.... "
Amanda terus saja berceloteh ria sambil bermanja bersandar pada bahu Patrick.
Patrick hanya menyimak dengan tenang dan tersenyum mendengar cuitan dan keluhan Amanda yang sudah seperti kicau burung dipagi hari.
"kamu pikir aku gak kangen sama kamu..?
seminggu ini aku belum melahap bibir kamu...."goda patrick.
''isssh...lagi sakit aja masih mesum otaknya.."
"bibir kamu ngangenin..."patrick terkekeh.
"apa sih..? ketus Amanda.
"Emang nya kamu gak kangen sama bibir ku ini..." ejek patrick.
Amanda hanya menundukan kepalanya mencoba menutupi rona pipi nya yang memerah menahan malu.
"Aku juga kangen itu...".
Patrick mengangkat dagu Amanda dengan perlahan dan mendongakkan wajah gadis itu dihadapan wajahnya sehingga kedua wajah itu saling memandang dengan tatapan sendu penuh kerinduan.
Amanda memejamkan mata nya seolah memberi isyarat bagi patrick untuk segera melabuhkan bibirnya membuat hasrat Patrick semakin menggebu dan mulai mendekatkan bibirnya.
CEKLEK..
Suara pintu terbuka.
seorang perawat masuk dan membuyarkan semua kemesraan pasangan kekasih itu.
"upsS... Ma Maaf..
Saya mau mencopot infus pasien..."perawat itu mendadak gugup.
" aaaaarrrrgghhhhh...ambyar deh semuanya..."batin Amanda.
"oh iya Sus..silahkan...."ucap Patrick ramah.
perawat itu pun langsung melakukan tugasnya dengan cepat namun tetap berhati-hati.
"Maaf pak ..
Seperti nya kondisi bapak sudah sangat baik..kemungkinan besok sudah bisa pulang..."ucap perawat itu sopan.
" iya sus...makasih.."
"Kalo begitu saya permisi dulu pak...."
__ADS_1
"Hemm..
Perawat itu pun langsung bergegas pergi setelah melakukan tugasnya .
" gila tuh orang....nyosor kok gak kenal tempat...ini kan rumahsakit bukan hotel..
๐
"kamu kenapa Beib.....? tanya patrick yang melihat Amanda mematung.
" aku malu...
"Sini...!
Patrick merangkul bahu Amanda dan memeluknya.
"Santay aja Beib..!
Pacar Bar-bar ku ini kok mendadak jadi pemalu..?
apa karena seminggu ini gak latihan yah...."goda patrick.
''Haisssh...."Amanda hanya berdesis sambil mencubit perut Patrick.
" aww..sakit Beib...."patrick meringis.
" utt tu tu tu...takit ya tayyanggg.."
" nakal banget sih pacar aku.."
Patrick mengangkat kaki Amanda dan menaruh bokong Amada diatas kedua pahanya memangku gadis itu membuat mereka saling berhadapan.
"Aku gak bisa kalo harus nahan kangen lagi....."ucap Patrick dengan napas memburu.
"ak aku ju juga ....."Amanda terbata.
Patrick menarik tengkuk leher Amanda membenamkan wajahnya dan melahap bibir mungil yang sudah seminggu ini tidak terjamah.
Amanda pun membalasnya dengan membuka bibirnya membiarkan lidah Patrick masuk dan menari bebas menjelajahi mulutnya hingga mereka pun terbuai dengan permainannya seolah terbayar semua hutang rindu itu.
" CEKLEK...
suara pintu terbuka lagi.
"Astagaaa...
"mata gua di nodai lagi.."Pekik Garry yang baru saja tiba bersama suzan.
suzan pun terbelalak melihat adegan live dihadapan nya.
"Bener-bener gak kenal tempat...."batin suzan
Amanda yang mendengar suara Garry langsung berusaha melepaskan diri dari dekapan kekasihnya itu, namun Patrick tak membiarkannya , Dia malah memegang rambut belakang Amanda dan melahap bibirnya dengan buas membuat Amanda meronta memukul-mukul bahu Patrick.
Suzan membulatkan matanya dan kesulitan menelan saliva nya melihat permainan Patrick yang begitu buas.
Garry segera menutup mata Suzan dengan telapak tangannya mencegah Suzan menyaksikan kebuasan sahabat gilanya.
"Udah dong bro...!
__ADS_1
Lu masih dirumah sakit kunyuk.."gerutu Garry.
Patrickpun perlahan mengurangi tempo permainannya dan perlahan menghentikannya namun tidak melepas Amanda dari pangkuannya.
"Dasar gesrek Gak kenal tempat..
nyosor disembarang tempat.."gerutu Garry.
"iya nih Amanda bikin aku deg-degan.."timpal Suzan.
"lu deg-deg an pengen juga..?"Ejek Patrick
"jangan macem-macem....!"ancam Manda sambil menjewer telinga patrick.
"Kalu kamu mau aku bisa kok lebih ganas dari itu...."goda Garry sambil merangkul bahu Suzan.
"apa sih ? "ketus Suzan.
"Hehehehe..."
"Lepasin..!
aku mau ambil minum dulu.."Rengek Amanda.
"gak usah...!
kamu harus tetap duduk dipangkuan aku.."tegas patrick.
"Dasar Rese...."gerutu Manda.
"Ehh curut ambilin air minum..."Pekik Patrick
"dasar gak ada akhlak..."cocot Garry sambil melempar sebotol air mineral ke arah tangan Patrick.
" ini minum nya Beib..."
"buka in dulu dong tutupnya....."pinta amanda
"Sebentar beib..!
aku tuh paling mahir kalo urusan buka-membuka....."Ejek Patrick sambil tersenyum dan menaik turunkan kedua alisnya
"Haisssh Mesum banget sih...."ketus amanda
"biarin...cuma sama kamu kok..
kalo sama yang lain cuma icip-icip...."goda Patrick.
Garry dan Suzan hanya bisa geleng kepala pasrah melihat kelakuan Patrick dan Amanda.
๐
" Nanti kita lanjut lagi ya mblo...๐
Author masih sibuk mengembara mencari keberadaan bang toyyib jadi belum sempet ngetik lagi...๐
" terimakasih atas suport nya....โกโกโก
๐๐ฌ๐๐
__ADS_1