Jejak Si Petruk

Jejak Si Petruk
Sang Penyelamat


__ADS_3

Pagi ini patrick bangun lebih awal meskipun tubuhnya masih lelah setelah semua aktivitas kemarin yang menguras tenaganya. Kecuali aktivitas nya bersama Amanda yang tak pernah terasa lelah.


"gara-gara si curut nih gua jadi kelamaan nongkrong dicafe....."keluh Patrick sambil menggeliatkan tubuhnya.


"Mending nyari sarapan dulu biar bisa konsen pas meeting sama tikus-tikus itu.."


Patrick lantas menuju garasi dan langsung tancap gas menunggangi sebuah motor butut yang kusam dan dekil bahkan body nya pun sudah karatan.


"Motor ini paling cocok buat ketemuan....."


Patrick mampir disebuah restoran dipusat kota dengan penuh percaya diri mengabaikan celaan orang-orang yang menghina motor bututnya.


Baru saja dia duduk ,Mata nya terkejap melihat seseorang yang sedang marah-marah dihadapan dua rekannya.


" Kenapa tuh si Bryan ? Kayaknya lagi stress banget..."batin patrick.


Patrick nampak penasaran melihat Bryan yang sedang memaki temannya.


Dia hanya mengamati bryan dari kejauhan sambil melahap makanannya hingga akhirnya bryan keluar dari restoran itu.


"Kayaknya ada masalah berat tuh anak...."


Patrick menuntaskan sarapan nya dan meninggalkan selembar uang ratusan diatas meja seraya berdiri dan melangkah menghampiri teman bryan yang masih terduduk dikursi restoran itu.


"Sorry Bro Kalo gua ganggu..


gua cuma mau tanya , kenapa si Bryan marah-marah sama lu berdua..?


"Lu siapa ? kok kenal sama si bryan ..?"Tanya pria itu.


"Gua ade nya...


Sekarang lu berdua cerita ada masalah apa antara lu sama si bryan..?


Jangan ampe gua nanya pake cara kasar ?


"Tegas patrick dengan wajah murka dan tatapan mengintimidasi.


"Kita kena tipu bro..


Semua investor perusahaan nyabut dana nya...."Jawab pria itu dengan keresahan.


Sejenak patrick terdiam Lantas pergi meninggalkan kedua pria itu tanpa sedikitpun berbasa-basi membuat keduanya melongo menatap kepergian patrick.


Hanya dalam 15 menit saja Patrick sudah berada di kantor Garry dan menemui nya diruangan pribadi.


"Tolong lu cari tau nama-nama investor tetap di PT.BRYAN PUTRA dan suruh mereka balik lagi jadi investor di PT itu..!Perintah patrick tegas.


"Ada apa nih ? kok mendadak ?"


"udah buruan kerjain..!


Garry langsung membuka laptopnya dan jemarinya berselancar cepat diatas keyboards.


"Ada 3 perusahaan yang punya invest besar di PT itu Bro..


semuanya udah gua kirim email sesuai keinginan lu...."Tutur garry.


"Ok...Thanks bro...."


Gua cabut dulu yah mau jemput amanda.."


Patrick lantas bergegas melangkah cepat terburu-buru dan meninggalkan garry yang masih heran dengan permintaan sahabatnya itu.

__ADS_1


💕


Sementara Bryan tengah heran dengan situasi yang terjadi diruangannya.


Dia bertanya-tanya dalam hati, Bagaimana bisa 3 orang direktur perusahaan besar datang keruangannya dan meminta maaf.


"Sekali lagi kami memohon maaf atas tindakan kami terhadap pak Bryan....."Ucap seorang pria paruh baya dihadapan Bryan.


"Kami sudah mengembalikan Saham dan investasi kami seperti semula...kami harap bapak bisa memaklumi keteledoran kami...."Ujar Pria tua dengan wajah gugupnya.


" Dan tolong bilang sama Pak George untuk tidak membeku kan Saham dan modal kami ...."ucap lelaki yang lebih muda dengan ekspresi ketakutan.


Bryan mulai mengerti dengan kejadian hari ini ternyata Pak George yang membuat ketiga direktur besar ini memohon dihadapannya.


Tapi Bryan tak mengenal siapa Sosok "pak George " itu dan Apa alasan dibalik ini semua?.


Kondisi perusahaan Bryan kini sudah stabil seperti semula dan ketiga direktur itu pun sudah pergi dari ruangannya.


" Siapa sebenarnya Pak George ini ?


" gua cuma sering denger Nama nya tapi gak pernah tau orangnya..


" gua harus ketemu dan ngucapin terimakasih..."Batin Bryan.


"Mending gua makan siang dulu lah tadi pagi ampe gak sempet sarapan gara-gara mikirin nasib perusahaan.."Lirih Bryan.


Bryan bergegas menuju sebuah restoran didekat kantornya dan mendapati ketiga direktur besar tadi tengah tertunduk dihadapan seorang pria yang bergaya rocker.


" HaH..? itu kan si kunyuk..?


Ngapain dia disini sama orang-orang itu..?


"Kenapa muka mereka pucet..?


"Selamat siang bapak-bapak sekalin..


Kenapa gak bilang kalo mau makan siang disini ?


Kita kan bisa bareng..."ucap Bryan.


Ketiga orang itu pun semakin gugup dan hanya menjawab dengan terbata-bata.


"ehh... i i i iya pak Bryan..


silahkan duduk dulu...." jawab pria tua dihadapan nya.


"Lu ngapain disini...?"Ketus Bryan.


sambil mendudukan dirinya disebelah Patrick menghadap kearah tiga orang itu.


"Gua lagi numpang ngopi..."jawab patrick.


"Lu kenal sama bapak-bapak ini...?


"Hemm..


"Kok bisa sih ? Si kunyuk ini kenal sama mereka..?"batin Bryan.


Ketiga orang ini hanya menunduk dan tak bersuara karena melihat kedipan mata dan ekspresi murka wajah Patrick.


"Sebaik nya kalian kembali ke kantor saja Nanti saya sampaikan salam kalian sama pak George.."Ucap patrick tegas.


" Hah...apa gua gak salah denger...?

__ADS_1


si Kunyuk ini kenal sama pak George.."batin Bryan.


"Kalo begitu kami permisi dulu pak..


dan terimakasih atas kesempatannya...."ucap pak tua itu seraya menjabat tangan patrick dan Bryan kemudian diikuti kedua rekannya dan mereka bertiga bergegas pergi dengan cepat karena mulai khawatir dengan nasib mereka.


"Tolong jelasin sama gua ! Sebenernya ada apa ini ? "Cecar Bryan penasaran atas keberadaan Patrick dan ketiga direktur itu.


"hadeuhhh...huuhfh..


Patrick hanya menghela napas gusar.


"Ayo cepet jelasin !!!


Dan gimana cerita nya lu bisa kenal sama pak george..?


" Jadi gini Bro...


tadi pagi gua liat lu ngadat direstoran..


terus gua tanya masalah nya sama dua temen lu itu..


"Karna gua yakin lu lagi stress ...gua gak jadi nyamperin lu ke kantor Maka nya gua telpon pak George buat bantu perusahaan lu..."


DUAR....


Bagai tersambar petir tubuh Bryan tak bergeming mengetahui kenyataan bahwa Patrick lah yang menjadi jalan atas stabilnya kondisi perusahaan Bryan.


"Kok elu bisa kenal sama pak George ?"Tanya Bryan penasaran.


"Panjang kalo dicerita in bro..


yang penting sekarang perusahaan lu udah stabil lagi...."Jawab patrick


" Tapi gua bener-bener penasaran sama orang yang namanya George ini....."Ucap Bryan.


"Kapan-kapan gua kenalin......"patrick terkekeh.


"Maafin gua bro..!


Selama ini gua udah kasar sama lu..


tapi...lu malah bantu gua disaat susah kayak gini..."


"Makasih..


Gua berhutang besar atas jasa lu hari ini......"Ucap Bryan tulus.


"Wajar lah lu kasar bro...


Kaka mana yang sudi ngeliat Ade nya di cium sama cowo begajulan...."Patrick terkekeh.


" lu emang sialan bro..!


Tapi gua ngeliat amanda bener-bener sayang sama lu...Huhfh..


makanya gua gak bisa ngelarang lu deketin ade gua....."Jujur Bryan.


"Soal Amanda itu urusan pribadinya, gua gak mau ikut campur Tapi soal perusahaan gua yang bertanggung jawab penuh..


sekali lagi gua ucapin trimakasih bro...."ucap Bryan seraya memeluk patrick.


Pada akhirnya Bryan dan Patrick pun tertawa bersama saling bercerita sambil menyantap makan siang bersama membuat hubungan mereka sudah tidak seperti Tom n Jerry lagi.

__ADS_1


__ADS_2